nujepara.or.id – Tiga agenda besar bakal digelar oleh PCNU Jepara saat peringatan Harlah NU ke-103 Hijriah sekaligus 100 tahun Miladiyah pada awal 2026 ini.
Tiga agenda yang bakal dihadiri ribuan nahdliyyin, para pemangku kebijakan dan berbagai elemen lainnya tersebut diproyeksikan menjadi arah pemandu khidmah dan tugas keumatan ormas keagamaan terbesar di Jepara ini.
Rinciannya, Haul Presiden ke-4 RI sekaligus Pahlawan Nasional KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ke-16 yang digelar Senin (5/1/2026) malam di Aula PCNU Jepara, Jalan Pemuda No 51.
Lalu Harlah NU ke-103 Hijriah sekaligus 100 tahun Miladiyah yang digelar Selasa (6/1) di Pendopo RA Kartini Jepara. Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua PBNU DR KH Miftah Faqih.
Setelah itu, dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) IV PCNU Jepara di Pendopo RA Kartini. Muskercab NU kali ini dengan tema “Meningkatkan Khidmah Jam’iyyah Membumikan Nilai-nilai NU untuk Indonesia Maslahah”.
Ketua Panitia Harlah NU H Zaenuri Thoha mengatakan kegiatan Haul Gus Dur akan dihadiri oleh tokoh lintas iman di Kota Ukir. Beberapa di antaranya seperti perwakilan dari agama Kristen hingga Konghucu.
Tema Haul Gus Dur kali ini Dari Rakyat, Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat. Menurut Zaenuri, haul ini tak hanya sekadar mengenang saja, namun juga bisa menjadi inspirasi agar bisa meneladani sosok yang bukan hanya tokoh NU, tapi juga guru bangsa yang konsisten memperjuangkan kedaulatan rakyat, kemanusiaan, keindonesiaan, kebangsaan dan nilai-nilai lainnya.
“Nilai-nilai itu juga layak diteladani oleh pemerintah. Setiap kebijakan dan strategi harus berpijak pada kepentingan rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” kata Zaenuri Thoha, Sabtu (3/1/2025).
Terkait dengan Muskercab, kata Zaenuri ada dua bahasan. Yakni penataan organisasi seiring rampungnya masa khidmah pengurus ranting, MWC (tingkat kecamatan) hingga cabang (level kabupaten) pada tahun ini.
Selain itu, Muskercab IV juga difokuskan pada pembahasan pembangunan lanjutan RSU Anugerah Sehat Gedung B. Hasil Muskercab diproyeksikan akan menuntaskan pembangunan rumah sakit milik NU Jepara ini.
“Semoga secepatnya rampung dan beroperasi sehingga bisa memperkuat layanan kesehatan di Kota Ukir,” harapn Wakil Ketua Tanfidziah PCNU Jepara ini.
Zaenuri juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai kalangan yang mendukung pelaksanaan tiga agenda ini. Terlebih Bupati Jepara Witiarso Utomo yang selalu membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan berbagai kalangan termasuk NU dalam arah pembangunan Jepara.
“Hubungan ulama dan umaro di Jepara berjalan sinergis. Aspek religius juga menjadi salah satu prioritas Pemkab Jepara,” tandasnya.