Menu

Mode Gelap
NU Sorong Papua Kirimkan Santri ke Jepara, Salah Satunya Kuliah di UNISNU Dimakamkan di Mayong, Ini Kisah Raden Ayu Mas Semangkin Sang Senopati Perang Lereng Muria Rayakan 1 Muharram, NU Ranting Bulungan Gelar Doa Bersama Pawai Obor Warga NU Desa Bawu Sambut Tahun Baru 1446 Hijriyah, Momentum Perkuat Semangat Hijrah ke Arah Kebaikan YPM NU Jepara Boyong Empat Tropy Juara di Gebyar PAUD dan TPQ Tingkat Jateng

Kabar · 25 Okt 2021 13:17 WIB ·

Hari Santri, IPNU-IPPNU Petekeyan Gelar Gebyar Maulid


 Hari Santri, IPNU-IPPNU Petekeyan Gelar Gebyar Maulid Perbesar

KH. Zubaidi Masyhud sampaikan tausiyah untuk kader IPNU IPPNU.

nujepara.or.id – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri tahun 2021, Pimpinan Ranting (PR) IPNU – IPPNU Desa Petekeyan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara menggelar Gebyar Maulid yang diisi dengan berbagai lomba untuk pelajar di Desa Petekeyan.

Perlombaan yang digelar mulai dari jenjang PAUD sampai MA dan Antar Mushala Pondok Pesantren. Ada 7 lomba yang digelar yaitu Srakalan, Adzan, Membaca Al-Barjanji, Olimpiade Aswaja, Tahfidz Juz Amma, Mewarnai, Imlak. Kegiatan lomba berlangsung Senin – Rabu (18-20/10/2021) yang tersentral di Gedung NU Desa Petekeyan.

Ketua PAC IPPNU Tahunan Rafelia Agustiani mengapresiasi kegiatan tersebut. menurutnya kegiatan yang melibatkan banyak pihak ini tentunya akan berdampak besar terhadap pergerakan IPNU IPPNU di Desa Petekeyan.

“Semoga pergerakan IPNU-IPPNU di Ranting tambah masif pasca kegiatan ini dan anggota kader tambah banyak,” harap Rafelia.

Selain beragam lomba acara puncaknya Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Desa Petelekeyan masa khidmah 2021-2023. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Baitu Hidayatit Taqwa yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, Badan Otonom Nahdlatul Ulama’ (Muslimat, Ansor, Fatayat), PAC, dan PC IPNU-IPPNU Jepara.

Hadir menyampaikan tausiyah KH. Zubaidi Masyhud. Dalam ceramahnya ia berpesan kepada kader IPNU-IPPNU agar mempunyai perangai akhlak mulia, ngluhurake agama Allah SWT lewat IPNU-IPPNU dengan niatan Lillahi ta’ala.

“Sebagai kader IPNU-IPPNU tidak boleh menjadi ajang sangar-sangaran. IPNU-IPPNU harus tetap mengkaji kitab kuning, dan yang utama ikut serta dalam pembangunan masyarakat (sosial),” pungkasnya. (aa)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

NU Sorong Papua Kirimkan Santri ke Jepara, Salah Satunya Kuliah di UNISNU

16 Juli 2024 - 16:16 WIB

Prihatin Pengguna Transportasi Umum Menurun, Mahasiswa Unisnu Ciptakan Aplikasi JETA

14 Juli 2024 - 22:46 WIB

Rayakan 1 Muharram, NU Ranting Bulungan Gelar Doa Bersama

10 Juli 2024 - 11:52 WIB

Pawai Obor Warga NU Desa Bawu Sambut Tahun Baru 1446 Hijriyah, Momentum Perkuat Semangat Hijrah ke Arah Kebaikan

10 Juli 2024 - 01:31 WIB

Peserta Pawai Obor Desa Bawu berjalan kaki menyambut Tahun Baru Islam 1446 H

YPM NU Jepara Boyong Empat Tropy Juara di Gebyar PAUD dan TPQ Tingkat Jateng

9 Juli 2024 - 09:41 WIB

Ngaji Kifayatul Atqiya’: Hubungan Tarekat dan Syariat, Ini Penjelasannya

6 Juli 2024 - 10:13 WIB

Trending di Headline