Menu

Mode Gelap
UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

Kabar · 29 Jun 2024 10:36 WIB ·

Rektor Ajak Jaga Kebersihan Kampus UNISNU, Ikut Turun Langsung ke Sungai


 Rektor Ajak Jaga Kebersihan Kampus UNISNU, Ikut Turun Langsung ke Sungai Perbesar

nujepara.or.id – Ratusan sivitas akademika UNISNU Jepara lakukan kerja bakti bersih-bersih di sekitaran lingkungan kampus, antaranya area gedung baru dan sungai yang terletak di sisi belakang kampus. Rektor UNISNU, Prof Abdul Djamil pun ikut memimpin langsung kegiatan kerja bakti pada Jumat (28/6/2024) pagi.

Kegiatan difokuskan di sungai yang ada di belakang gedung Perpustakaan. Kerja bakti dimulai pukul 07.00 WIB, Rektor turun langsung ke sungai dan membersihkan sampah yang mulai menumpuk dan menghambat aliran sungai.

Rektor UNISNU Jepara, Prof Abdul Djamil (kaos merah) ikut turun langsung membersihkan sungai yang berada di komplek kampus UNISNU

Seluruh dosen dan tenaga kependidikan pun sangat bersemangat ikut membersihkan sungai. Sebagian antaranya didominasi sampah, ranting dan kayu.

“Sungai yang ada di belakang gedung perpustakaan itu sudah terlihat kumuh dan banyak sampah, sehingga harus segera dibersihkan, karena itu saya mengajak para pegawai untuk kerja bakti,” unggkap Rektor sebelum kerja bakti dimulai.

Ia bercerita tentang pengalamannya saat melihat sungai di area kampus luar negeri yang betul-betul dijaga ekosistem dan kebersihannya. UNISNU kebetulan dilewati aliran sungai, harapannya bisa mengadopsi hal baik tersebut. Sungai bukan saja merupakan suatu bagian dari lingkungan alam, namun sungai juga telah menjadi bagian penting dalam kaitannya dengan kehidupan manusia.

“Saya ingin sungai ini seperti yang ada di Universitas Leiden Belanda, tampilannya bersih dan menjadi daya tarik tersendiri,” tandas Rektor yang menjabat sejak 30 April 2024 itu.

Untuk ikut menjaga alam, Rektor UNISNU juga menerbitkan surat Edaran perihal Kampus Hijau. Lewat surat edaran nomor 53/ED/UNISNU/VI/2024 tentang peningkatan kesadaran kampus hijau. Edaran ini dimaksudkan untuk mewujudkan lingkungan kampus yang nyaman, bersih, teduh, indah, dan sehat.

Edaran yang dikeluarkan pada 14 Juni 2024 itu memberikan instruksi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Unisnu Jepara untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi menciptakan kampus hijau serta gerakan penanaman pohon pada lahan kosong di lingkungan kampus, untuk menjaga lingkungan kampus tetap teduh, bersih, indah, dan rapi.

Melalui edaran tersebut, Rektor melarang penebangan pohon atau pemotongan ranting yang dapat menghilangkan keteduhan dan keindahan kampus.

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Membuka Gembok “Penjara Digital”, Menjemput Jiwa yang Tertinggal di Balik Layar

9 April 2026 - 16:46 WIB

UNISNU Jepara Gelar GLOCAL Dialogue Series 2026, Angkat Peran Budaya Lokal di Kancah Global

8 April 2026 - 18:39 WIB

Digelar di Jepara, Kitab Karya Ulama Nusantara akan Dipamerkan di Forum Bahtsul Masail Jateng

6 April 2026 - 12:18 WIB

Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

5 April 2026 - 12:54 WIB

ILUSTRASI Kita Semua Ada di Sini, Dan Kita Tidak Hadir

Sabdo Dadi: Seni Menjadi Arsitek Realitas di Tengah Zaman yang Gaduh

5 April 2026 - 12:49 WIB

ILUSTRASI Sabdo Dadi: Seni Menjadi

Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan

30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Trending di Kabar