Menu

Mode Gelap
Bupati Apresiasi UNISNU International Forum, Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Pariwisata Berkelanjutan Manifesto Pemberontakan Batin: Membunuh Robot di Dalam Jiwa Festival Kenduri Tani, Wujud Syukur Petani Desa Telukawur Menjaga Tradisi Rau Launching Mobil Layanan Ummat, Perkuat Kepedulian Sosial Muncul Wacana Lebaran Bareng, Ini Sikap PBNU: Hilal Belum Penuhi Syarat

Hujjah Aswaja · 5 Sep 2022 14:18 WIB ·

Genjot Kualitas Guru TPQ di Jepara, Ini Yang Dilakukan Yanbu’a 


 Genjot Kualitas Guru TPQ di Jepara, Ini Yang Dilakukan Yanbu’a  Perbesar

nujepara.or.id – Lajnah Muroqobah Yanbu’a (LMY) Kabupaten Jepara mengadakan workshop atau Bimbingan Muqri Yanbu’a (BMY) untuk meningkatkan kualitas pendidik dalam mengajar. Kegiatan tersebut berlangsung di tiga titik yaitu di Gedung Muslimat NU, TPQ Al Ihsan dan TPQ Al A’la Margoyoso, Kalinyamatan, Jepara.

Acara dibuka langsung oleh ketua Pengurus daerah LMY Kabupaten Jepara Abdulloh Hafidz, Ahad (4/9/2022). Sebanyak 330 guru pendidik dari TPQ se-Kecamatan Kalinyamatan dan Welahan antusias menyimak materi penguatan metode mengajar Yanbu’a dari awal sampai akhir.

BMY kali ini digelar secara serentak setelah dua tahun vakum akibat pandemi covid-19.
Mengundang pemateri dari LMY Kabupaten Jepara, Abdulloh Hafidz, peserta diajak menyamakan metode belajar. Materi yang diberikan dalam Bimbingan Muqri Yanbu’a 2022 ini pembelajaran kitab jilid metode Yanbu’a dengan baik dan benar mulai dari jilid pra sampai jilid 7.

Ketua Panitia Penyelenggara, Sucipto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan bimbingan terhadap para Pendidik Al-Qur’an di Kabupaten Jepara.

“Bimbingan Muqri Yanbu’a ini dilaksanakan di masing-masing kecamatan atau gabungan dua kecamatan, dengan tujuan untuk menyamakan metode, melatih metode pembelajaran kitab jilid dan meningkatkan kualitas guru,” kata Sucipto.

Lebih lanjut, pelatihan bimbingan Muqri Yanbu’a dibagi menjadi tiga rombongan belajar, yakni kelas 1 (jilid pra 1 dan 2) kelas 2 (jilid 3 dan 4) dan kelas 3 (jilid 5, 6 dan 7).

Sucipto berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, para pendidik TPQ di Kabupaten Jepara dapat meningkat kualitasnya dalam memberikan pembelajaran metode belajar mengajar yang tepat sesuai dengan kaidah metode Yanbu’a.

“Harapannya, semoga bisa diikuti semua guru TPQ di Jepara, dan bisa berjalan rutin setiap tahunnya. Sekaligus bisa meningkatkan kualitas guru dalam mendidik santri-santrinya,” harapnya.

Salah seorang peserta, Malikhatus merasa senang dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan pelatihan bimbingan Muqri Yanbu’a, hingga selesai. Guru TPQ Roudlotul Qur’an itu mengungkapkan, materi yang diberikan cukup mudah dipahami dan perlu diterapkan di lembaganya.

“Alhamdulillah senang, bisa mengikuti pelatihan ini. Saya merasa dapat banyak ilmu baru dari sini, dan perlu belajar lebih banyak lagi,” ujarnya. (Hs)

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja