Menu ✖

Mode Gelap
Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

Kabar · 6 Jan 2023 13:37 WIB ·

Mbah Obed Sang Tokoh Toleransi Beragama Jepara


 Mbah Obed Sang Tokoh Toleransi Beragama Jepara Perbesar

Oleh: KH. Hisyam Zamroni*

nujepara.or.id- KH. Ubaidillah Noor Umar atau yang akrab disapa Mbah Obed adalah fenomena tokoh lokal yang menginspirasi. Sungguh sangat karunia yang tak terhingga dimana saya diberi kesempatan bisa “ngaji hal” langsung dengan Mbah Obed. Beliau memiliki kecerdasan sosial yang tinggi contoh riilnya adalah upayanya “memandegani” berdirinya “Formula” atau Forum Komunikasi Lintas Agama di Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara.

Saya memahami Formula ini adalah sebuah “kritik” Mbah Obed terhadap stagnannya organisasi semacam FKUB yang dianggap menjadi representasi dari sebuah forum “perjumpaan” antar tokoh agama yang formal. Mbah obed mencoba mencari jalan lain yang oleh Antony Gidden disebut The Third Way atau dalam konteks pemikiran kritisisme atau disebut the Think Others.

Atau sederhananya menempuh jalan ketiga atau jalan lain sebagai solusi dari kebuntuan “perjumpaan” agama-agama. Mbah Obed melihat bahwa organisasi lintas agama tersebut tidak bisa bergerak sama sekali sampai ke akar rumput kalau tidak ada “proyek” yang menyertainya.

Kegelisahan di atas yang menjadikan Mbah Obed menciptakan sebuah forum jagong dan diskusi yang diikuti oleh para agamawan dalam rangka upaya mengajak para agamawan untuk melayani masyarakat. Tentu dengan cara yang mencerahkan yaitu cinta tanah air, saling asih asah asuh dan saling toleransi agar masyarakat hidup senang bahagia dan kondusif.

Bukan hanya pada tataran pemikiran, Mbah Obed juga merancang sendiri tentang strategi yang cerdas dan tepat bagaimana Formula ini bisa aktif berjalan dengan simultan berkelanjutan.

Mbah Obed menjalankan Formula ini dengan agenda “idaroh” jagongan dan diskusi dari desa ke desa se Kecamatan Donorojo yang diikuti oleh para agamawan baik dari Islam, Kristen, Katholik, Budha, Hindu, maupun forkopincam, petinggi dan carek se-Kecamatan Donorojo. Bahkan yang paling unik adalah adanya kesepakatan bersama yaitu hukumnya “wajib” mendatangi acara Formula ini jika tidak ada udzur yang sangat mendesak.

Kegiatan Formula ini menjadi sebuah “kekuatan baru” perjumpaan nilai nilai keberagamaan “universal” dimana Mbah Obed ingin membuktikan bahwa agama apapun adalah sumber inspirasi, perdamaian dan solusi terhadap problem kemanusiaan, bukan sumber bencana dan malapetaka.

Di sisi lain Mbah Obed sedang “mendekonstruksi” dan “mendobrak” organisasi lintas agama yang selama ini nampak “ada tetapi tidak ada” atau yang terkenal dengan istilah “wujuduhu ka-adamihi”.

Kegigihan Mbah Obed dalam masalah toleransi beragama ini, menjadikan semua orang harus “berterima kasih” kepada beliau. Mbah Obed sangat layak mendapatkan penghargaan yang tinggi yaitu “Bapak Moderasi Beragama Jepara”.

Selamat jalan Guruku Mbah Obed.. Semoga kami mampu meneruskan perjuangan dan cita citamu membangun Jepara yang damai dan sejahtera.

(KH. Hisyam Zamroni, Wakil Ketua Tanfizdiyah PCNU Kabupaten Jepara)

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Siapkan 4 Riset Kolaboratif, PAI UNISNU Jepara Perkuat Sinergi Global Bersama IIUM Malaysia

7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tingkatkan Pelayanan Wakaf, H. Hisyam Zamroni Raih Penghargaan PPAIW Produktif 2023–2026 dari Kemenag Jepara

25 September 2026 - 15:58 WIB

Menziarahi Makam KH Ahmad Fauzan, Menghidupkan Kembali Semangat Perjuangan NU

24 September 2026 - 22:55 WIB

Farih F. Mirza, S.E., S.H., S.Pd., M.Pd

Bedah Kerangka TKA 2026, Ratusan Guru KKMA 02 LP MÁARIF Jepara Lakukan Ini

21 September 2026 - 12:29 WIB

Mau Sampai Kapan Ikut Zaman Edan?

21 September 2026 - 12:13 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?

21 September 2026 - 12:08 WIB

Notifikasi Hidayah: Mengapa Kita Hobi Berpaling dari Teguran Ilahi?
Trending di Kabar