Menu

Mode Gelap
Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu? Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan? Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

Kabar · 7 Okt 2020 00:47 WIB ·

Gandeng Kemenag, IPNU – IPPNU Jepara Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah


 Gandeng Kemenag, IPNU – IPPNU Jepara Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Perbesar

nujepara.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Jepara menggandeng Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Jepara menggelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia Sekolah yang berlangsung di Aula Kemenag Jepara, Senin (28/9) pagi.

Kegiatan diikuti 30 peserta yang terdiri 15 pengurus PC IPNU dan 15 pengurus PC IPPNU Kabupaten Jepara. Hadir sebagai narasumber Fasilitator Pra Nikah Binhima Muhammad Burhan dan Imronah Hanani.

Ketua PC IPNU Jepara, Nurus Salam mengatakan kegiatan dilatarbelakangi tingginya angka dispensasi usia nikah dan perceraian di Kabupaten Jepara.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi dari tingginya angka dispensasi usia pernikahan dan perceraian di Jepara yang tergolong tinggi,” katanya.

Berangkat dari latar belakang tersebut digelarlah dua agenda yakni Pencegahan Nikah Usia Dini dan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah.

Kegiatan Pencegahan Nikah Usia Dini sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu serta dilaksanakan di 3 zona yakni Kecamatan Kalinyamatan, Kembang, dan Jepara.

“Setiap zona terdiri dari delegasi 5 – 6 Kecamatan di wilayah tersebut. Adapun pesertanya adalah siswa SMA batas maksimal usia 19 tahun,” tambahnya.

Ditambahkan, Kegiatan Pencegahan Nikah Usia Dini untuk pemateri dari Kemenag, Bimas Islam, juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). “Sehingga peserta selain memperoleh pengetahuan dari sisi agama juga kesehatan,” tambah Salam.

Hal lain ditambahkan Ketua PC IPPNU Jepara, Wiwik Widayati. Diungkapkan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah merupakan sosialisasi untuk kader IPNU – IPPNU yang akan menuju ke jenjang pernikahan.

“Menikah meski dianggap ‘remeh’ tapi hal ini sangat penting sebagai pondasi kader dalam mengarungi rumah tangga,” ungkapnya.

Pihaknya berharap kader yang sudah berumah tangga yang mengikuti aturan agama, kesehatan, dan lain sebagainya menjadi pionir untuk sosialisasi kepada kader-kader se-Kabupaten Jepara.

“Sehingga angka dispensasi nikah dan perceraian di Jepara bisa diminimalisir,” pungkasnya. (sm)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia

Fenomena “Raan”: Apakah Kebiasaan Kita Hari Ini Sedang Menghancurkan Masa Depan yang Kita Impikan?

23 Juli 2026 - 22:48 WIB

ILUSTRASI gadget menjadi "berhala" baru manusia modern

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara
Trending di Kabar