Menu

Mode Gelap
Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

Ansor · 8 Nov 2019 11:49 WIB ·

Kemah Bhakti, Gus Sholah : Ansor Hadir Ikhtiar Jaga NKRI


 Kemah Bhakti, Gus Sholah : Ansor Hadir Ikhtiar Jaga NKRI Perbesar

nujepara.or.id – Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, H. Sholahuddin Aly dalam amanat apel pembukaan Kemah Bhakti III PW GP Ansor Jawa Tengah di Alun-alun Jepara, Jum’at (8/11) sore mengungkapkan kegiatan tersebut bertujuan untuk wahana konsolidasi PC GP Ansor se-Jawa Tengah. Selain itu juga berkumpul untuk hadir untuk unjuk kebolehan dan keterampilan.

“Sekaligus inilah cara kita (GP Ansor Jateng) untuk merawat semangat organisasi. Karena GP Ansor merupakan organisasi yang tidak terlena dengan kondisi apapun,” katanya.

Pria yang akrab disapa Gus Sholah itu menambahkan GP Ansor bukanlah organisasi musiman. “Bukan organisasi menjelang Pemilu atau pil-pil yang lain. Tapi organisasi ini hadir untuk ikhtiar menjaga NKRI,” lanjutnya.

Upacara Pembukaan Kemah Bhakti PW Ansor Jawa Tengah di Alun-alun Jepara

Saat ini tambah pria kelahiran Jepara itu menyatakan ke depan GP Ansor mempunyai banyak tantangan, karena bukan lagi perang fisik tapi sudah memasuki proxy war sehingga musuh menyelinap dari mana saja dengan Ideologi-ideologi yang merusak NKRI.

“Maka semuanya harus siap siaga, di mana pun Anda berada baik komunisme, radikalisme, dan terorisme harus kita hapus. Harus kita lawan. Siap!!!”

Pihaknya menegaskan bahwa GP Ansor akan selalu konsisten menolak komunisme, radikalisme, terorisme, dan ideologi-ideologi yang mengancam NKRI.

Di hadapan ribuan Ansor Banser se-Jateng pihaknya mengingkatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Untuk itu yang dilakukan sahabat harus selalu koordinasi dengan TNI dan Polri,” tegasnya.

Di akhir amanahnya, kemah bhakti III yang akan berlangsung 8-10 November lanjutnya bebarengan dengan Hari Santri, Maulid Nabi dan Hari Pahlawan Gus Sholah mengungkapkan pemuda adalah pelopor dan teladan pahlawan.

“Maka kita harus siap berada di depan untuk berinisiatif, trengginas, dan memprakarsai kebaikan yang dilakukan untuk masyarakat,” paparnya.

Pihaknya juga membeberkan dari 532 kecamatan se-Jateng sudah ada 452 PAC GP Ansor, dari 8000an desa se-Jateng sudah ada 6000an Ranting. “Artinya hampir merata di Jateng Ansor sehingga menjadi motor kemajuan di masing-masing daerah untuk meminimalisir yang ingin merongrong NKRI,” pungkasnya. (ip)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan

Lampah Samarpan, Teknik Final Menyambut Malam Anugerah 1000 Bulan

18 Maret 2026 - 11:36 WIB

Lampah Samarpan

UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

16 Maret 2026 - 19:11 WIB

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan
Trending di Kabar