Menu

Mode Gelap
Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan

Hujjah Aswaja · 14 Jan 2023 03:02 WIB ·

Menjemput Abad Kedua NU: Pentingnya PBNU mendirikan Komite Olah Raga Nahdlatul Ulama


 Menjemput Abad Kedua NU: Pentingnya PBNU mendirikan Komite Olah Raga Nahdlatul Ulama Perbesar

Oleh Kiai Hisyam Zamroni*

nujepara.or.id – Upaya Nahdlatul Ulama (NU) mewadahi kader dan warganya yang tersebar di berbagai profesi memang layak diacungi jempol. NU sangat responsif melihat realitas itu. Hingga saat ini sudah ada  Ikatan Dokter NU, Saudagar NU, Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif NU dan lainnya. 

Berbagai hal lain yang belum diwadahi juga perlu sentuhan yang sama. Semisal wadah profesi di bidang olah raga untuk talenta atlet atlet NU. Sebab NU memiliki modal dasar atlet-atlet hebat dari mulai jenjang anak anak, remaja sampai dewasa yang tersebar di sekolah/madrasah, perguruan tinggi hingga ranting-ranting NU seluruh Indonesia.

Mayoritas di antara mereka sudah melalui proses pembinaan pada cabang cabang olahraga seperti pencak silat Pagar Nusa, sepak bola santri, sepak takraw, bulu tangkis, bola voly, tenis meja  dan lain sebagainya.  

Atlet Atlet olah raga NU tersebut bahkan sudah ada yang merambah di level nasional atau internasional.

Beberapa di antaranya menjadi atlet pencak silat Pagar Nusa, atlet santri sepak bola, sepak takraw dan lainnya yang tentunya membutuhkan penanganan, pembinaan, pengelolaan dan kompetisi  secara terstruktur, berjenjang, massif dan berkelanjutan seperti perhelatan Porseni NU Tingkat Nasional 2023  sekarang ini diadakan tanggal 14 – 23 Januari di Solo. 

Dari sana, Kebutuhan pengelolaan bidang olah raga di NU bagi atlet atlet profesional NU membutuhkan wadah semacam Komite Olah Raga Nahdlatul Ulama atau disingkat dengan KONU. Langkah ini penting karena menjadi ladang pembinaan secara profesional bagi atlet atlet NU. Lalu, gelaran  kompetisi olahraga di NU dapat direncanakan secara terstruktur, berjenjang dan berkelanjutan. 

Atas dasar itu bidang “keolahragaan” NU yang sudah menjadi “hobby”.Sehingga menjadi sangat logis jika PBNU mendirikan KONU Komite Olah Raga Nahdlatul Ulama sebagai sebuah wadah insan olahraga NU dalam membina dan mengembangkan bidang keolah ragaan jama’ah NU di seluruh Indonesia.

Saat ini, di Jepara sudah ada KONU yang diluncurkan saat Hari Santri 2022. Semoga langkah serupa bisa diikuti daerah lain dan juga pusat. Mari kita songsong kebangkitan NU pada abad kedua ini dengan beragam hal positif. Salah satunya upaya pembinaan dan pemberdayaan atlet-atlet muda NU dalam berbagai bidang olahraga.

*Wakil Ketua PCNU Jepara

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

16 Maret 2026 - 19:11 WIB

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri
Trending di Hujjah Aswaja