Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 29 Mei 2021 05:41 WIB ·

Ansor Tahunan Gelar PKD Sesuai Protokol Kesehatan


 Ansor Tahunan Gelar PKD Sesuai Protokol Kesehatan Perbesar

PAC GP Ansor Tahunan gelar PKD sesuai dengan prokes yang ketat. (Foto: Istimewa)

nujepara.or.id – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) di kompleks Masjid Baitudz Dzakirin, Desa Tegalsambi pada Jum’at-Sabtu (28-29/5).

“Kegiatan PKD ini merupakan pelaksanaan program kerja PAC Ansor Tahunan untuk mempersiapkan kaderisasi yang berjenjang, sistematis, dan terukur,” kata Ketua PAC Ansor Kecamatan Tahunan, M. Charisul Huda.

Pihaknya mengapresiasi semangat kader Ansor Kecamatan Tahunan yang telah berpartisipasi dalam PKD ini.

“Awalnya kami menargetkan peserta sekitar 50 orang saja, namun sampai pelaksanaan PKD tercatat lebih dari itu,” lanjut Charis.

Sebenarnya ia cukup khawatir dengan kondisi pandemi covid-19 yang kembali mewabah, namun setelah berkoordinasi dengan pihak berwenang PKD tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Dengan PKD ini, kami juga membiasakan kenormalan baru, cuci tangan dengan air mengalir, memakai masker dan jarak antar peserta diatur. Tempatnya pun di ruang terbuka dan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh Bagana sebelum PKD dimulai,” lanjut Charis.

Hal lain ditambahkan Sekretaris PAC GP Ansor Tahunan, Ahmad Afandi. Menurutnya kegiatan PKD  dirancang untuk memenuhi kebutuhan kader dan pemimpin di tingkat desa atau ranting.

“Kaderisasi pimpinan ranting harus dipersiapkan dengan matang. Pemberian materi Ahlusunnah Wal Jama’ah An Nahdliyyah, Ke-NU-an dan ke-Ansor-an terintegrasi dengan pemantapan wawasan kebangsaan dan bela negara sekaligus,” ujar Afandi.

“Bagi kader Ansor, NKRI harga mati. Keislaman dan kebangsaan ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan,” pungkasnya. (za)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Kabar · 29 Mei 2021 05:41 WIB ·

Ansor Tahunan Gelar PKD Sesuai Protokol Kesehatan


 Ansor Tahunan Gelar PKD Sesuai Protokol Kesehatan Perbesar

PAC GP Ansor Tahunan gelar PKD sesuai dengan prokes yang ketat. (Foto: Istimewa)

nujepara.or.id – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) di kompleks Masjid Baitudz Dzakirin, Desa Tegalsambi pada Jum’at-Sabtu (28-29/5).

“Kegiatan PKD ini merupakan pelaksanaan program kerja PAC Ansor Tahunan untuk mempersiapkan kaderisasi yang berjenjang, sistematis, dan terukur,” kata Ketua PAC Ansor Kecamatan Tahunan, M. Charisul Huda.

Pihaknya mengapresiasi semangat kader Ansor Kecamatan Tahunan yang telah berpartisipasi dalam PKD ini.

“Awalnya kami menargetkan peserta sekitar 50 orang saja, namun sampai pelaksanaan PKD tercatat lebih dari itu,” lanjut Charis.

Sebenarnya ia cukup khawatir dengan kondisi pandemi covid-19 yang kembali mewabah, namun setelah berkoordinasi dengan pihak berwenang PKD tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Dengan PKD ini, kami juga membiasakan kenormalan baru, cuci tangan dengan air mengalir, memakai masker dan jarak antar peserta diatur. Tempatnya pun di ruang terbuka dan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh Bagana sebelum PKD dimulai,” lanjut Charis.

Hal lain ditambahkan Sekretaris PAC GP Ansor Tahunan, Ahmad Afandi. Menurutnya kegiatan PKD  dirancang untuk memenuhi kebutuhan kader dan pemimpin di tingkat desa atau ranting.

“Kaderisasi pimpinan ranting harus dipersiapkan dengan matang. Pemberian materi Ahlusunnah Wal Jama’ah An Nahdliyyah, Ke-NU-an dan ke-Ansor-an terintegrasi dengan pemantapan wawasan kebangsaan dan bela negara sekaligus,” ujar Afandi.

“Bagi kader Ansor, NKRI harga mati. Keislaman dan kebangsaan ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan,” pungkasnya. (za)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar