Menu

Mode Gelap
UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan “Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

Kabar · 17 Jul 2016 12:37 WIB ·

NU dan Muhammadiyah Paling Berkeringat Untuk Perjuangan


 NU dan Muhammadiyah Paling Berkeringat Untuk Perjuangan Perbesar

 
hbh numd 2
JEPARA – NU dan Muhammadiyah bersama-sama menyelenggarakan Halal Bihalal adalah sejarah baru di Jepara. Dan memang mestinya harus bekerjasama untuk ketentraman dan kemajuan masyarakat Jepara.
“Kegiatan ini digagas bersama. Alangkah baiknya kebersamaan ini diteruskan di tingkat desa,” harap KH Fahrurrozi, Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jepara dalam sambutan pada acara Halal Bihalal ke-1 Keluarga Besar NU dan Muhammadiyah di Pendopo Kabupaten Jepara, Ahad (17/07/2016) pagi.
Menurut Kiai Fahrur, NU dan Muhammadiyah punya kiprah luar biasa sejak Indonesia belum merdeka. Keduanya paling berkeringat untuk perjuangan kemerdekaan. Buktinya, ada ratusan perguruan tinggi, rumah sakit dan ribuan pondok pesantren berdiri hingga sekarang. “Ini karya besar,” jelas Kiai Fahrur.
NU dan Muhammadiyah, tambahnya, adalah cermin Islam moderat yang bersumber kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Bukan Islam yang diimpor. Kesamaan inilah yang patut dijadikan alasan untuk terus berbagi dalam kebersamaan.
“Saya mengimbau kepada pemerintah dan parpol, bangun jepara. Jangan diam, harus bergerak. Bangun perekonomian melalui potensi yang ada,” imbuh Kiai Fahrur kepada ribuan hadirin.
Acara halal Bihalal yang dilanjut dengan Komunike gerakan moral bersama ini juga dihadiri Bupati Jepara, Ahmad Marzuki, Wakil Bupati Subroto, Ketua DPRD, Aris Isnandar, Polisi, TNI, serta beberapa tokoh agama Kristen, Budha dan lainnya. (abd)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

16 April 2026 - 14:42 WIB

ILUSTRASI Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

15 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Bahtsul Masail