Menu

Mode Gelap
Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan

Headline · 30 Agu 2024 18:46 WIB ·

KKN Unisnu Ajak Warga Ngasem Berkarya dari Sampah Plastik


 KKN Unisnu Ajak Warga Ngasem Berkarya dari Sampah Plastik Perbesar

JEPARA (nujepara.or.id)– Sampah plastik tak hanya mencemari sungai, saluran air, irigasi, danau, pantai, dan tanah, tapi juga menyumbat saluran air sehingga berakibat banjir. Apalagi sampah tidak bisa terurai menjadi partikel mikro. Solusinya adalah mengurangi penggunaan plastic dengan membawa tas belanja sendiri, membawa botol minum sendiri, hingga upaya penjaja minuman saat ini sudah mengurangi sampah plastik dengan tidak menggunakan sedotan. Namun, sampah plastik yang sudah menumpuk harus diupayakan untuk dikurangi dengan cara mengolah plastik menjadi karya. “Kami tim KKN Unisnu angkatan ke-XVII mengajak ibu-ibu memanfaatkan plastik menjadi kerajinan tangan,” ujar Khalimatus Sa’diyah dosen pembimbing lapangan (dpl) Desa Ngasem Jepara.

Kegiatan pelatihan pembuatan kerajinan tangan melibatkan peserta warga sekitar Dukuh Candi Desa Ngasem dengan didampingi tim mahasiswa KKN Unisnu. upaya mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan, Mahasiswa KKN UNISNU mengajak peserta membuat bunga plastik dari sampah plastik. “Kebetulan momennya Agustusan jadi kami ajak peserta membuat karya bunga plastik dari sampah plastik yang peserta punya di rumah,” ucap Indah Nuraini Koordinator mahasiswa desa (Kormades) KKN Unisnu. Pesera mengumpulkan sampah kantong plastik dari rumah, lalu mereka datang bersama plastik untuk dibuat karya untuk dipasang di ranting poho,n tambahnya.  

Sementara itu, salah satu warga Nik Ibu ketua RT 06 Dukuh Candi Desa Ngasem menyampaikan senang bisa membuat bunga dari kantong plastik. “Ternyata cantik juga kalua plastik sudah menjadi karya begini,” ucapnya. Ibu Nik, selaku Ibu ketua RT 06 dukuh candi desa Ngasem , mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Saya senang sekali bisa belajar dan membuat daur ulang plastik mahasiswa KKN UNISNU. Selain mengurangi sampah, saya juga bisa menghasilkan produk yang unik dan bernilai jual,” ujarnya. Selain unik, karya juga bernilai jual, katanya lagi.

Kegiatan ini, menurut ketua kegiatan Faidlul Fikri, tujuannya adalah memberikan  pelatihan sekaligus sosialisasi tentang peduli sampah dan pengelolaannya. “Keberlanjutan program ini akan baik untuk bisa dijadikan komunitas daur ulang dan pengelolaan sampah di desa ini sebagai upaya mengurangi polusi,” harapnya.

Alvaros/Atika-KKN Unisnu ke-XVII Desa Ngasem

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

16 Maret 2026 - 19:11 WIB

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Pintu di Ujung Perjalanan

7 Maret 2026 - 10:16 WIB

ILUSTRASI Pintu di Ujung Perjalanan
Trending di Headline