Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

Banser · 30 Apr 2016 18:57 WIB ·

Kemah Kebangsaan, Banser Jepara Rebut 4 Piala


 Kemah Kebangsaan, Banser Jepara Rebut 4 Piala Perbesar

Jpeg
JEPARA – Pada acara Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI oleh Satkorwil Banser Jawa Tengah dalam rangka Harlah GP Ansor ke 82, yang berlangsung selama 3 hari (28-30 April 2016) di Ungaran, Semarang, Banser Jepara menyabet 4 jenis lomba.
Haryono, Korlap Satkorwil Banser Jepara, menjelaskan empat jenis lomba yang dimenangkan adalah lomba Mars NU Hubbul Wathan (Juara 1), Peraturan Baris Berbaris (Juara 2), Lomba Profil Banser (Juara 2), dan Proposal Usaha (Juara Harapan 3). “Banser Jepara tidak mengikuti lomba cerdas cermat aswaja,” ujarnya di Gedung NU Jepara, kemarin (30/04).
Jika saja 16 personel Banser dan Ansor yang diberangkatkan itu ikut lomba cerdas cermat aswaja dan menang, kemungkinan besar Jepara jadi juara umum. Pasalnya, nilai yang didapatkan hampir sempurna, meninggalkan delegasi daerah lain. Berkat kerjasama dengan Dewan Gereja Jepara juga, lomba mars hubbul wathon meraih juara pertama.
H Haris (Betet), yang ikut menyaksikan, juri lomba PBB saat itu sampai sempat bingung membubuhkan nilai. Selain punya gaya unik menyamping, peserta lomba PBB Banser Jepara kompak seragam mulai dari sepatu hingga timing gerak. “Ini berkat pelatihan maksimal bersama kodim Jepara,” jelas Betet, panggilan akrab H Haris.
Selain lomba dan bakti kebersihan makam Hasan Munadi Nyatnyono, 500-an anggota Banser dari 33 kabupaten di Jawa Tengah, pada apel Kesetiaan NKRI kemarin, juga mendapatkan amanat agar menjaga keutuhan negara di wilayah masing-masing.
“Sudah ada instruksi dari Satkorwil Jateng agar Banser di daerah siap mencopot baliho-baliho yang mengarah pada makar namun tetap berkoordinasi dengan pihak aparat berwenang. Cuma SOP nya belum turun ke Jepara,” terang Haryono.
Haryono lebih lanjut menjelaskan, 3500 personel Banser Satkorcab Jepara siap melaksanakan instruksi tersebut kapanpun dibutuhkan asal standar pelaksanaan sudah diterima. “NU untuk Jepara bebas makar khilafah,” ujarnya. (abd)

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

Pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng, Rais Syuriah: Agendakan Rutin

20 April 2026 - 15:02 WIB

Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas

18 April 2026 - 10:05 WIB

Panitia Bahtsul Masail PWNU Jateng dan PCNU Jepara.
Trending di Bahtsul Masail