Menu

Mode Gelap
Melacak Gerakan Perlawanan dan Laku Spiritualitas Ratu Kalinyamat Buku Kita : Ensiklopedia Karya Ulama Nusantara Buku Kita : Mawa’idh Qur’aniyyah Ulama Nusantara Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo Mahasiswa KKN UNISNU Jepara Inovasi Alat Bakar Sampah Minim Asap dan Sosialisasi Pendidikan di Desa Sumanding

Hujjah Aswaja · 19 Okt 2022 12:47 WIB ·

Merawat Tradisi Pesantren, PCNU Jepara Gelar Lomba Baca Kitab Kuning dan Masak Terong


 Merawat Tradisi Pesantren, PCNU Jepara Gelar Lomba Baca Kitab Kuning dan Masak Terong Perbesar

nujepara.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara akan memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-7 dengan menyelenggarakan kegiatan Kemah Santri pada 21-23 Oktober 2022 di lapangan pantai wisata Tirta Samudera Bandengan Jepara.

Peserta lomba baca kitab kuning Safinatun Najah

Kegiatan HSN PCNU Kabupaten Jepara juga akan diwarnai dengan berbagai macam perlombaan yang melibatkan santri dan para pelajar NU. Salah satunya lomba membaca kitab kuning Safinatun Najah, kitab Fathul Muin, kitab Fathul Qorib, serta lomba memasak terong. Lomba yang digelar pada Rabu, (19/10/2022) ini bertempat di Pondok Pesantren Darussalam, Saripan Jepara.

Kepada nujepara.or.id , Sekretaris PCNU Jepara Ahmad Sahil, S.Pd.i mengatakan, lomba baca kitab kuning merupakan bagian dari mempertahankan tradisi. “Mengingat cara memperdalam ilmu agama atau tafaqquh fiddin adalah dengan menguasai kitab kuning”, ujar Ahmad Sahil yang akrab disapa Gus Sahil ini.

“Adapun lomba memasak terong, masakan terong sudah menjadi bagian dari kehidupan santri. Bagian dari mempertahankan warisan kuliner Pesantren. Dimana santri selama mondok di Pesantren identik dengan masakan terong dengan berbagai macam variasi masakannya”, lanjutnya.

“Bahkan ketika sudah pulang ke rumah atau Boyong, setiap kali ada event ketemu dengan sesama alumni, masakan terong itu tetap jadi pilihan utama. Itulah dua hal yg tetap harus dijaga sebagai ciri khas pesantren meskipun zaman sudah modern seperti sekarang”, terang santri lulusan Alfalah Ploso, Kediri ini.

Lomba memasak terong, sebagai kuliner khas pesantren.

Berikut para pemenang lomba membaca kitab kuning dan lomba memasak terong. Pemenang lomba membaca Kitab Safinatun Najah: Iqbal Doni Saputra (PP Darut Tauhid protoyudan), Rahmi Safiyah Husna (PPDarut Tauhid Protoyudan), Isfina Maulaya (PP Ibtidai Langon).

Pemenang lomba membaca Kitab Fathul Qorib: M. Sofyan Syarofi (PP Darut Tauhid Protoyudan), M. Azka Duror (PP Mamba’ul Ulum Mayong), Ghurroh Mahbubah (PP Darut Tauhid Protoyudan).

Pemenang lomba membaca kitab Kitab Fathul Muin: Aida Husnun Nawa (PP. Darutta’lim Bangsri),Thohirin (PP Darussalam Saripan), Ihwanul  Mubarok (PP  Daruttauhid Protoyudan).

Daftar juara lomba memasak terong  PP. An nur Sidi Gede Welahan jumlah nilai 805, PP. Babussalam Mulyoharjo nilai 770, PP. Roudlotul Hidayah Margoyoso 765. (ua)

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Inovasi Digital Dorong Daya Saing Kopi Lokal, KKN UNISNU Jepara Berkolaborasi dengan Taruna Tani Mapan Desa Sumanding

9 Februari 2026 - 16:31 WIB

Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo

4 Februari 2026 - 11:37 WIB

Mahasiswa KKN UNISNU Jepara Inovasi Alat Bakar Sampah Minim Asap dan Sosialisasi Pendidikan di Desa Sumanding

3 Februari 2026 - 16:45 WIB

PBNU Luncurkan NU Harvest Maslaha, Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Syariah

2 Februari 2026 - 22:06 WIB

PCNU Jepara Kembali Salurkan Bantuan, 1.400 Paket Sembako untuk Korban Bencana di Desa Tempur dan Kunir

2 Februari 2026 - 21:54 WIB

Gerakan Wakaf Massal Kec. Pakis Aji: Kalaborasi KUA Pakis Aji, Pemdes Tanjung dan UNISNU Jepara

19 Januari 2026 - 14:36 WIB

Trending di Kabar