Menu

Mode Gelap
UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan “Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

Kabar · 21 Jun 2020 02:29 WIB ·

Keluarga Santri Mbareng di Jepara Nguri-nguri Amaliyah Dalail Khoirot


 Keluarga Santri Mbareng di Jepara Nguri-nguri Amaliyah Dalail Khoirot Perbesar

nujepara.or.id – Keluaga Santri Mbareng (Samba) Jepara atau alumni Pondok Pesantren Jekulo Mbareng Kudus melaksanakan kegiatan nguri-nguri amaliyah Dala’il Khoirot. Lantunan syiir terdengar cukup nyaring. Para jamaah terlihat begitu khusyu’ membaca sholawat dan Dala’il. Uraian air mata juga mengiringi doa yang dibaca oleh pimpinan majelis di kediaman ketua Yusuf Andrean, Tanggultlare Jepara, (18/6/2020).

Itulah sedikit gambaran Keluarga Samba Jepara yang memiliki agenda setiap 40 hari di malam Jum’at Legi. Sebelum acara dimulai, jamaah, diberikan urutan hari untuk membaca Dala’il Khoirot. “Para jamaah diajak membaca tilawatil Qur’an setelah itu tahlil, membaca Dala’il Khoirot, dan ditutup pembacaan Kitab Fatkhul Qorib, yang bertujuan mengamalkan ajaran para kyai waktu di pondok pesantren,” ungkap ketua Keluarga Samba, Yusuf.

Kegiatan tersebut diselenggarakan bergilir di rumah anggota Keluarga Samba. Kegiatan ini terbuka untuk alumni santri Mbareng ataupun pengamal Dala’il yang ada di Jepara. Majelis yang baru berjalan tahun lalu masih beranggotakan 15 orang. Harapannya Keluarga Samba Jepara bisa istiqomah dalam menjalin silaturrahim dan mengamalkan amaliyah sang maha guru KH. Ahmad Basyir. “Mengamalkan ajaran soko kyai, tabarukan dalail,” tegasnya.

Salah satu anggota Keluarga Samba Jepara, Khabib Aminuddin menyampaikan bahwa adanya kumpulan atau majelis ini sangat positif, pasalnya bisa melaksanakan tradisi yang sudah ada di pondok pesantren dan bisa silaturrahim kepada sesama alumni lintas generasi. (ka)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis

Kabar · 21 Jun 2020 02:29 WIB ·

Keluarga Santri Mbareng di Jepara Nguri-nguri Amaliyah Dalail Khoirot


 Keluarga Santri Mbareng di Jepara Nguri-nguri Amaliyah Dalail Khoirot Perbesar

nujepara.or.id – Keluaga Santri Mbareng (Samba) Jepara atau alumni Pondok Pesantren Jekulo Mbareng Kudus melaksanakan kegiatan nguri-nguri amaliyah Dala’il Khoirot. Lantunan syiir terdengar cukup nyaring. Para jamaah terlihat begitu khusyu’ membaca sholawat dan Dala’il. Uraian air mata juga mengiringi doa yang dibaca oleh pimpinan majelis di kediaman ketua Yusuf Andrean, Tanggultlare Jepara, (18/6/2020).

Itulah sedikit gambaran Keluarga Samba Jepara yang memiliki agenda setiap 40 hari di malam Jum’at Legi. Sebelum acara dimulai, jamaah, diberikan urutan hari untuk membaca Dala’il Khoirot. “Para jamaah diajak membaca tilawatil Qur’an setelah itu tahlil, membaca Dala’il Khoirot, dan ditutup pembacaan Kitab Fatkhul Qorib, yang bertujuan mengamalkan ajaran para kyai waktu di pondok pesantren,” ungkap ketua Keluarga Samba, Yusuf.

Kegiatan tersebut diselenggarakan bergilir di rumah anggota Keluarga Samba. Kegiatan ini terbuka untuk alumni santri Mbareng ataupun pengamal Dala’il yang ada di Jepara. Majelis yang baru berjalan tahun lalu masih beranggotakan 15 orang. Harapannya Keluarga Samba Jepara bisa istiqomah dalam menjalin silaturrahim dan mengamalkan amaliyah sang maha guru KH. Ahmad Basyir. “Mengamalkan ajaran soko kyai, tabarukan dalail,” tegasnya.

Salah satu anggota Keluarga Samba Jepara, Khabib Aminuddin menyampaikan bahwa adanya kumpulan atau majelis ini sangat positif, pasalnya bisa melaksanakan tradisi yang sudah ada di pondok pesantren dan bisa silaturrahim kepada sesama alumni lintas generasi. (ka)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

16 April 2026 - 14:42 WIB

ILUSTRASI Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

15 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Bahtsul Masail