Menu ✖

Mode Gelap
Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

Kabar · 17 Apr 2023 01:33 WIB ·

Menanamkan P5 kepada Siswa melalui Kegiatan Mengaji Al-Qur’an


 Menanamkan P5 kepada Siswa melalui Kegiatan Mengaji Al-Qur’an Perbesar

nujepara.or.id – Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 yang merupakan bagian dari kurikulum merdeka ini adalah sebuah sistem pembelajaran yang bertujuan untuk mengamati dan menemukan solusi terhadap permasalahan di sekitar dengan menggunakan 5 aspek utama. Kelima aspek yaitu potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri, dan peran sosial.

Dengan adanya P5 bertujuan untuk mewujudkan pelajar pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong , mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Dari tujuan P5 tersebut SMP Tahfidz AN-Nur Mangunan Tahunan Jepara mempunyai beberapa cara untuk menanamkan perilaku P5 pada anak didiknya. Diantaranya adalah mengadakan pengajian kitab suci Alqur’an selama bulan suci Ramadhan. Dengan bimbingan para guru yang sudah hafal Alqur’an. Kegiatan juga diisi dengan cerita para Nabi yang ada di dalam Alqur’an, cerita para wali Allah (kekasih Allah SWT.), dan cerita tentang kejadian yang ada di kehidupan dunia.

P5 merupakan wujud ihtiyar untuk mewujudkan para anak didik mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. “itu semua akan tercapai lewat memahami dan mengamalkan isi kandungan Alqur’an”. Kata Ustadz Ali Subhan Alhafidz.

“Dengan adanya cerita-cerita atau sejarah akan memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi mereka dengan lebih bebas dan kreatif. Serta mempersiapkan mereka menjadi individu yang lebih mandiri dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat”. imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 487 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kabar