Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 24 Mei 2016 06:00 WIB ·

Desa Mesti Siap Jika Terjadi Bencana


 Desa Mesti Siap Jika Terjadi Bencana Perbesar

JEPARA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara melalui Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Senin (23/5)-Selasa (24/5) melakukan kegiatan pelatihan pengembangan desa siaga bencana di pendapa Balai Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan. Desa terus didoronng dan dilatih agar siap melakukan langkah-langkah antisipasi dan penyelamatan awal jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
Kegiatan ini diikuti 60 peserta, terdiri atas perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW, tokoh perempuan, PKK, tokoh pemuda, karang taruna dan relawan di Desa Tegalsambi.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara Lulus Suprayetno melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jepara Kusdiyarto menjelaskan kegiatan pelatihan pengembangan desa siaga bencana ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana dalam menghadapi bencana/musibah.
” Menurut Indeks Rawan Bencana (IRBI) 2011, Jepara merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki risiko kerawanan bencana kategori tinggi, yakni peringkat ke 6 di Jateng, dan peringkat 21 secara nasional.Ddalam IRBI 2013 Jepara menempati peringkat 15 di Jateng dan 209 secara nasional. Desa peru memiliki sumber daya yang cukup untuk melakukan langkah-langkah siaga bencana,” ungkap dia.
Pelatihan ini selain dilaksanakan di Desa Tegalsambi, juga akan dilaksanakan di Desa Pendem Kecamatan Kembang pada 25-26 Mei, dan di Desa Pancur Kecamatan Mayong pada 1-2 Juni mendatang. Desa-desa ini rawan terjadi bencana, di antaranya banjir dan longsor.
Narasumber kegiatan ini adalah dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Jepara, Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, dengan metode penyampaiannya melalui metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan diakhiri dengan kegiatan simulasi/praktik penanganan bencana. (ms)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim

21 April 2026 - 13:37 WIB

Hari Kartini, YPMNU Jepara Gelar Workshop Kurikulum Maritim
Trending di Kabar