Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global 35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu? Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

Hujjah Aswaja · 10 Okt 2022 18:11 WIB ·

Ngaji Budaya PC Lesbumi NU: “Muhammadkan Hamba ya Rabbi”


 Ngaji Budaya PC Lesbumi NU: “Muhammadkan Hamba ya Rabbi” Perbesar

nujepara.or.id- Pengurus Cabang Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (PC Lesbumi NU) Kabupaten Jepara kembali menggelar acara kebudayaan pada Sabtu (8/10/2022). Kegiatan yang dikemas dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diselenggarakan di Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.

Dalam kesempatan itu, Ketua PC Lesbumi Jepara, Ngateman mengatakan “Program kerja Lesbumi secara garis besar ada dua: yaitu pertama suluk Mantingan yg diadakan sebulan sekali di tengah bulan Qomariyah di Masjid Agung Mantingan. Yang kedua yaitu selapanan Ahad leginan yg diadakan secara berkeliling ke setiap MWC NU yg ada di Jepara”, ungkapnya.

“Kegiatan Ahad leginan ini dikemas dengan ngaji Budaya dengan diiringi musik Sekar Lesbumi dan pertunjukan seni masyarakat sekitar yg ditempati. Tujuannya adalah untuk mengapresiasi dan melestarikan kesenian daerah dan bangga menjaga seni daerah”, lanjut Ngateman.

Kegiatan selapanan yg pertama ini di MWC NU Kedung ini berada di desa Dongos RT 3 RW 4 di halaman rumah Kasudi Ketua RT setempat. Ngaji Budaya bersama Sekar Lesbumi dibuka dengan pembacaan puisi Muhammadkan hamba ya Rabbi karya dari Emha Ainun Najib yang dibaca secara parade oleh Aminan Basyari, Ratu Handayani, Den Hasan dan Bajuri.

Sebelumnya, kegiatan PC Lesbumi Jepara ini dimulai siang hari dengan dongeng anak oleh Amin Sururi pengurus Lesbumi DIvisi seni dan dilanjutkan kegiatan mewarnai bersama, kegiatan ditutup dengan membumikan permainan dolanan anak yang mulai ditinggalkan oleh anak-anak. Permainan tradisional dolanan anak disampaikan oleh Den Hasan Founder Rumah belajar ilalang.

Sebelum acara puncak Ngaji Budaya, diawali dengan pembacaan Diba untuk memperingati hari kelahiran nabi Muhammad SAW yg dibawakan oleh tim rebana An-Nur pemuda Dongos. Dilanjutkan dengan pengumuman apresiasi pewarna gambar terbaik. Untuk memotivasi anak-anak untuk berkarya lebih baik. (UA)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

4 Agustus 2026 - 10:14 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth
Trending di Kabar