Menu

Mode Gelap
Iedul Fitri dan Hari Anti-Kelaparan Sedunia Syarat “Ngaji” di Mbah Google dan Internet Kuatkan UMKM, Ansor Jalin Kerjasama Dengan BNI Jepara NU Jepara Dukung Progam 1 Juta Vaksin Booster Suluk Mantingan : Membangun Relasi Agama, Seni dan Budaya

Kabar · 4 Apr 2022 09:21 WIB ·

Ngaji Posonan di Lapas, Fatayat NU Jepara Semangati Warga Binaan Tatap Masa Depan


 Ngaji Posonan di Lapas, Fatayat NU Jepara Semangati Warga Binaan Tatap Masa Depan Perbesar

Ketua PC Fatayat NU Jepara Nanik (batik hijau) menyerahkan buku panduan ibadah kepada perwakilan warga binaan Lapas Kelas I B Jepara.


nujepara.or.id – Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Jepara ngaji posonan di Lapas Kelas II B Jepara. Para warga binaan perempuan itu diajak muhasabah untuk perbaikan diri. Selain itu bekal pengetahuan tentang agama juga disampaikan agar bisa menjadi panduan dalam kehidupan mereka.
Kegiatan ngaji posonan di Lapas Kelas II B Jepara ini merupakan bagian dari kegiatan yang dijalankan jajaran PCNU Jepara selama Ramadan 1443 H. Ngaji posonan ini juga digelar oleh pengurus Rijalul Ansor di sejumlah lokasi lain seperti musala RSUD RA Kartini, Masjid Nurul Qodim kompleks Kodim 0719/Jepara dan lainnya.
Ketua PC Fatayat NU Jepara, Nanik, menyebut ngaji posonan ini akan berlangsung selama 21 hari ke depan. Kegiatan ngaji posonan ini digelar pada pukul 08.00-09.00 WIB.
Ada sebelas warga binaan perempuan Lapas Jepara yang ikut ngaji posonan. Mereka sangat antusias ketika diberi pencerahan dari Fatayat.
Antusiasme para warga binaan terlihat salah satunya dari keinginan mereka yang ingin diberi Al-qur’an dan perlengkapan sholat. Selain mengkaji keutamaan-keutamaan ramadan, dalam pengajian tersebut juga dibahas tema-tema fiqh dasar.
“Nanti kita usahakan beri mereka yang baru. Supaya mereka lebih semangat beribadah,” kata Nanik, , Senin (4/3/2022).

Nanik menyebut, Pada hari pertama, Nanik menilai para warga binaan itu sangat semangat mendengarkan ceramah-ceramah keagamaan. Materi yang disampaikan memang bermuara agar warga binaan introspeksi, muhasabah dan juga bisa memperbaiki diri untuk kehidupan masa depannya.
“Ada beberapa yang menangis. Sedih, ketika kita mulai mengaji,” kata Nanik
Selama bulan Ramadan ini, PC Fatayat NU Jepara akan mengaji kitab Fadhailul Ramadhan. Kitab ini berisi tema-tema keutamaaan bulan Ramadan.
Nanik memberikan energi semangat hidup bagi para narapidana. Mereka diajak tetap mensyukuri apapun yang terjadi hari ini.
“Itu semua kehendak Allah. Tapi saya yakinkan, pasti ada hikmah di balik semua yang terjadi di garis hidup kita,” tutur Nanik. (qih)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Kabar · 4 Apr 2022 09:21 WIB ·

Ngaji Posonan di Lapas, Fatayat NU Jepara Semangati Warga Binaan Tatap Masa Depan


 Ngaji Posonan di Lapas, Fatayat NU Jepara Semangati Warga Binaan Tatap Masa Depan Perbesar

Ketua PC Fatayat NU Jepara Nanik (batik hijau) menyerahkan buku panduan ibadah kepada perwakilan warga binaan Lapas Kelas I B Jepara.


nujepara.or.id – Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Jepara ngaji posonan di Lapas Kelas II B Jepara. Para warga binaan perempuan itu diajak muhasabah untuk perbaikan diri. Selain itu bekal pengetahuan tentang agama juga disampaikan agar bisa menjadi panduan dalam kehidupan mereka.
Kegiatan ngaji posonan di Lapas Kelas II B Jepara ini merupakan bagian dari kegiatan yang dijalankan jajaran PCNU Jepara selama Ramadan 1443 H. Ngaji posonan ini juga digelar oleh pengurus Rijalul Ansor di sejumlah lokasi lain seperti musala RSUD RA Kartini, Masjid Nurul Qodim kompleks Kodim 0719/Jepara dan lainnya.
Ketua PC Fatayat NU Jepara, Nanik, menyebut ngaji posonan ini akan berlangsung selama 21 hari ke depan. Kegiatan ngaji posonan ini digelar pada pukul 08.00-09.00 WIB.
Ada sebelas warga binaan perempuan Lapas Jepara yang ikut ngaji posonan. Mereka sangat antusias ketika diberi pencerahan dari Fatayat.
Antusiasme para warga binaan terlihat salah satunya dari keinginan mereka yang ingin diberi Al-qur’an dan perlengkapan sholat. Selain mengkaji keutamaan-keutamaan ramadan, dalam pengajian tersebut juga dibahas tema-tema fiqh dasar.
“Nanti kita usahakan beri mereka yang baru. Supaya mereka lebih semangat beribadah,” kata Nanik, , Senin (4/3/2022).

Nanik menyebut, Pada hari pertama, Nanik menilai para warga binaan itu sangat semangat mendengarkan ceramah-ceramah keagamaan. Materi yang disampaikan memang bermuara agar warga binaan introspeksi, muhasabah dan juga bisa memperbaiki diri untuk kehidupan masa depannya.
“Ada beberapa yang menangis. Sedih, ketika kita mulai mengaji,” kata Nanik
Selama bulan Ramadan ini, PC Fatayat NU Jepara akan mengaji kitab Fadhailul Ramadhan. Kitab ini berisi tema-tema keutamaaan bulan Ramadan.
Nanik memberikan energi semangat hidup bagi para narapidana. Mereka diajak tetap mensyukuri apapun yang terjadi hari ini.
“Itu semua kehendak Allah. Tapi saya yakinkan, pasti ada hikmah di balik semua yang terjadi di garis hidup kita,” tutur Nanik. (qih)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Muharram, Masjid Baitul Muttaqin Bulungan Santuni 20 Yatim Piatu

8 Agustus 2022 - 05:53 WIB

Harlah Unisnu Ke-31: Candradimuka Pemimpin Masa Depan Jepara

7 Agustus 2022 - 03:33 WIB

Ketua PBNU : Jangan Kiaikan Dukun, Kita Harus Selektif

4 Agustus 2022 - 02:37 WIB

Ilustrasi praktik perdukunan (@dukunsantet)

PCNU Jepara Lantik PRNU Guyangan II

2 Agustus 2022 - 05:28 WIB

NU Harus Lebih Peka Pada Rakyat Kecil

1 Agustus 2022 - 13:49 WIB

Malam Puncak Gebyar Muharram, MWC NU Kedung Gelar Doa Bersama

1 Agustus 2022 - 13:33 WIB

Trending di Hujjah Aswaja
%d blogger menyukai ini: