Menu ✖

Mode Gelap
Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno Mau Sampai Kapan Ikut “Zaman Edan”?

Banser · 30 Apr 2016 18:57 WIB ·

Kemah Kebangsaan, Banser Jepara Rebut 4 Piala


 Kemah Kebangsaan, Banser Jepara Rebut 4 Piala Perbesar

Jpeg
JEPARA – Pada acara Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI oleh Satkorwil Banser Jawa Tengah dalam rangka Harlah GP Ansor ke 82, yang berlangsung selama 3 hari (28-30 April 2016) di Ungaran, Semarang, Banser Jepara menyabet 4 jenis lomba.
Haryono, Korlap Satkorwil Banser Jepara, menjelaskan empat jenis lomba yang dimenangkan adalah lomba Mars NU Hubbul Wathan (Juara 1), Peraturan Baris Berbaris (Juara 2), Lomba Profil Banser (Juara 2), dan Proposal Usaha (Juara Harapan 3). “Banser Jepara tidak mengikuti lomba cerdas cermat aswaja,” ujarnya di Gedung NU Jepara, kemarin (30/04).
Jika saja 16 personel Banser dan Ansor yang diberangkatkan itu ikut lomba cerdas cermat aswaja dan menang, kemungkinan besar Jepara jadi juara umum. Pasalnya, nilai yang didapatkan hampir sempurna, meninggalkan delegasi daerah lain. Berkat kerjasama dengan Dewan Gereja Jepara juga, lomba mars hubbul wathon meraih juara pertama.
H Haris (Betet), yang ikut menyaksikan, juri lomba PBB saat itu sampai sempat bingung membubuhkan nilai. Selain punya gaya unik menyamping, peserta lomba PBB Banser Jepara kompak seragam mulai dari sepatu hingga timing gerak. “Ini berkat pelatihan maksimal bersama kodim Jepara,” jelas Betet, panggilan akrab H Haris.
Selain lomba dan bakti kebersihan makam Hasan Munadi Nyatnyono, 500-an anggota Banser dari 33 kabupaten di Jawa Tengah, pada apel Kesetiaan NKRI kemarin, juga mendapatkan amanat agar menjaga keutuhan negara di wilayah masing-masing.
“Sudah ada instruksi dari Satkorwil Jateng agar Banser di daerah siap mencopot baliho-baliho yang mengarah pada makar namun tetap berkoordinasi dengan pihak aparat berwenang. Cuma SOP nya belum turun ke Jepara,” terang Haryono.
Haryono lebih lanjut menjelaskan, 3500 personel Banser Satkorcab Jepara siap melaksanakan instruksi tersebut kapanpun dibutuhkan asal standar pelaksanaan sudah diterima. “NU untuk Jepara bebas makar khilafah,” ujarnya. (abd)

Artikel ini telah dibaca 120 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

PPG Tambah Program, FTIK UNISNU Jepara Submit Proposal Bidang Studi PGSD

18 September 2026 - 11:00 WIB

Trending di Kabar