Menu

Mode Gelap
Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu? Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan? Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

Kabar · 2 Agu 2016 10:23 WIB ·

Kitab Jadi Kendala LBM NU Bangsri


 Kitab  Jadi Kendala LBM NU Bangsri Perbesar

Bahtsul Masail

SUASANA bahtsul masail di gedung MWC NU Bangsri, jepara, Minggu (31/7) lalu.

JEPARA – Vakum selama dua tahun dari kegiatan bahtsul masail, Majlis Wakil Cabang (MWC)  NU Kecamatan Bangsri mulai melaksanakan kegiatan tersebut. Pada Minggu (31/7), mereka menyelenggarakan bahtsul masail perdana setelah vakum.

Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Bangsri, Abdul Kholiq Salim, mengatakan LBM NU Bangsri sudah ada sejak dua tahun lalu.  Sudah lima kali LBM mengadakan kegiatan, tapi yang hadir hanya 10 orang dari 60  anggotanya. Di antara kendalanya adalah tidak adanya kitab referensi pembahasan masalah.

“Setelah saya cek, ternyata mereka tidak datang karena tidak memiliki kitab yang jadi rujukan keputusan mubahtsah (pembahasan-Red),” ungkap Abdul Kholiq Salam. Dia juga berharap kegiatan LBM dapat difasilitasi oleh MWC NU Kecamatan Bangsri dan dapat dilaksanakan secara rutin. Selain itu ia juga berharap kehadiran mustasyar dan syuriah MWC sehingga dapat menambah semangat anggota LBM.

Ihsan, ketua Tanfidziyah MWC NU Bangsri, dalam sambutannya menyampaikan  kegiatan MWC dapat berjalan lancar di antaranya berkat kerja sama yang baik antara MWC NU Bangsri dengan KH Taufiqul Hakim, pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati Bangsri.

“Program kerja MWC sudah banyak yang jalan karena mendapat dukungan dari KiaiTaufiqul Hakim,” kata Ihsan. Dalam waktu dekat, akan dilaksanakan pembuatan sumur bor di seluruh ranting NU se- Kecamatan Bangsri yang rawan kekeringan.

Pengurus Cabang NU Jepara yang hadir di pertemuan MWC ini yaitu Hisyam Zamroni, wakil ketua NU, mewakili KH Hayatun Abdullah Hadziq. Menurut Hisyam, bahtsul masail adalah ruh kegiatan dari jamiyyah Nahdlatul Ulama.

Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus MWC, badan otonom dan pengurus ranting se-Kecamatan Bangsri dan pengurus Ikatan Da’iyah Muda Bangsri (Ikdamuba). (ms)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara
Trending di Kabar