Menu

Mode Gelap
UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan “Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

Ansor · 8 Nov 2019 11:49 WIB ·

Kemah Bhakti, Gus Sholah : Ansor Hadir Ikhtiar Jaga NKRI


 Kemah Bhakti, Gus Sholah : Ansor Hadir Ikhtiar Jaga NKRI Perbesar

nujepara.or.id – Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, H. Sholahuddin Aly dalam amanat apel pembukaan Kemah Bhakti III PW GP Ansor Jawa Tengah di Alun-alun Jepara, Jum’at (8/11) sore mengungkapkan kegiatan tersebut bertujuan untuk wahana konsolidasi PC GP Ansor se-Jawa Tengah. Selain itu juga berkumpul untuk hadir untuk unjuk kebolehan dan keterampilan.

“Sekaligus inilah cara kita (GP Ansor Jateng) untuk merawat semangat organisasi. Karena GP Ansor merupakan organisasi yang tidak terlena dengan kondisi apapun,” katanya.

Pria yang akrab disapa Gus Sholah itu menambahkan GP Ansor bukanlah organisasi musiman. “Bukan organisasi menjelang Pemilu atau pil-pil yang lain. Tapi organisasi ini hadir untuk ikhtiar menjaga NKRI,” lanjutnya.

Upacara Pembukaan Kemah Bhakti PW Ansor Jawa Tengah di Alun-alun Jepara

Saat ini tambah pria kelahiran Jepara itu menyatakan ke depan GP Ansor mempunyai banyak tantangan, karena bukan lagi perang fisik tapi sudah memasuki proxy war sehingga musuh menyelinap dari mana saja dengan Ideologi-ideologi yang merusak NKRI.

“Maka semuanya harus siap siaga, di mana pun Anda berada baik komunisme, radikalisme, dan terorisme harus kita hapus. Harus kita lawan. Siap!!!”

Pihaknya menegaskan bahwa GP Ansor akan selalu konsisten menolak komunisme, radikalisme, terorisme, dan ideologi-ideologi yang mengancam NKRI.

Di hadapan ribuan Ansor Banser se-Jateng pihaknya mengingkatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Untuk itu yang dilakukan sahabat harus selalu koordinasi dengan TNI dan Polri,” tegasnya.

Di akhir amanahnya, kemah bhakti III yang akan berlangsung 8-10 November lanjutnya bebarengan dengan Hari Santri, Maulid Nabi dan Hari Pahlawan Gus Sholah mengungkapkan pemuda adalah pelopor dan teladan pahlawan.

“Maka kita harus siap berada di depan untuk berinisiatif, trengginas, dan memprakarsai kebaikan yang dilakukan untuk masyarakat,” paparnya.

Pihaknya juga membeberkan dari 532 kecamatan se-Jateng sudah ada 452 PAC GP Ansor, dari 8000an desa se-Jateng sudah ada 6000an Ranting. “Artinya hampir merata di Jateng Ansor sehingga menjadi motor kemajuan di masing-masing daerah untuk meminimalisir yang ingin merongrong NKRI,” pungkasnya. (ip)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

16 April 2026 - 14:42 WIB

ILUSTRASI Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

15 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Bahtsul Masail