Menu

Mode Gelap
R.A. Kartini dalam Perspektif Cultural Studies: Agama sebagai Spirit Emansipasi dan Kesadaran Kultural Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim R.A. Kartini dalam Perspektif Postkolonial: Reinterpretasi Agama, Budaya, dan Emansipasi Perempuan melalui Tulisan Tulisannya Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas

Kabar · 22 Okt 2020 03:12 WIB ·

Berorganisasi di NU Harus Diniatkan Berkhidmah


 Berorganisasi di NU Harus Diniatkan Berkhidmah Perbesar

nujepara.or.id – Berorganisasi di IPNU IPPNU itu diniatkan berkhidmah, baik itu di ranting, anak cabang, cabang atau yang lainnya. Harus ikhlas, bukan karena ingin dapat keuntungan yang lain. Demikian pesan yang disampaikan oleh KH. Mukharror Afif, Lc selaku Rais Syuriah PRNU Purwogondo dalam kegiatan Pelantikan Pengurus IPNU IPPNU Desa Purwogondo pada Sabtu malam (17/10/2020) di Gedung Muslimat NU Purwogondo Kalinyamatan Jepara.

Lebih lanjut Kiai Mukharror menerangkan berkhidmah di NU harus ikhlas, harus karena Allah ta’alaa, insya’allah nanti dapat barakah. “Kalian berkhidmah di NU sama saja berkhidmah kepada Mbah Hasyim dan para kyai. Karena NU didirikan oleh Mbah Hasyim dan para kyai,” terangnya. Karena IPNU IPPNU merupakan badan otonom NU, lanjutnya. Maka berkhidmah di IPNU IPPNU sama saja berkhidmah di NU.

“IPNU IPPNU itu sama saja cucunya Mbah Hasyim. Ketika kita membuat kegiatan yang bermanfaat sama saja berkhidmah kepada Mbah Hasyim,” tambahnya.

Kiai Mukharror mengutip pesan dari Mbah Hasyim Asy’ari siapa yang mengurus NU, maka akan diakui sebagai santrinya. Oleh karena itu berkhidmah di NU harus benar-benar ikhlas dan niat mengikuti dawuh Ulama,” pesannya. Terakhir, ia berpesan kepada pengurus IPNU IPPNU untuk bisa menjaga nama baik organisasi, karena IPNU IPPNU merupakan organisasi keagamaan.”Kami harap pengurus IPNU IPPNU bisa menjaga nama baik organisasi dengan cara bersikap sopan, berahlak baik, dan harus bisa menjaga jarak antara laki-laki dan perempuan,” tandasnya. (yw)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

Pembukaan Bahtsul Masail PWNU Jateng, Rais Syuriah: Agendakan Rutin

20 April 2026 - 15:02 WIB

Bahtsul Masail Tingkat Jateng Segera Digelar, Ini Materi Asilah yang akan Dibahas

18 April 2026 - 10:05 WIB

Panitia Bahtsul Masail PWNU Jateng dan PCNU Jepara.

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Trending di Kabar