Menu

Mode Gelap
I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

Hujjah Aswaja · 25 Jun 2022 02:36 WIB ·

P4S Mitra Karya Jepara Gandeng Gapoktan Tani Sejati Adakan Pelatihan Organik


 P4S Mitra Karya Jepara Gandeng Gapoktan Tani Sejati Adakan Pelatihan Organik Perbesar

nujepara.or.id- Bertempat di halaman Makam Mbah Demang Desa Demangan Kecamatan Tahunan Jepara, Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Mitra Karya Jepara mengadakan pelatihan pupuk organik berupa pembuatan pupuk organik kompos dan pupuk organik cair bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Sejati pada Jum’at (24/6/2022).

Pelatihan diikuti oleh 50 orang petani, wanita tani, pemuda tani dan petani milenial anggota poktan Tani Sejati 1, 2, 3, 4 Desa Demangan Kecamatan Tahunan dan dihadiri oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tahunan Jepara.

Pelatihan yang dibiayai dengan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Demangan tahun 2022 dimaksudkan untuk mengatasi kelangkaan pupuk kimia bersubsidi maupun non-subsidi yang selama beberapa musim tanam sering menghantui petani.

Dalam sambutan pembukaan pelatihan, Petinggi Demangan Naim mengungkapkan bahwa pelatihan ini dilaksanakan untuk mengatasi kelangkaan pupuk kimia urea, phonska dan pupuk lainya yang selama ini dikeluhkan petani di desa Demangan.

“Kami berharap hasil dari pelatihan pembuatan pupuk organik ini nantinya mampu mengurangi kelangkaan pupuk, ketergantungan terhadap pupuk kimia dan pada gilirannya bisa membangun kemandirian petani dalam pengolahan lahan, pemupukan organik yang sehat dan pertanian yang ramah lingkungan”, kata Naim.

Naim berharap, “Suatu saat budidaya pertanian organik di Desa Demangan ini bisa berkelanjutan dan menghasilkan tanaman pangan yang sehat serta bebas dari bahan kimia”.

Sementara itu, Ketua P4S Mitra Karya Jepara, Abdul Roub dalam paparannya mengungkapkan manfaat penggunakan pupuk organik, antara lain: meningkatkan aktivitas organisme dan biota yang ada dalam tanah, meningkatkan cita rasa dan kandungan gizi hasil produksi padi, sayuran dan buah-buahan serta membuat tanah menjadi lebih sehat dan kaya unsur hara tanah.

“Dengan pupuk organik juga dapat meningkatkan daya tahan tanaman dari serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) dan memperpanjang unsur simpan hasil produksi pertanian serta meminimalisir dampak erosi tanah pertanian”, ujar Roub yang juga ketua DPC Gerbang Tani Kabupaten Jepara.

Lebih lanjut Roub berharap dukungan pemerintah Desa Demangan terhadap pertanian organik ini bisa ditiru dan dikembangkan oleh desa lainnya di Kabupaten Jepara.

“Sesuai peraturan kementerian desa, mestinya 20 % anggaran Dana Desa bisa dialokasikan untuk program ketahanan pangan, pengembangan pertanian terpadu (integrated farming), lumbung pangan masyarakat (LPM) yang pada gilirannya bisa memperkuat kedaulatan pangan di desa dan menjadi bagian dari kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)”, ujar Roub.

“P4S Mitra Karya sudah mendampingi pertanian terpadu di beberapa desa, antara lain: Kawak, Lebak (Pakis Aji) dan Kepuk (Bangsri)”, ungkap Roub. (ua/zank)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar
Trending di Hujjah Aswaja