Menu

Mode Gelap
Gerakan Wakaf Massal Kec. Pakis Aji: Kalaborasi KUA Pakis Aji, Pemdes Tanjung dan UNISNU Jepara PCNU Jepara Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Sumberrejo Donorojo PCNU Jepara Buka Posko Peduli Bencana 2026, Tingkatkan Sinergi untuk Penanggulangan Bencana Haul Gus Dur ke-16 dan Harlah NU ke-103 Digelar di Pusat Pemerintahan Jepara, Teguhkan Persatuan dan Komitmen Kebangsaan Praktikum Haji, Prodi PAI UNISNU Jepara Gelar Manasik di Wisata Edukasi Religi Boyolali

Kabar · 24 Mei 2016 06:00 WIB ·

Desa Mesti Siap Jika Terjadi Bencana


 Desa Mesti Siap Jika Terjadi Bencana Perbesar

JEPARA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara melalui Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Senin (23/5)-Selasa (24/5) melakukan kegiatan pelatihan pengembangan desa siaga bencana di pendapa Balai Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan. Desa terus didoronng dan dilatih agar siap melakukan langkah-langkah antisipasi dan penyelamatan awal jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
Kegiatan ini diikuti 60 peserta, terdiri atas perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW, tokoh perempuan, PKK, tokoh pemuda, karang taruna dan relawan di Desa Tegalsambi.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara Lulus Suprayetno melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jepara Kusdiyarto menjelaskan kegiatan pelatihan pengembangan desa siaga bencana ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana dalam menghadapi bencana/musibah.
” Menurut Indeks Rawan Bencana (IRBI) 2011, Jepara merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki risiko kerawanan bencana kategori tinggi, yakni peringkat ke 6 di Jateng, dan peringkat 21 secara nasional.Ddalam IRBI 2013 Jepara menempati peringkat 15 di Jateng dan 209 secara nasional. Desa peru memiliki sumber daya yang cukup untuk melakukan langkah-langkah siaga bencana,” ungkap dia.
Pelatihan ini selain dilaksanakan di Desa Tegalsambi, juga akan dilaksanakan di Desa Pendem Kecamatan Kembang pada 25-26 Mei, dan di Desa Pancur Kecamatan Mayong pada 1-2 Juni mendatang. Desa-desa ini rawan terjadi bencana, di antaranya banjir dan longsor.
Narasumber kegiatan ini adalah dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Jepara, Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, dengan metode penyampaiannya melalui metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan diakhiri dengan kegiatan simulasi/praktik penanganan bencana. (ms)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gerakan Wakaf Massal Kec. Pakis Aji: Kalaborasi KUA Pakis Aji, Pemdes Tanjung dan UNISNU Jepara

19 Januari 2026 - 14:36 WIB

PCNU Jepara Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Sumberrejo Donorojo

15 Januari 2026 - 09:58 WIB

PCNU Jepara Buka Posko Peduli Bencana 2026, Tingkatkan Sinergi untuk Penanggulangan Bencana

13 Januari 2026 - 19:11 WIB

Haul Gus Dur ke-16 dan Harlah NU ke-103 Digelar di Pusat Pemerintahan Jepara, Teguhkan Persatuan dan Komitmen Kebangsaan

9 Januari 2026 - 14:47 WIB

Tahun 2026 Bakal Muncul 4 Gerhana Matahari dan Bulan

8 Januari 2026 - 16:43 WIB

Praktikum Haji, Prodi PAI UNISNU Jepara Gelar Manasik di Wisata Edukasi Religi Boyolali

8 Januari 2026 - 16:24 WIB

Trending di Kabar