Menu ✖

Mode Gelap
Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi? Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

Kabar · 21 Okt 2017 03:04 WIB ·

Kenalkan Hari Santri Lewat Averroes Bershalawat


 Kenalkan Hari Santri Lewat Averroes Bershalawat Perbesar

 
Jepara – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Averrous desa/ kecamatan Bangsri kecamatan Jepara dua tahun ini turut mengenalkan peringatan hari santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober dengan kegiatan Averrous Bershalawat.
Tahun lalu pihak PAUD menyelenggarakan Nyantri Sehari. Averrous Bershalawat yang merupakan kegiatan kali kedua ini dilaksanakan di Joglo pesantren Hasyim Asyari, Jumat (20/10/2017) kemarin.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 wib diawali dengan menyanyikan lagu ya lal wathan, pembacaan kalam illahi dan sari tilawah, story telling hari santri dan shalawat.
Dalam story tellingnya, Yeni Munfaati bertanya kepada anak-anak. “Siapa itu santri?” tanya salah satu guru Paud Averrous yang membawakan story telling ini.
Beberapa anak ada yang menjawab santri itu orang yang mondok. “Ada yang tahu siapa nama Bapak Presiden kita?” tanya Yeni lagi.
Setelah murid kompak menjawab Pak Jokowi kemudian dia menerangkan bahwa yang meresmikan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri ialah Presiden Jokowi.
Kepada ratusan murid Yeni juga bertanya,”ada yang ingin mondok?” Muzak, salah satu murid mengacungkan jarinya.
Ditanya soal alasannya ia ingin belajar mengaji. Di pondok, kata Yeni akan punya banyak teman, tidur bisa bersama, bisa shalat berjamaah dan tambah pengalaman agama.
“Seperti di sini,” sambil menunjuk aktivitas santri pesantren yang diasuh KH Nuruddin Amin dan Hj. Hindun Anisah.

Usai story telling kegiatan dipungkasi dengan shalawat yang diiringi rebana yang ditampilkan beberapa guru PAUD Averrous. Beberapa lagu yang dibawakan ialah kota santri, ya lal wathan, allahul kafi, padhang bulan dan astaghfirullah.
Selaku ketua panitia, Anik Liviana menyatakan kegiatan ini diadakan untuk mengajak anak cinta shalawat ketimbang lagu yang kekinian. Shalawat lanjut Anik adalah satu bacaan anak pondok.
“Nah ini upaya untuk mengenalkan salah satu kegiatan santri kepada anak usia dini harapannya anak-anak semakin cinta kepada Rasulullah SAW,” tuturnya. (sm)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Menilik Gapura Mantingan, Jejak Akulturasi Budaya Islam dan Jawa Kuno

18 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di Kabar