Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

Kabar · 2 Mar 2016 23:42 WIB ·

Komisariat Sultan Hadlirin Cabang Jepara Cetak Kader Ulul Albab


 Komisariat Sultan Hadlirin Cabang Jepara Cetak Kader Ulul Albab Perbesar

foto bersama pkd pmii cabang jepara

                                         Usai Acara: Foto Bersama Peserta PKD PMII Cabang Jepara


JEPARA – Komisariat Sultan Hadirin Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jepara menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) se-Jawa Tengah, di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan, Jepara, belum lama ini. Tema yang diangkat ”Penguatan Ideologi Gerakan Mahasiswa Menuju Kader Ulul Albab”.
Pada PKD kali ini hadir juga kader-kader PMII Nasional. Dari Jawa Tengah sendiri hadir antara lain PMII Unisnu, Kudus, Blora, Rembang, Demak, dan Semarang. Di luar itu, ada PMII Lamongan, Tuban, Ponorogo, Surabaya, Yogyakarta, dan Jambi.
Ketua Umum PMII Cabang Jepara Fadli mengatakan, kader PMII harus mempunyai sikap intelektual tinggi, mampu tanggap dengan sekitar dan juga berani aksi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan agama.
”Masalah kita saat ini untuk kader dalam hal intelektual harus segera dibangun. Karena kita sebagai agen perubahan, harus bisa menguatkan kapasitas ideologi kita masing-masing, untuk menjadikan kita ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Sedangkan Ketua Umum Komisariat Sultan Hadirin Adul juga menekankan bahwa setelah dari kegiatan PKD ini, kader PMII diharapkan mampu menanamkan cita-cita PMII.
”Setelah ini kader PMII harus mampu menumbuhkan solidaritas antar semua kader, mempersiapkan sosok fasilitator yang siap diterjunkan untuk pendampingan kader, serta menyiapkan amunisi intelektual di semua bidang,” tuturnya.
Keterangan, PKD diselenggarakan 26-29 Februari. Pembukaan acara ditandai dengan acara bedah buku ”Kapitalisme Negara dan Masyarakat”, yang dibedah langsung oleh penulis buku tersebut, Nur Sayyid Santoso Kristeva, Cilacap. Dua panelis yang hadir Lilo Sunaro, praktisi lapangan dan Kisbiyanto, akademisi. (niam/abd)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng, Rais Syuriah: Agendakan Rutin

20 April 2026 - 15:02 WIB

Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas

18 April 2026 - 10:05 WIB

Panitia Bahtsul Masail PWNU Jateng dan PCNU Jepara.

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga
Trending di Kabar