Menu

Mode Gelap
Kyai Mukhammad Siroj: Sosok Pendidik, Pengabdi dan Teladan Sehidup Semati Sorban Kiai Hijau dan Tali Tambang, Ini Makna Logo Harlah Ke-102 NU, Bisa Diunduh di Sini Jadwal Puasa Rajab 1446 H/2025, Beserta Niat dan Caranya Mahasiswa PAI UNISNU ikuti Kuliah Komparasi Aswaja Komunitas Muslim di Negeri Beruang Merah, bareng Dr. Amy dari PCINU Federasi Rusia Tanggap Bencana, PCNU Jepara Gelar Rakor, Jalin Sinergi dengan Pemerintah dan Elemen Lainnya

Kabar · 11 Apr 2023 14:37 WIB ·

Khataman Ngaji Posonan, Nguri-nguri Tradisi Amaliah Pesantren NU


 Khataman Ngaji Posonan, Nguri-nguri Tradisi Amaliah Pesantren NU Perbesar

nujepara.or.id – Agama Islam yang didakwahkan Nabi Muhammad SAW, tak hanya eksis di kawasan Arab saja. Namun terus menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Indonesia (Jawa). Islam hadir dengan ramah dan mampu menyapa serta membersamai masyarakat lokal. Sehingga tidak terjadi tindakan anarkis dan frontal bahkan Islam bisa hidup berdampingan dengan tradisi masyarakat lokal.

Kecanggihan pola dakwah Wali Songo mengakomodasi budaya setempat di dalam ajaran-ajaran Islam menampakkan hasil yang luar biasa. Masyarakat lokal yang awalnya menganut ajaran animisme dan dinamisme pelan-pelan berbondong-bondong menghadiri majlis (pesantren) yang diselenggarakan oleh Wali Songo.

Mereka hadir bukan karena dipaksa tapi lantaran sadar jika ajaran Islam sangat simpatik dan patut diikuti. Kreativitas Wali Songo ini wajib diikuti dan dilestarikan di tengah-tengah masyarakat yang sudah jauh dari Ulama.

Khataman juga merupakan salah satu tradisi yang diajarkan para ulama zaman dulu. Khataman ini merupakan amaliyah pondok pesantren NU sebagai bentuk rasa syukur atas rampungnya satu kegiatan yang ada di lingkungan pondok pesantren. Khataman ini seperti yang dilakukan Ponpes Annur Mangunan Tahunan Jepara usai merampungkan Ngaji Posonan.

Tahun ini pengasuh membaca beberapa kitab turots karya ulama’ salafussholih dan Ulama’ NU seperti kitab Jawahiru Albukhori, Fathu Alqorib, Al Arba’in Annawawiyyah, Lubabu Alhadits, Al ushfuriyyah, Hujjah Ahli Assunnah wal jama’ah, Ta’lim, Tijan Addurori, Alwashiyah Almushthofah, Addurus Alfiqhiyyah juz 1- 4 dan Tadarus Alqur’an.

Kegiatan khataman itu diisi dengan khataman alqur’an, maulid Nabi, pitutur dari pengasuh dan buka bersama santri serta masyarakat sekitar.

Pengasuh Ponpes Annur, Kiai Roshif Arwani dalam pituturnya mengajak semua yang hadir untuk selalu tholabul ilmi atau ngaji. Sebab ngaji merupapakn salah satu perintah dari Rosulullah SAW pada umatnya. Umat Islam wajib ngaji mulai dari ayunan hingga masuk liang kubur.

“Baginda Nabi Muhammad SAW juga menekankan untuk selalu membaca Alqur’an. Menurut beliau orang mukmin yang ahli membaca Alqur’an bagaikan buah jeruk (baunya wangi dan rasanya manis). Tapi jika orang mukmin tidak membaca Alqur’an bagaikan minyak wangi (baunya wangi rasanya pahit),” tandas Kiai Roshif Arwani.

Artikel ini telah dibaca 196 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IPNU-IPPNU Ranting Pekalongan Gelar Festival Rebana Tradisional Ke- 2, Ini Daftar Juaranya

11 Januari 2025 - 23:52 WIB

Sorban Kiai Hijau dan Tali Tambang, Ini Makna Logo Harlah Ke-102 NU, Bisa Diunduh di Sini

8 Januari 2025 - 06:11 WIB

Logo Harlah Ke-102 NU.

Jadwal Puasa Rajab 1446 H/2025, Beserta Niat dan Caranya

31 Desember 2024 - 07:14 WIB

ILUSTRASI proses rukyat untuk menentukan awal bulan Rajab.

Mahasiswa PAI UNISNU ikuti Kuliah Komparasi Aswaja Komunitas Muslim di Negeri Beruang Merah, bareng Dr. Amy dari PCINU Federasi Rusia

13 Desember 2024 - 10:01 WIB

Tanggap Bencana, PCNU Jepara Gelar Rakor, Jalin Sinergi dengan Pemerintah dan Elemen Lainnya

9 Desember 2024 - 22:41 WIB

Jajaran NU - Peduli Bencana PCNU Jepara menggelar rakor seiring potensi terjadinya bencana imbas hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jepara dalam beberapa hari terakhir.

Belajar dari Kasus Gus Miftah : Dakwah Harus Mengutamakan Akhlak

6 Desember 2024 - 14:57 WIB

Trending di Kabar