Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Hujjah Aswaja · 19 Okt 2022 12:47 WIB ·

Merawat Tradisi Pesantren, PCNU Jepara Gelar Lomba Baca Kitab Kuning dan Masak Terong


 Merawat Tradisi Pesantren, PCNU Jepara Gelar Lomba Baca Kitab Kuning dan Masak Terong Perbesar

nujepara.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara akan memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-7 dengan menyelenggarakan kegiatan Kemah Santri pada 21-23 Oktober 2022 di lapangan pantai wisata Tirta Samudera Bandengan Jepara.

Peserta lomba baca kitab kuning Safinatun Najah

Kegiatan HSN PCNU Kabupaten Jepara juga akan diwarnai dengan berbagai macam perlombaan yang melibatkan santri dan para pelajar NU. Salah satunya lomba membaca kitab kuning Safinatun Najah, kitab Fathul Muin, kitab Fathul Qorib, serta lomba memasak terong. Lomba yang digelar pada Rabu, (19/10/2022) ini bertempat di Pondok Pesantren Darussalam, Saripan Jepara.

Kepada nujepara.or.id , Sekretaris PCNU Jepara Ahmad Sahil, S.Pd.i mengatakan, lomba baca kitab kuning merupakan bagian dari mempertahankan tradisi. “Mengingat cara memperdalam ilmu agama atau tafaqquh fiddin adalah dengan menguasai kitab kuning”, ujar Ahmad Sahil yang akrab disapa Gus Sahil ini.

“Adapun lomba memasak terong, masakan terong sudah menjadi bagian dari kehidupan santri. Bagian dari mempertahankan warisan kuliner Pesantren. Dimana santri selama mondok di Pesantren identik dengan masakan terong dengan berbagai macam variasi masakannya”, lanjutnya.

“Bahkan ketika sudah pulang ke rumah atau Boyong, setiap kali ada event ketemu dengan sesama alumni, masakan terong itu tetap jadi pilihan utama. Itulah dua hal yg tetap harus dijaga sebagai ciri khas pesantren meskipun zaman sudah modern seperti sekarang”, terang santri lulusan Alfalah Ploso, Kediri ini.

Lomba memasak terong, sebagai kuliner khas pesantren.

Berikut para pemenang lomba membaca kitab kuning dan lomba memasak terong. Pemenang lomba membaca Kitab Safinatun Najah: Iqbal Doni Saputra (PP Darut Tauhid protoyudan), Rahmi Safiyah Husna (PPDarut Tauhid Protoyudan), Isfina Maulaya (PP Ibtidai Langon).

Pemenang lomba membaca Kitab Fathul Qorib: M. Sofyan Syarofi (PP Darut Tauhid Protoyudan), M. Azka Duror (PP Mamba’ul Ulum Mayong), Ghurroh Mahbubah (PP Darut Tauhid Protoyudan).

Pemenang lomba membaca kitab Kitab Fathul Muin: Aida Husnun Nawa (PP. Darutta’lim Bangsri),Thohirin (PP Darussalam Saripan), Ihwanul  Mubarok (PP  Daruttauhid Protoyudan).

Daftar juara lomba memasak terong  PP. An nur Sidi Gede Welahan jumlah nilai 805, PP. Babussalam Mulyoharjo nilai 770, PP. Roudlotul Hidayah Margoyoso 765. (ua)

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar