Menu

Mode Gelap
Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah Lantik IPNU-IPPNU Ranting Banjaragung, Ketua MWC NU Bangsri: Fokus Kaderisasi Sejarah NU dan Klaim Para Habaib

IPNU-IPPNU · 9 Okt 2019 08:47 WIB ·

Lima Prinsip Mabadi’ Khaira Ummah yang Harus Dipahami IPNU IPPNU


 Lima Prinsip Mabadi’ Khaira Ummah yang Harus Dipahami IPNU IPPNU Perbesar

Kemah Kebangsaan dan Gelar Kebudayaan CBP – KKP Jepara.

nujepara.or.id – Melalui kegiatan-kegiatan positif seperti Kemah Kebangsaan dan Gelar Kebudayaan kader IPNU-IPPNU diharapkan bisa memahami salah satu tujuan didirikannya organisasi Nahdlatul Ulama Yaitu Mabadi’ Khaira Ummah.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua PCNU Jepara, K. Ahmad Hilaludin dalam kegiatan kemah kebangsaan dan gelar kebudayaan yang diselenggarakan DKC CBP IPNU dan KPP IPPNU Kabupaten Jepara di MTs Miftahul Huda Bulungan Pakis Aji Jepara pada Ahad (6/10/19) malam.

Dalam kesempatan itu hadir Plt Bupati Jepara H. Dian Kristiandi, Direktur Pascasarjana Unisnu Dr. H. Barowi, Kasatbimnas Polres Jepara, Kepala MTs Miftahul Huda Bulungan M. Rodhi, M.Pd., dan ratusan kader IPNU-IPPNU Se-kabupaten Jepara.

Lebih lanjut ia menjelaskan, lima prinsip mabadi khaira ummah harus dipahami dan diaplikasikan oleh kader IPNU-IPPNU. “Pertama Assdiqu, kejujuran atau transparan. Apa yang dikatakan dan diperbuat harus sama,” katanya.

Kemudian yang kedua adalah al amanah, dapat dipercaya. “Jadilah kader yang dapat dipercaya. Kalian jadi pengurus IPNU IPPNU merupakan amanah, maka dari itu kalian harus bisa menjadi pengurus yang baik, sehingga bisa memberi manfaat untuk orang banyak,” tambahnya.

Yang ketiga adalah al adalah, adil, artinya adil terhadap diri sendiri maupun kepada orang lain. “Tidak memandang teman atau musuh, kalau memang salah ya bilang salah,” tegasnya.

Selanjutnya adalah at ta’awun, tolong menolong. Saling membantu satu sama lain. “Sifat ta’awun harus kita tanamkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka kita berhadapan dengan siapa pun, kita harus saling tolong menolong,” terangnya.

Yang terakhir adalah al istiqamah, ketika memiliki perilaku dan pendapat yang baik, maka harus kita pertahankan. “Selama kader IPNU IPPNU istiqamah melakukan kegiatan positif seperti ini, insya’allah NU dan bangsa Indonesia ke depan akan semakin baik,” tandasnya. (Wafa)

Artikel ini telah dibaca 551 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus

22 Juni 2024 - 19:30 WIB

Penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1445 H di Majlis an-Nahdhoh, Jepara

Alhamdulillah, Pengecoran Lantai 3 RSU Aseh Rampung, Rais Syuriah: Kita Punya Tanggung Jawab Organisasi dan Moral Agar Rumah Sakit Ini Bisa Segera Operasional

22 Juni 2024 - 19:04 WIB

Kondisi lantai 3 RSU Aseh setelah dilakukan pengecoran. Hingga Sabtu (22/6) ini masih dilakukan penyiraman di titik pengecoran itu.

PC Fatayat NU, Perempuan-perempuan Tangguh Dibalik Pembangunan RSU Aseh Jepara

21 Juni 2024 - 20:31 WIB

Forum Lingkar Diskusi Nilai Hijrah (Li Dinihi): Mencari Sosok Pemimpin Jepara

21 Juni 2024 - 20:02 WIB

Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah

17 Juni 2024 - 08:56 WIB

Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah yang digelar di pondok pesantren An Nur Mangunan, Sabtu (15/6/2024) dihadiri sejumlah Pengurus MWC NU Tahunan, Rois Syuriyah Ranting, dan ratusan santri.

UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah

1 Juni 2024 - 20:48 WIB

Trending di Kabar