Menu

Mode Gelap
Maulid Nabi Muhammad SAW: Tauhid, Islam Transformatif, dan Ilmu Sosial Profetik Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

Kabar · 27 Agu 2022 03:42 WIB ·

Baznas Jepara Distribusikan Hasil GBS Rp278,8 Juta ke 166 Warga Lima Kecamatan 


 Baznas Jepara Distribusikan Hasil GBS Rp278,8 Juta ke 166 Warga Lima Kecamatan  Perbesar

nujepara.or.id – Baznas Jepara mendistribusikan hasil Gerakan Bulan Sedekah (GBS) kepada 166 warga penerima yang tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Ukir. Distribusi hasil GBS yang nominalnya mencapai ratusan juta rupiah itu digelar secara maraton dalam dua pekan ini.

Distribusi GBS dilakukan di masing-masing pendopo kecamatan penerima. Bantuan untuk Kecamatan Mlonggo dilaksanakan pada Selasa (16/8/2022), Nalumsari Kamis (18/8/2022), Welahan pada Jumat (19/8/2022), Bangsri (23/8/2022) dan Kembang (24/8/2022). 

Hasil GBS yang didistribusikan ke lima kecamatan sebesar Rp 278.806.461,-. Rinciannya untuk warga Kecamatan Mlonggo sebesar Rp 54.1 juta,  Nalumsari Rp 53,6 juta, Welahan Rp 78,9 juta, Bangsri Rp 39,7 juta dan Kembang Rp 52,4 juta. 

“Hasil GBS yang dikembalikan ke masyarakat diperuntukkan untuk kegiatan produktif. Semoga bermanfaat untuk para penerima yang jumlahnya 166 warga,” kata Ketua Baznas Jepara Sholih.

Mantan Sekda Jepara ini berpesan kepada penerima manfaat agar bantuan dari hasil GBS ini digunakan dengan positif agar dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Jika hal itu tercapai, maka kegiatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah oleh Baznas juga bisa terus terus dioptimalkan sebagai alternatif solusi bagi masalah sosial ekonomi masyarakat.”Ujungnya itu harus ada kontribusinya untuk perekonomian umat,” jelasnya didampingi komisioner Baznas Jepara Nur Salim.

Nur Salim mengatakan Baznas memang lembaga pemerintah non struktural yang memberikan bantuan produktif kepada masyarakat. Namun bantuan itu bukan dari pemerintah tapi dari sedekah warga yang dikembalikan lagi ke masyarakat untuk pengembangan usaha produktif.
“Misalnya untuk bantuan modal usaha bukan digunakan untuk konsumtif langsung habis, bantu yang mau usaha atau yang sudah mempunyai usaha tapi masih perlu bantuan,” kata Salim yang juga pengurus PCNU Jepara ini.

Sementara itu, salah seorang penerima Sungati sangat senang dan bersyukur dapat bantuan satu ekor kambing. Ia berharap kambing itu bisa menjadi awal perbaikan ekonomi keluarganya.

“Matur nuwun sanget dumateng Baznas kulo angsal bantuan mendo, mugi-mugi saget berkembang,” harap warga Desa Sinaggul Kecamatan Mlonggo Jepara ini.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid

16 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Ula | Loji Gunung Donoroso

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa

16 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi 'Mesuh Sarira' dalam Falsafah Jawa

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

11 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

35 Tahun UNISNU Jepara: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

3 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

3 Agustus 2026 - 13:50 WIB

DAFTAR Sembilan Ranting NU se-Batealit yang Dilantik, Ini Pesan Rais Syuriah PCNU Jepara

Ketika Semua Sandaran Runtuh, Di Mana Engkau Menaruh Hatimu?

23 Juli 2026 - 22:56 WIB

ILUSTRASI kecemasan manusia
Trending di Kabar