Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

Kabar · 17 Apr 2023 01:33 WIB ·

Menanamkan P5 kepada Siswa melalui Kegiatan Mengaji Al-Qur’an


 Menanamkan P5 kepada Siswa melalui Kegiatan Mengaji Al-Qur’an Perbesar

nujepara.or.id – Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 yang merupakan bagian dari kurikulum merdeka ini adalah sebuah sistem pembelajaran yang bertujuan untuk mengamati dan menemukan solusi terhadap permasalahan di sekitar dengan menggunakan 5 aspek utama. Kelima aspek yaitu potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri, dan peran sosial.

Dengan adanya P5 bertujuan untuk mewujudkan pelajar pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong , mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Dari tujuan P5 tersebut SMP Tahfidz AN-Nur Mangunan Tahunan Jepara mempunyai beberapa cara untuk menanamkan perilaku P5 pada anak didiknya. Diantaranya adalah mengadakan pengajian kitab suci Alqur’an selama bulan suci Ramadhan. Dengan bimbingan para guru yang sudah hafal Alqur’an. Kegiatan juga diisi dengan cerita para Nabi yang ada di dalam Alqur’an, cerita para wali Allah (kekasih Allah SWT.), dan cerita tentang kejadian yang ada di kehidupan dunia.

P5 merupakan wujud ihtiyar untuk mewujudkan para anak didik mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. “itu semua akan tercapai lewat memahami dan mengamalkan isi kandungan Alqur’an”. Kata Ustadz Ali Subhan Alhafidz.

“Dengan adanya cerita-cerita atau sejarah akan memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi mereka dengan lebih bebas dan kreatif. Serta mempersiapkan mereka menjadi individu yang lebih mandiri dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat”. imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 445 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

Pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng, Rais Syuriah: Agendakan Rutin

20 April 2026 - 15:02 WIB

Trending di Bahtsul Masail