Menu ✖

Mode Gelap
Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

Banser · 30 Apr 2016 18:57 WIB ·

Kemah Kebangsaan, Banser Jepara Rebut 4 Piala


 Kemah Kebangsaan, Banser Jepara Rebut 4 Piala Perbesar

Jpeg
JEPARA – Pada acara Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI oleh Satkorwil Banser Jawa Tengah dalam rangka Harlah GP Ansor ke 82, yang berlangsung selama 3 hari (28-30 April 2016) di Ungaran, Semarang, Banser Jepara menyabet 4 jenis lomba.
Haryono, Korlap Satkorwil Banser Jepara, menjelaskan empat jenis lomba yang dimenangkan adalah lomba Mars NU Hubbul Wathan (Juara 1), Peraturan Baris Berbaris (Juara 2), Lomba Profil Banser (Juara 2), dan Proposal Usaha (Juara Harapan 3). “Banser Jepara tidak mengikuti lomba cerdas cermat aswaja,” ujarnya di Gedung NU Jepara, kemarin (30/04).
Jika saja 16 personel Banser dan Ansor yang diberangkatkan itu ikut lomba cerdas cermat aswaja dan menang, kemungkinan besar Jepara jadi juara umum. Pasalnya, nilai yang didapatkan hampir sempurna, meninggalkan delegasi daerah lain. Berkat kerjasama dengan Dewan Gereja Jepara juga, lomba mars hubbul wathon meraih juara pertama.
H Haris (Betet), yang ikut menyaksikan, juri lomba PBB saat itu sampai sempat bingung membubuhkan nilai. Selain punya gaya unik menyamping, peserta lomba PBB Banser Jepara kompak seragam mulai dari sepatu hingga timing gerak. “Ini berkat pelatihan maksimal bersama kodim Jepara,” jelas Betet, panggilan akrab H Haris.
Selain lomba dan bakti kebersihan makam Hasan Munadi Nyatnyono, 500-an anggota Banser dari 33 kabupaten di Jawa Tengah, pada apel Kesetiaan NKRI kemarin, juga mendapatkan amanat agar menjaga keutuhan negara di wilayah masing-masing.
“Sudah ada instruksi dari Satkorwil Jateng agar Banser di daerah siap mencopot baliho-baliho yang mengarah pada makar namun tetap berkoordinasi dengan pihak aparat berwenang. Cuma SOP nya belum turun ke Jepara,” terang Haryono.
Haryono lebih lanjut menjelaskan, 3500 personel Banser Satkorcab Jepara siap melaksanakan instruksi tersebut kapanpun dibutuhkan asal standar pelaksanaan sudah diterima. “NU untuk Jepara bebas makar khilafah,” ujarnya. (abd)

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penggunaan AI Generatif hingga Etika Dakwah Medsos Dibahas dalam Bahtsul Masail Mahasiswa di UNISNU Jepara

22 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Jepara Minta Santri Kuasai Literasi Digital dan Kewirausahaan

22 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Menyambut Fajar Indonesia Emas 2045: Sintesis Sains dan Tradisi di Tangan Santri

21 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd
Trending di Kabar