Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Headline · 27 Jun 2023 14:04 WIB ·

Periksa Kesehatan Hingga Khitan Gratis Meriahkan Groundbreaking RSU Anugerah Sehat Jepara


 Periksa Kesehatan Hingga Khitan Gratis Meriahkan Groundbreaking RSU Anugerah Sehat Jepara Perbesar

nujepara.or.id – Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara menggelar kegiatan groundbreaking  Rumah Sakit Umum Anugerah Sehat (RSU Aseh), di Desa Troso Strekan, Kecamatan Pecangan, Sabtu, (1/72023). Beragam kegiatan diadakan untuk memeriahkan peletakan batu pertama rumah sakit milik NU Jepara yang rencananya dihadiri oleh Maulana Habib Luthfi Yahya, Gubernur Jateng, Forkompinda Jepara dan ribuan warga nahdliyin dari seluruh wilayah di Kota Ukir ini.

Koordinator kegiatan sosial groundbreaking RSU Aseh, dr Syahar Banu mengatakan, ada tiga kegiatan bidang kesehatan yang akan dilaksanakan, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis, sunat massal, dan juga donor darah. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. 

“Tiga kegiatan itu gratis semua. Ini juga bagian ikhtiar NU Jepara untuk ikut berperan aktif dalam layanan kesehatan masyarakat,” kata dr Syahar, Selasa (27/6/2023).

Saat ini, persiapan kegiatan sosial ini sudah mencapai 95 persen. Kegiatan ini melibatkan para tenaga medis yang tergabung dalam Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), di bawah naungan  PCNU Kabupaten Jepara.

“Kami akan melibatkan sejumlah dokter antara lain, dr Fugi Bayu, dr Iskak, dan juga dr Triyono. Mereka akan menjadi koordinator masing-masing kegiatan,” kata Syahar. 

Untuk pemeriksaan kesehatan gratis diprioritaskan bagi warga sekitar RS Aseh. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi warga Jepara lainnya, yang ingin berpartisipasi bisa ikut periksa di stan kesehatan yang dibuka oleh LKNU Jepara.

“Kami targetkan 200 peserta mengikuti pemeriksaan gratis ini. Juga ditambah dengan pemeriksaan gula darah,” katanya.

Untuk sunat massal, ditargetkan diikuti 50 peserta. Hingga saat ini, sudah ada 30 peserta dari berbagai desa dan kecamatan yang sudah mendaftar.

“Mereka akan dikhitan oleh para dokter yang memang ahli di bidangnya,” katanya.

Sedangkan untuk kegiatan donor darah, LKNU bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara. Rencananya akan diturunkan delapan personil, untuk melayani masyarakat yang akan menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan.

“Target kita nanti 150 orang sesuai kebutuhan PMI. Tapi jika peserta membeludak bisa dilayani di hari berikutnya,” tandasnya.

Sementara itu, panitia groubreaking HM Ulul Abshor mengatakan berbagai elemen masyarakat antusias dengan pembangunan RSU Aseh yang namanya diberikan langsung oleh Habib Luthfi. Hingga kini, sudah ada 57 pewakaf untuk pembangunan kamar dan ruangan RSU Aseh.

Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pengusaha, politisi, birokrat, petinggi militer dan lainnya.

“Semoga kehadiran RSU Aseh membawa kemanfaatan. Ini juga kontribusi nyata NU untuk warga Jepara, khususnya bidang kesehatan,” tandasnya. (dian)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan

22 April 2026 - 08:15 WIB

R.A Kartini

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Bahtsul Masail