Menu

Mode Gelap
Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global 35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

Kabar · 17 Mei 2016 17:52 WIB ·

NU Jepara Tanamkan Pendidikan Anti Radikalisme Sejak Dini


 NU Jepara Tanamkan Pendidikan Anti Radikalisme Sejak Dini Perbesar

sarasehan pendidikan anti radikalisme
MLONGGO – Sebanyak 750 siswa kelas VII dan VIII MTs Mathalibul Huda, Mlonggo mengikuti sarasehan bertema “Pendidikan Anti Radikalisme Pada Generasi Emas” yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU Jepara bekerjasama dengan Ikatan Daiyah Muda Bangsri (Ikdamuba) di Gedung MWC NU Mlonggo, Senin (16/05/2016) pagi. Pembicara yang diundang adalah Tupomo, Pengurus Persatuan Guru NU (Pergunu) Jepara.
Menurut Kepala Sekolah MTs Mathalibul Huda, Zainudin, sebagaimana dikutip oleh ketua LP Ma’arif NU Jepara, Kiai Drs. Fathul Huda, MM kepada www.nujepara.or.id, anak-anak harus diselamatkan dari paham-paham yang membuat mereka menjadi tidak rukun dengan tetangga.
“Karena Jepara merupakan sasaran radikalisme, maka pemberantasan paham radikal harus dilakukan sedini mungkin. Kegiatan ini akan dilaksanakan di setiap kecamatan bersama Ikdamuba karena punya misi yang sama,” tutur Kiai Huda.
Cara yang dilakukan adalah dengan membagikan buku berjudul “Menangkal Hal Radikal” karangan KH Taufiqul Hakim, Bangsri Jepara. Semacam buku panduan untuk kalangan pelajar yang ditulis dengan empat bahasa, Indonesia, Jawa, Arab dan Inggris. Ukuran bukunya handily, yakni 15,5 x 10,5 cm dengan tebal halaman 179 + viii. Metode yang digunakan adalah teks dan nadham syiir (puisi Arab)
Menurut Nyai Munashiroh al-Hamilah, Ketua Ikdamuda, isi buku itu penting untuk diulang-ulang dan dihapal agar pemahaman anti radikalisme tertanam dalam alam bawah sadar anak-anak sehingga menjadi nalar pencegah sejak dini. Bila isi buku dibaca dua bait sehari (sebelum berangkat dan setelah pulang sekolah), maka, akan rampung dalam seminggu. “Baru 20 ribu kitab yang dibagikan gratis,” ujarnya.
Adalah Nazron, siswa kelas 5 MI Darul Falah Amtsilati asal Jawa Barat yang ketika itu dijadikan simulasi praktik buku Kiai Taufiq Amtsilati tersebut. Ustadz Najib Habibi dari Kudus, guru yang tampil menanyakan kepasa Nazron tentang apa itu radikalisme.
Dengan enteng Nazron menjawab: radikalisme adalah suatu paham sosial atau politik yang dalam usaha mencapai tujuannya menggunakan cara-cara kekerasan (hlm. 3). Jawaban kedua diucapkan teman sekelasanya, Ifan dari Madura, tapi menggunakan bahasa Inggris.
Ifan menjawab: radicalism is not from the teaching of Islam. Radicalism is a social or politics understanding which has the purpose of achieving the goal by doing violence. Jawaban kedua siswa tersebut dilengkapi oleh Fatihul Khoir (kelas 6 Madin asal Semarang) dengan menyebut ayat-ayat anti radikal yang ditulis dalam buku, yakni al-Baqarah: 143. Jika Anda ingin mengadakan sarasehan serupa, bisa hubungi PCNU Jepara. (abd)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid

16 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Ula | Loji Gunung Donoroso

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa

16 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi 'Mesuh Sarira' dalam Falsafah Jawa

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia
Trending di Kabar