Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 2 Mar 2016 23:42 WIB ·

Komisariat Sultan Hadlirin Cabang Jepara Cetak Kader Ulul Albab


 Komisariat Sultan Hadlirin Cabang Jepara Cetak Kader Ulul Albab Perbesar

foto bersama pkd pmii cabang jepara

                                         Usai Acara: Foto Bersama Peserta PKD PMII Cabang Jepara


JEPARA – Komisariat Sultan Hadirin Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jepara menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) se-Jawa Tengah, di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan, Jepara, belum lama ini. Tema yang diangkat ”Penguatan Ideologi Gerakan Mahasiswa Menuju Kader Ulul Albab”.
Pada PKD kali ini hadir juga kader-kader PMII Nasional. Dari Jawa Tengah sendiri hadir antara lain PMII Unisnu, Kudus, Blora, Rembang, Demak, dan Semarang. Di luar itu, ada PMII Lamongan, Tuban, Ponorogo, Surabaya, Yogyakarta, dan Jambi.
Ketua Umum PMII Cabang Jepara Fadli mengatakan, kader PMII harus mempunyai sikap intelektual tinggi, mampu tanggap dengan sekitar dan juga berani aksi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan agama.
”Masalah kita saat ini untuk kader dalam hal intelektual harus segera dibangun. Karena kita sebagai agen perubahan, harus bisa menguatkan kapasitas ideologi kita masing-masing, untuk menjadikan kita ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Sedangkan Ketua Umum Komisariat Sultan Hadirin Adul juga menekankan bahwa setelah dari kegiatan PKD ini, kader PMII diharapkan mampu menanamkan cita-cita PMII.
”Setelah ini kader PMII harus mampu menumbuhkan solidaritas antar semua kader, mempersiapkan sosok fasilitator yang siap diterjunkan untuk pendampingan kader, serta menyiapkan amunisi intelektual di semua bidang,” tuturnya.
Keterangan, PKD diselenggarakan 26-29 Februari. Pembukaan acara ditandai dengan acara bedah buku ”Kapitalisme Negara dan Masyarakat”, yang dibedah langsung oleh penulis buku tersebut, Nur Sayyid Santoso Kristeva, Cilacap. Dua panelis yang hadir Lilo Sunaro, praktisi lapangan dan Kisbiyanto, akademisi. (niam/abd)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar