Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 28 Mar 2022 11:55 WIB ·

Tujuh Pendekar Pagar Nusa Jepara Panen Medali di Kejurnas


 Tujuh Pendekar Pagar Nusa Jepara Panen Medali di Kejurnas Perbesar

Membanggakan, Kontingen Pagar Nusa Jepara raih medali di Kejurnas IV, Senin (28/03/2022).


nujepara.or.id – Pendekara Pagar Nusa Kabupaten Jepara kembali meraih prestasi gemilang. Kali ini, tujuh atlet berhasil naik podium dalam Kejuaran Nasional (Kejurnas) dan Festival IV Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) resmi ditutup di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur.
Arief Ismono, Ketua Pagar Nusa Kabupaten Jepara, menyebut ada delapan atlet yang dikirim dalam kejuaraan yang berakhir tadi malam itu. Tujuh pendekar sukses meraih medali dan satu lainnya gagal.
“Kami masuk dalam tim Pagar Nusa Jawa Tengah yang berhasil meraih juara umum. Dari delapan atlet, tiga atlet dapat medali emas dan tiga perak,” kata Arief, Senin (28/3/2022).
Arief mengaku cukup puas dengan torehan prestasi itu. Sebab ini bisa menjadi pemantik atlet-atlet yang lain untuk berani berlaga di kejuaraan-kejuaraan nasional.
Selain itu, Arief juga meyakini bahwa prestasi itu bisa menjadi momentum untuk mensolidkan seluruh kelompok dan atlet di wilayah Jepara. Pasalnya, dirinya menilai sejauh ini soliditas itu belum terbangun dengan baik.
“Atlet-atlet atau ranting Pagar Nusa di wilayah Jepara utara misalnya, itu masih belum begitu terlihat. Padahal banyak potensi dari sana,” ujar Arief.
Arief mengharapkan, soliditas itu tidak hanya ditunjukkan dari kalangan atlet saja. Melainkan dari sekolah atau madrasah yang kini belum maksimal pembinaannya.
“Jadi, yang terpenting itu pemerataan pembinaan. Terutama di madrasah-madrasah atau yang di desa-desa. Karena ini kekuatan kita,” pungkas Arief. (qih)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar