Menu ✖

Mode Gelap
Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

Kabar · 22 Jun 2018 18:13 WIB ·

Jelang Pilgub, PCNU: Warga NU Harus Tenang


 Jelang Pilgub, PCNU: Warga NU Harus Tenang Perbesar

Jepara – Menjelang dilaksanakannya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah tahun 2018 yang akan digelar Rabu, 27 Juni 2018 warga NU kabupaten Jepara diharapkan tenang-tenang saja.
Pernyataan itu diuraikan Ketua PCNU Jepara, KH Hayatun Abdullah Hadziq dalam acara Open House PCNU yang dipusatkan di gedung NU lantai 1, Jalan Pemuda No.51 Jepara, Jumat (22/6/2018) kemarin.
Hal itu dinyatakannya karena ia sering ditanya oleh pengurus ranting dan MWC terkait pilihan Pilgub.
“Warga NU boleh memilih nomer 1 atau pun nomer 2. Tetapi NU selaku jamiyyah menjaga gawang,” tandasnya.
Kiai yang akrab disapa Mbah Yatun ini mengingatkan agar tatanan organisasi yang sudah berjalan 2.5 tahun tidak dirusak hanya gara-gara beda pandangan politik saat Pilgub.
“Sehingga NU di Jepara ini jadi jamiiyatu adlin, jamiyyatu islahin dan jamiyyatu ihsanin,” harapnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan orang ini terdiri dari unsur PCNU, Banom, Lembaga dan perwakilan MWCNU se-Jepara. Hadir juga Wakil Rais Syuriyah KH Nur Rohman Fauzan, KH Nuruddin Amin (DPC PKB) dan Latifun (DPC Demokrat).
Kesempatan itu pihaknya juga menyampaikan, nahdliyyin boleh ada di mana-mana pilihan politiknya.
“Saat maghrib (shalat, red.) tiba NU harus selalu diingat,” lanjutnya.
Momen idulfitri, waktu untuk saling memaafkan sudah rampung. Setelah itu amanah organisasi terus dilanjutkan.
NU Jepara lanjutnya masih punya banyak PR. Di antaranya ialah masalah angka perceraian.
“Peran NU, Banom dan Lembaga hingga tingkat ranting harus turut andil mengurangi salah satu masalah sosial ini,” pungkas Mbah Yatun. (sm)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kabar