Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Hujjah Aswaja · 18 Okt 2022 14:41 WIB ·

Peringati Maulid Nabi, Yayasan Az Zahra Gelar Shalawat Akbar


 Peringati Maulid Nabi, Yayasan Az Zahra Gelar Shalawat Akbar Perbesar

nujepara.or.id – Yayasan Az Zahra Sekuro Mlonggo Jepara memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menggelar shalawat akbar belum lama ini. Bertempat di halaman SMK Az Zahra, kegiatan tersebut menghadirkan Habib Muhsin bin Alaydrus, Habib Mustofa bin Abdullah Mulachela, Habib Arif bin Abdullah Assegaf, Habib Farid Al Kaff, Sayyid Adam bin Arif Assegaf, dan Sayyid Ashif bin Abdurrohman Al Bar. Hadir pula wali santi SMP-SMK- Ponpes Az-Zahra serta para tokoh dan kiai.

Peringatan maulid dibuka dengan penampilan dari grup rebana Jingglang Muhammad. Lantunan shalawat bergema menghiasi langit di kompleks Az Zahra. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ust Joni Adi Fitra.

Dalam sambutan sebagai perwakilan keluarga Az Zahra, Hasan Khaeroni menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan. Dia menuturkan, kehadiran jamaah dalam kegiatan shalawat merupakan salah satu bukti bagaimana kita mencintai dan merayakan kelahiran Nabi Muhammad.

Sementara itu, Habib Muhsin bin Alaydrus dalam mauidhoh singkatnya menjelaskan tentang salah satu sifat Rasul yang patut diteladani oleh umatnya. Yaitu sifat yang selalu memaafkan dan tidak pernah merasa dendam. Bib Muhsin – begitu sapaan akrabnya – menceritakan, Rasulullah selalu mendatangi seeorang yang buta di pojok pasar setiap harinya. Dengan lembut dan sabar, Rasulullah tidak pernah absen menyuapi makan orang buta tersebut. Padahal, orang yang disuapi adalah orang yang selalu mencaci maki dan menghinanya.

“Ini menunjukkan bagaimana Baginda Nabi tidak pernah dendam sama sekali. Meskipun beliau selalu dicaci, tapi Nabi Muhammad justru membalasnya dengan kebaikan. Sifat inilah yang patut kita tiru dalam kegiatan sehari-hari,” paparnya.

Kegiatan shalawat akbar ditutup dengan penampilan Gambus Balasik pimpinan Habib Farid Al Kaff. Antusiame jamaah masih sangat tinggi meski rintik hujan mulai mengguyur saat menjelang akhir acara. Beberapa santri bahkan turut maju ke atas panggung untuk melantunkan shalawat bersama grup gambus. (ns)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga

30 April 2026 - 11:49 WIB

H. Hisyam Zamroni: Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH

29 April 2026 - 09:36 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

29 April 2026 - 09:30 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara
Trending di Kabar