Menu

Mode Gelap
I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

Ansor · 16 Jul 2019 13:36 WIB ·

Sempat Skorsing Lima Menit, Muassis Pimpin Ansor Pulodarat


 Sempat Skorsing Lima Menit, Muassis Pimpin Ansor Pulodarat Perbesar

Rapat Anggota Ansor Pulodarat.

nujepara.or.id – Usai sudah gelaran Rapat Anggota Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Pulodarat Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara dengan terpilihnya Muassis untuk masa khidmat 2019-2021. Muassis terpilih secara aklamasi melalui musyawarah untuk mufakat yang dihelat di Aula Madin Matholi’ul Athfal Kompleks masjid Al-Muhajirin Pulodarat, Sabtu malam (13/7/2019).

Proses musyawarah sendiri terbilang alot dan diwarnai banyak interupsi. Hal itu terjadi lantaran ada salah satu poin dalam tata tertib pemilihan ketua tentang syarat batasan minimal pernah sebagai pengurus ranting.

“Sidang yang diwarnai banyak interupsi itu bagus. Artinya peserta sidang benar-benar paham dan kritis dengan tata tertib yang ada. Baru di ranting Pulodarat ini Rapat Anggota diwarnai interupsi-interupsi dan adu argumen dalam pemilihan ketua. Bahkan sidang sempat diskorsing 5 menit untuk lobbying peserta,” ungkap pimpinan sidang, Mukromin dari PAC Pecangaan usai acara.

Muassis sendiri dalam kepengurusan periode sebelumnya adalah sebagai wakil sekretaris. Namun interupsi dari peserta sidang yang berbuntut panjang itu mempersoalkan tentang keaktifan saudara Muassis yang sempat vakum karena izin bekerja di luar kota (merantau). Tapi kemudian Ketua PAC GP Ansor Pecangaan, Supriyanto memberikan penjelasan yang dapat diterima peserta sidang.

Ketiga bakal calon lain tidak berhasil lolos karena tidak mendapat batasan minimal lima suara dukungan sebagai salah satu syarat sebagai calon ketua. Sedangkan Nur Afif yang digadang-gadang akan menjadi lawan berat Muassis tidak bisa hadir dalam Rapat Anggota karena masih dalam perjalanan pulang dari luar kota.

Rapat Anggota dibuka Ketua PAC GP Ansor Pecangaan, Supriyanto setelah mendapat mandat dari Ketua PC GP Ansor Jepara, H Syamsul Anwar yang berhalangan hadir karena berbarengan dengan Diklasus BAGANA di Tanjung Pakis Aji Jepara.

Suasana Rapat Anggota GP Ansor Pulodarat.

Kegiatan juga dihadiri Petinggi Pulodarat, jajaran pengurus Tanfiziyah NU Ranting Pulodarat, ta’mir masjid, mushala dan remaja masjid mushalla. Hadir juga sebagai peserta peninjau yakni pengurus ranting Ansor se-kecamatan Pecangaan.

Muassis, ketua PR GP Ansor Pulodarat terpilih mengatakan akan lebih memaksimalkan peran Ansor Pulodarat yang tidak hanya sebatas jam’iyah saja.

“Kepengurusan nantinya akan lebih memaksimalkan peran Ansor yang sebagai organisasi harakah seperti tema Rapat Anggota malam ini, merawat tradisi khidmah dalam meneguhkan komitmen gerakan,” tuturnya dalam sambutan usai terpilih menjadi ketua.

Hal senada juga diutarakan ketua panitia, Khoirul Farid Khunaifi dalam rilis setelah acara penutupan. “Komitmen gerakan harus dihidupkan kembali, khidmah kepada ulama’ dan kiai adalah tujuan didirikannya Ansor 85 tahun lalu”.

Ketua GP Ansor Ranting Pulodarat 2017-2019, Sumardi sebagai pengurus demisioner yakin kepengurusan baru akan lebih baik dari sebelumnya karena semakin bertambahnya kader baru yang notabenenya sudah paham organisasi. (Amri)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa

12 Maret 2026 - 14:45 WIB

Teknik Rahasia Menepi ala Nabi Musa

Seni Menang di Tengah Kepungan

12 Maret 2026 - 14:34 WIB

Seni Menang di Tengah Kepungan

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Trending di Kabar