Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Hujjah Aswaja · 17 Mar 2024 05:19 WIB ·

Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (6)


 Ngaji Burdah Syarah Mbah Sholeh Darat (6) Perbesar

Oleh : Kiai Hisyam Zamroni (Wakil Ketua PCNU Jepara)

nujepara.or.id- Ila hadhroti Nabiyyina wa Habibina wa Syafi’ina wa Maulana Sayyidina Muhammadin Shollallahu Alaihi Wassallam.. Al Fatihah
Wa Ila Hadhroti Syech Abdul Qodir al Jilaniy Wa Syech Imam Abul Hasan Asy-Syadzily wa ila khadhroti min imamitthoriqoh kullihim.. Al Fatihah
Tsumma ila khadroti ahli sanadina fi kitabil burdah al Habib Abdullah al Hindwan min al Al Habib Ali As Shihab min Asy Syech Nawawi al jepara min syaikhina wa murobbi ruhina simbah Sholeh Darat ushulihi wa furu’ihi, wa ustadzihi wa muridihi wa liman atba’a ilaihi.. Al Fatihah
Tsumna ila khadhroti khusushon shohibil burdah Syech Imam Abu Abdullah Muhammad bin Sa’id al Bushiriy.. Al Fatihah

Bismillahirrohmanirrohim

Muqoddimah
(6)

Menyamakan diri kita sendiri dan menyerupakan diri kita sendiri kepada orang yang sudah bercucuran air mata yg kecampuran darah sehingga air matanya keluar merah, kemudian seakan akan Nadhim (syech al Imam al Bushiriy) betanya kepada orang tadi bahwa yang sedemikian itu sesungguhnya hakekatnya yang bertanya ya diri kita sendiri dan yang ditanyai ya diri kita sendiri yang demikian itu merupakan ‘adatusy syu’aro.


I’lam; ketahuilah wahai kaum mu’minin bahwa sesungguhnya cinta dan kasih sayang hatinya kepada selain Gusti Allah SWT haram menurut para Ulama Muhaqqiqin, maka wajib dan cinta hanya kepada Gusti Allah SWT.

Maka syech Imam al Bushiriy berkata dalam bait bait itu karena kasih sayang dan cintanya serta memuji kepada baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW, dan karena cinta kepada baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW itu adalah bentuk dari ‘Ainul Mahabbah Lillahi Ta’ala, jangan di kira bahwa syech Imam al Bushiriy cinta selain kepada baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW itu tidak. Maka dari itu di nadhom qosidah ini mempunyai khowas (kekhususan) yg ‘ajib sebagaimana nanti akan saya (mbah Sholeh Darat) terangkan dg jelas.

Semoga ngaji burdah pada sesi ini manfaat, barokah dan mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW fiddiniy waddun-ya wal akhiroh.. Amin Amin Amin

#Regolngabul

Bersambung..

Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga

30 April 2026 - 11:49 WIB

H. Hisyam Zamroni: Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH

29 April 2026 - 09:36 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini
Trending di Budaya