Menu

Mode Gelap
Harlah 1 Abad NU, Ini 7 Link Twibbon yang Mudah Digunakan Harlah 1 Abad NU Dihadiri Presiden Jokowi, Ini Rangkaian Kegiatannya Lakpesdam NU Jepara Tancap Gas Penguatan Kaderisasi NU, PD-PKPNU Angkatan Ke-3 Digelar di Mlonggo Awal Maret 2023 Kiai Charis Turun Langsung Sosialisasikan RSNU Jepara, Gencarkan SIDoWaRaS Hingga Ranting Wakaf 4 m2 untuk RSNU, Petinggi Tahunan: Warga NU
Harus Dukung Inovasi Bidang Kesehatan

Kabar · 24 Mei 2016 06:00 WIB ·

Desa Mesti Siap Jika Terjadi Bencana


 Desa Mesti Siap Jika Terjadi Bencana Perbesar

JEPARA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara melalui Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Senin (23/5)-Selasa (24/5) melakukan kegiatan pelatihan pengembangan desa siaga bencana di pendapa Balai Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan. Desa terus didoronng dan dilatih agar siap melakukan langkah-langkah antisipasi dan penyelamatan awal jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
Kegiatan ini diikuti 60 peserta, terdiri atas perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW, tokoh perempuan, PKK, tokoh pemuda, karang taruna dan relawan di Desa Tegalsambi.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara Lulus Suprayetno melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jepara Kusdiyarto menjelaskan kegiatan pelatihan pengembangan desa siaga bencana ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana dalam menghadapi bencana/musibah.
” Menurut Indeks Rawan Bencana (IRBI) 2011, Jepara merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki risiko kerawanan bencana kategori tinggi, yakni peringkat ke 6 di Jateng, dan peringkat 21 secara nasional.Ddalam IRBI 2013 Jepara menempati peringkat 15 di Jateng dan 209 secara nasional. Desa peru memiliki sumber daya yang cukup untuk melakukan langkah-langkah siaga bencana,” ungkap dia.
Pelatihan ini selain dilaksanakan di Desa Tegalsambi, juga akan dilaksanakan di Desa Pendem Kecamatan Kembang pada 25-26 Mei, dan di Desa Pancur Kecamatan Mayong pada 1-2 Juni mendatang. Desa-desa ini rawan terjadi bencana, di antaranya banjir dan longsor.
Narasumber kegiatan ini adalah dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Jepara, Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, dengan metode penyampaiannya melalui metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan diakhiri dengan kegiatan simulasi/praktik penanganan bencana. (ms)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Harlah 1 Abad NU, Ini 7 Link Twibbon yang Mudah Digunakan

7 Februari 2023 - 02:44 WIB

Ilustrasi twibbon Harlah 1 Abad NU

Harlah 1 Abad NU Dihadiri Presiden Jokowi, Ini Rangkaian Kegiatannya

7 Februari 2023 - 02:23 WIB

SMP Tahfizd Annur Mangunan Tanamkan Pendidikan Aswaja di Peringatan Satu Abad NU

7 Februari 2023 - 00:13 WIB

Ketua PCNU Jepara: Peringatan Satu Abad NU Momentum untuk Refleksi

5 Februari 2023 - 05:11 WIB

Lakpesdam NU Jepara Tancap Gas Penguatan Kaderisasi NU, PD-PKPNU Angkatan Ke-3 Digelar di Mlonggo Awal Maret 2023

4 Februari 2023 - 08:58 WIB

Jajaran Lakpesdam PCNU Jepara menggelar rapat koordinasi dengan pengurus MWCNU Mlonggo dan Kepala SMK Az-Zahra Mlonggo terkait persiapan pelaksanaan PD-PKPNU angkatan ke-3.

Kiai Charis Turun Langsung Sosialisasikan RSNU Jepara, Gencarkan SIDoWaRaS Hingga Ranting

3 Februari 2023 - 23:03 WIB

Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara KH Charis Rohman mengukuhkan lembaga-lembaga Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kecapi 3 di Masjid Ar-Roudloh, Kecapi Kaligede RT 18 RW 03 Kecapi Tahunan Jepara, Kamis (2/2/2023) malam.
Trending di Kabar
%d blogger menyukai ini: