Menu

Mode Gelap
Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah Lantik IPNU-IPPNU Ranting Banjaragung, Ketua MWC NU Bangsri: Fokus Kaderisasi Sejarah NU dan Klaim Para Habaib

Kabar · 25 Apr 2021 13:54 WIB ·

LPM Burs@ Unisnu Jepara Launching Majalah “Jepara dan Feminisme”


 LPM Burs@ Unisnu Jepara Launching Majalah “Jepara dan Feminisme” Perbesar

Peserta Launching dan Bedah Majalah Shima. (Foto: Istimewa)

nujepara.or.id – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Burs@ Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menggelar Launching dan Bedah Majalah Shima XVII ”Jepara dan Feminisme” pada Ahad (18/4/2021).

Tema Jepara dan Feminisme dirasa sangat relevan jika diterbitkan. Mengingat RA Kartini, Ratu Shima, dan Ratu Kalinyamat adalah tiga tokoh wanita yang menjadi salah satu ikon kota Jepara. Namun berdasarkan kajian berdirinya tiga patung wanita yang berada di Ngabul Jepara itu masih belum menjadi sebuah gambaran terhadap realitas feminisme di Jepara dan masih hanya sekedar ikon belaka.

Ada beberapa faktor feminisme belum terwujud penuh, di antaranya pertama, faktor budaya patriarki, budaya yang menganggap laki-laki harus berada pada posisi lebih unggul dibandingkan wanita. Kedua, faktor trust (kepercayaan), masyarakat belum terlalu percaya jika kepemimpinan dalam suatu organisasi dipimpin oleh perempuan. Ketiga, adanya istilah woman vs woman, beberapa wanita terkadang tidak suka jika ada yang lebih unggul dari dirinya.

Hadir dalam kegiatan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, alumni, pengurus, dan anggota LPM Burs@. Prosesi launching secara simbolik penyerahan majalah dari Pemimpin Umum Lutviani diserahkan kepada Dekan, Mayadina Rohmi Musfiroh.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Mayadina memberikan wejangan untuk kontinyu dan istiqamah dalam menerbitkan karya dan mengasah daya kritis sebagai lembaga pers yang berada dalam tataran mahasiswa.

“Dunia jurnalistik sedang berada dalam ambang kelesuan. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh para jurnalis, antara lain yaitu kontinuitas atau secara istiqamah. Harapannya para jurnalis, khususnya LPM Burs@ yang merupakan lembaga pers pada tataran mahasiswa dapat menumbuhkan kembali rasa kritis terhadap isu-isu yang sedang terjadi. Karena sejatinya tidak ada kebenaran yang tunggal, sehingga seorang jurnalis dapat mempertahankan idealismenya dengan disertai bukti dan kebenaran yang nyata,” ujar Mayadina.

Ia juga berharap, karya majalah Shima setara dengan Kompas yang mampu menghasilkan data dan realita sesuai dengan apa yang sedang dirasakan oleh masyarakat penerima informasi. (ai)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus

22 Juni 2024 - 19:30 WIB

Penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1445 H di Majlis an-Nahdhoh, Jepara

Alhamdulillah, Pengecoran Lantai 3 RSU Aseh Rampung, Rais Syuriah: Kita Punya Tanggung Jawab Organisasi dan Moral Agar Rumah Sakit Ini Bisa Segera Operasional

22 Juni 2024 - 19:04 WIB

Kondisi lantai 3 RSU Aseh setelah dilakukan pengecoran. Hingga Sabtu (22/6) ini masih dilakukan penyiraman di titik pengecoran itu.

PC Fatayat NU, Perempuan-perempuan Tangguh Dibalik Pembangunan RSU Aseh Jepara

21 Juni 2024 - 20:31 WIB

Forum Lingkar Diskusi Nilai Hijrah (Li Dinihi): Mencari Sosok Pemimpin Jepara

21 Juni 2024 - 20:02 WIB

Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah

17 Juni 2024 - 08:56 WIB

Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah yang digelar di pondok pesantren An Nur Mangunan, Sabtu (15/6/2024) dihadiri sejumlah Pengurus MWC NU Tahunan, Rois Syuriyah Ranting, dan ratusan santri.

UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah

1 Juni 2024 - 20:48 WIB

Trending di Kabar