Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini: Antara Modernitas dan Postmodernitas—Agama sebagai Spirit Pembebasan R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya

Kabar · 5 Sep 2016 09:36 WIB ·

Tedunan Bershalawat bersama Habib Syech Banjir Pengunjung


 Tedunan Bershalawat bersama Habib Syech Banjir Pengunjung Perbesar

HABIB Syech saat bershalawat di Desa Tedunan Kecamatan Kedung, Jepara, Kamis (1/9) malam.

HABIB Syech saat bershalawat di Desa Tedunan Kecamatan Kedung, Jepara, Kamis (1/9) malam.

JEPARA – Ribuan pengunjung memadati acara Tedunan Bersholawat Bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang di gelar pada Kamis (1/9) di halaman Yayasan Tasymirusy Syubban Desa Tedunan Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara.

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutinan di desa tersebut dalam rangka haul dan sunatan massal. Acara tersebut benar – benar meriah, sepanjang halaman yayasan Tasymirusy Syubban dan jalan Pecangaan-Kedung yang dijadikan tempat pengajian pun tak mamapu menampung banyaknya jamaah yang hadir. Mereka tak hanya datang dari Jepara, melainkan dari kota sekitarnya juga, seperti Demak, Kudus, dan Pati.

Banyak pengunjung yang membawa bendera dan dikibar – kibarkan untuk meramaikan suasana, baik bendera kelompok masing – masing, bendera Merah putih, dan banyak pula bendera yang bertuliskan Syekhermania, shalawat, dan pecinta Habib Syech. Nada shalawat terus mereka lantunkan untuk meningkatkan kecintaannya terhadap Nabi Muhammad.

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, “Rramaikan Jepara dengan bershalawat agar mendapat syafaat dari Nabi Muhammad, jaga terus kuntitas dan kualitas pendidikan yang berbasis agama di Jepara,” ucapnya.

Setelah di Desa Tedunan kegiatan bershalawat bersama Habib Syech masih berlanjut di Jepara, yaitu di Desa Langon Kecamatan Tahunan, Jepara setelah shalat Jumat dan malamnya di pendapa Kabupaten Jepara.

Pada Jumat (2/9) pagi pembacaan haul massal hingga sunatan massal. Lima anak yang mengikuti sunatan massal adalah warga Tedunan sendiri. Mereka mengaku senang dengan adanya sunat massal dan difasilitasi kemewahan dan syukuran bisa menghemat biaya.

Abdillah dari pengurus yayasan berharap agenda keagamaan seperti ini bisa semakin meningkatkan iman dan takwanya kepada Tuhan, dan semakin sadar betapa pentingnya pendidikan agama bagi anak – anak, dan yayasan yang berbasis agama di Jepara semakin maju. (ms)

 

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

Pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng, Rais Syuriah: Agendakan Rutin

20 April 2026 - 15:02 WIB

Trending di Bahtsul Masail