Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Headline · 23 Okt 2023 00:56 WIB ·

Camat Tahunan Pimpin Apel Hari Santri MWC Tahunan: Keluarga Besar NU Tahunan menjadi Pelopor Kondusifitas Wilayahnya


 Camat Tahunan Pimpin Apel Hari Santri MWC Tahunan: Keluarga Besar NU Tahunan menjadi Pelopor Kondusifitas Wilayahnya Perbesar

nujepara.or.id – Peringatan Hari Santri 2023 dilaksanakan di berbagai lembaga pendidikan, Pondok Pesantren, Lembaga pemerintah, Ormas Islam, dan berbagai komunitas lainnya. Majelis Wakil Cabang NU Tahunan melaksanakan Apel Hari Santri di lapangan indoor SMK Islam Jepara.

Hadir dalam acara yang digelar pada 22 Oktober 2023 Pengurus MWC NU Tahunan, tampak Rais Syuriyah, KH. Ali Masykur beserta jajarannya, Ketua Tanfidziyah KH. Misbahuddin beserta jajarannya, pengurus Badan Otonom NU MWC NU Tahunan, dan Pengurus Ranting dan Banom NU beserta anggotanya.

Bertindak sebagai pemimpin Apel Camat Tahunan, H. Nuril Abdillah. Adapun petugas Apel adalah siswa-siswi SMK Islam Jepara. Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan Ikrar Santri dan Resolusi Jihad yang dibacakan siswa-siswi SMK Islam Jepara.

Dalam amanatnya H. Nuril Abdillah mengatakan bahwa santri mempunyai peran besar untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045. Meskipun masih lama, namun perlu direncanakan dan diproyeksikan dari sekarang. ” Santri Sekarang bukan sekadar pasukan ‘sarung’ yang menggaungkan resolusi jihad, tapi juga harus berperan untuk menggapai kemajuan Indonesia. Kiprah dan kontribusinya pun harus disesuaikan dengan kondisi kekinian.” Tutur H. Nuril Abdillah.

Oleh karena itu, menurutnya, santri harus kreatif, santri harus percaya dengan kemampuan diri, santri harus berprestasi, santri harus menguasai teknologi, santri harus menguasai sains, dan sebagainya. ” Bukan Zamannya lagi bila santri tidak menguasai teknologi dan tidak berprestasi, dan tidak punya kemampuan lainnya.” Tegas Camat Tahunan.

Lebih lanjut Nuril mengatakan bahwa pesantren dan lembaga pendidikan lainnya harus mampu mengembangkan ilmu, meningkatkan kualitas pengajar, mewujudkan output santri yang unggul agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Namun demikian, yang terpenting dari itu adalah akhlak santri yang harus tetap dijaga dan disebarkan kepada sekelilingnya.

Dalam menghadapi tahun politik yang mulai menghangat, H. Nuril Abdillah mengajak peran warga NU Kecamatan Tahunan untuk menjaga kondusifitas di wilayah Kecamatan Tahunan. ” Keluarga besar Nahdlatul Ulama Kecamatan Tahunan harus menjadi pelopor kondusivitas di wilayah Kecamatan Tahunan.” Tegasnya.

Di tengah -tengah kegiatan Apel Hari Santri Majelis Wakil Cabang NU Tahunan, diserahkan Seragam MWC NU Tahunan kepada Camat Tahunan, Nuril Abdillah yang diserahkan oleh Rois Syuriyah MWC NU, KH. Ali Masykur. ” Seragam ini bukan dalam rangka Meng-NU-an Pak Camat Tahunan, karena beliau sudah NU sejak kecil. Namun ini sebagai wujud apresiasi atas kerjasama yang telah terbangun selama ini. ” Tutur KH. Misbah mengomentari.

Usai acara Apel Hari Santri dilanjutkan dengan sesi foto bersama dengan stakeholder MWC NU Tahunan. (Sub)

Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Bahtsul Masail