Menu

Mode Gelap
Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat Rehat Sejenak : Tentang Pulang dan Bekal yang Kita Bawa UNISNU Perkuat Wawasan Global Mahasiswa lewat Guest Lecture bersama Akademisi Skotlandia dan Irlandia

Kabar · 22 Jun 2021 08:45 WIB ·

Unisnu Siapkan Mahasiswa Ikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan Kampus Mengajar


 Unisnu Siapkan Mahasiswa Ikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan Kampus Mengajar Perbesar

Mahasiswa Prodi PBI FTIK Unisnu Jepara, mengikuti sosialisasi Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan Kampus Mengajar secara daring senin, 21/6/2021

nujepara.or.id – Program Studi Pendikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Unisnu Jepara, Senin (21/6/2021) kemarin memotivasi dan melakukan sosialisasi secara daring kepada para mahasiswanya untuk mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan Kampus Mengajar. Ini dilakukan dalam rangka menyambut program yang di luncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

Melalui forum virtual itu, ketua program studi PBI, Husni Mubarok menjelaskan kepada mahasiswa tentang pentingnya mengikuti program pertukaran mahasiswa dan kampus merdeka. Menurutnya ini menjadi kesempata berharga bagi mahasiswa dengan mengikuti program ini. Pasalnya, program ini akan memberikan pengalaman menarik kepada mahasiswa selama mengikuti program.

Program pertukaran mahasiswa merdeka misalnya, selain mengikuti pembelajaran mata kuliah di perguruan tinggi lain, mahasiswa yang mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka juga akan mendapatkan pengalaman langsung berinteraksi dengan mahasiswa dari daerah lain dan mempelajari kebudayaan daerah lain melalui Modul Nusantara. Modul Nusantara ini senilai 2 sks dan wajib diambil oleh mahasiswa peserta program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Modul Nusantara dilaksanakan di perguruan tinggi penerima. Modul Nusantara dibagi ke dalam empat jenis kegiatan yaitu kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial. Dalam pelaksanaan Modul Nusantara, mahasiswa akan dibimbing oleh dosen pembimbing modul nusantara dan dibantu oleh mentor.

“Dalam program pertukaran mahasiswa merdeka, nantinya mahasiswa mendapatkan pengakuan resmi mata kuliah maksimal 20 SKS. Mahasiswa juga akan mendapatakan dukungan insentif selama mengikuti program, diantaranya bantuan transportasi, Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya hidup selama 4 bulan, bantuan akomodasi dan juga pulsa”, jelas Husni.

Selain itu Husni Mubarok, juga mengajak mahasiswanya untuk mengikuti program kampus mengajar. Program ini bertujuan untuk membekali mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan dan keahlian yang berguna untuk memasuki masa depan. Nantinya mahasiswa akan menjadi partner guru dan sekolah dalam melakukan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran di SD maupun di SMP.

Program Kampus Mengajar bukan hal baru lagi bagi priodi PBI ini, karena sebalumnya beberapa mahasiswa prodi PBI telah berhasil lolos dan aktif mengikuti pada angkatan sebelumnya. Ini menjadi modal prodi peningkatkan partisipasi dalam progam Kampus Mengajar angkatan 2 tahun 2021. (Az)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Puncak Ramadhan: Menuju Titik Nol (Suwung)

19 Maret 2026 - 20:22 WIB

Menuju Puncak Ramadhan

Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial

19 Maret 2026 - 08:46 WIB

Rau Launching Mobil Layanan Ummat

Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

18 Maret 2026 - 13:46 WIB

ILUSTRASI Rukyatul Hilal untuk menentukan 1 Syawal 1447 H

Netra Kasunyatan, Rahasia Mata Batin Menavigasi Hidup di Balik Cahaya dan Kekosongan

18 Maret 2026 - 11:50 WIB

ILUSTRASI Netra Kasunyatan

Lampah Samarpan, Teknik Final Menyambut Malam Anugerah 1000 Bulan

18 Maret 2026 - 11:36 WIB

Lampah Samarpan
Trending di Kabar