Menu

Mode Gelap
PCNU Jepara Gelar Peringatan Harlah Ke-101 NU, Mbah Yatun : “NU-Muhammadiyah Benteng Negara, Kita Seirama” NU Ranting Bulungan Pakis Aji Gelar Musran Ala Muktamar Mulai dari Kyai, TNI dan Polri Hadiri Haul Gus Dur di “Majelis Kopi“ Gus Nasrul Upgrade Profesionalisme Guru Madrasah di Jepara, UNISNU Berikan Pelatihan PPG dan TIK PC LPBI NU Kuatkan Kader Tanggap Bencana di Jepara Lewat Pelatihan dan Edukasi

Kabar · 23 Sep 2017 08:27 WIB ·

Menyemai Pesan Damai dari Jepara


 Menyemai Pesan Damai dari Jepara Perbesar

Jepara – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kabupaten Jepara mengapresiasi kegiatan Kemah Kebangsaan yang diselenggarakan Lakpesdam PCNU Jepara bekerja sama dengan Jaringan Gusdurian Jepara bertempat di lokasi wisata Akar Seribu desa Plajan, kecamatan Pakisaji, kabupaten Jepara, Jumat-Sabtu (22-23/09/2017).
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua PCNU Jepara H. Hisyam Zamroni saat memberikan sambutan mewakili PCNU Jepara. Sehari sebelumnya, kata dia juga dilaksanakan event serupa di desa Tunahan, kecamatan Keling.
Dijelaskannya, di Keling dilaksanakan Deklarasi Panca Akur yang diikuti oleh lintas agama Islam, Hindu dan Budha. Kegiatan tersebut digagas oleh penganut qadiriyah, Syekh Fata Al Qadri.
Hisyam yang juga sebagai Kepala KUA kecamatan Keling itu menegaskan bahwa antar umat beragama di Jepara bisa saling hidup berdampingan. “Di Keling ada Masjid yang berhadap-hadapan langsung dengan Vihara,” tandasnya.
Karenanya, ia berpesan tidak perlu melihat ke sana-sana. “Tapi lebih penting kita belajar dari daerah sendiri. Kalo toleransi kita jaga InsyaAllah kita akan tetap hidup damai,” sambung Hisyam.
Di daerah (Jepara, red) tidak ada gesekan. “Kita sepakat dari Jepara membawa pesan damai,” imbuhnya disambut tepuk tangan peserta.
 
Berdampingan Lahir Sampai Mati
Prihatin, Petinggi desa Plajan menambahkan di desanya antara Islam, Kristen, Hindu dan Budha bisa hidup berdampingan mulai lahir sampai mati. Setiap kali ada event antar umat beragama saling membantu. Bahkan ada satu masjid yang digunakan untuk kegiatan NU dan Muhammadiyah.
“Kita harus bersama. Kita lahir dalam keadaan suci. Agama bertujuan untuk kebaikan. Karena perbedaan muaranya adalah untuk kebersamaan,” jelas Ibu Petinggi ini.
Dirinya mengibaratkan bahwa batik mulanya dari kain warna putih. Setelah dibubuhkan warna kuning, hijau batik pun menjadi indah. Prihatin juga menambahkan baik buruknya seseorang bukan karena agamanya tapi lantaran “oknum” agama yang akan menjadikan buruk citra agama yang dianutnya.
“Selama umat beragama hidup dalam kebersamaan kerukunan akan tetap terjaga,” pungkas Prihatin.
Ketua Lakpesdam PCNU Jepara, Ahmad Sahil berharap melalui kemah kebangsaan yang diikuti usia remaja lintas agama peserta bisa mengeksplorasi tentang agama-agama yang ada.
Pasca kegiatan, kiai muda yang akrab disapa Gus Sahil itu menambahkan peserta menjadi duta damai di saat keberagaman di negara ini mengalami banyak tantangan.
Kegiatan bertajuk “Hidup Damai dalam Keberagaman” ini diikuti oleh 30an peserta yang berasal dari Jepara, Pati dan luar daerah.
Peserta bersama fasililator selain banyak bicara soal kebhinekaan, di hari kedua, Sabtu (23/09/2017) peserta melakukan out bond dan kunjungan di beberapa tempat ibadah di desa Plajan di antaranya masjid, gereja, pura, vihara. (sm)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pj Bupati Jepara Launching NU Mart MWC Kedung: Dari Kita, Oleh Kita, Untuk NU dan Bantu Progam Pemerintah

2 Maret 2024 - 16:26 WIB

Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta, Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Rois Syuriah PCNU Jepara KH Khayatun Abdullah Hadziq memotong pita saat launching NU Mart MWC NU Kedung, Sabtu (2/3/2024)

PCNU Jepara Gelar Peringatan Harlah Ke-101 NU, Mbah Yatun : “NU-Muhammadiyah Benteng Negara, Kita Seirama”

28 Januari 2024 - 23:45 WIB

NU Ranting Bulungan Pakis Aji Gelar Musran Ala Muktamar

28 Januari 2024 - 22:22 WIB

Mulai dari Kyai, TNI dan Polri Hadiri Haul Gus Dur di “Majelis Kopi“ Gus Nasrul

24 Januari 2024 - 15:14 WIB

NU Gelar Khaul Massal Serentak se-Jepara, Ikhtiar Sengkuyung Pembangunan RSU Aseh

28 Desember 2023 - 10:29 WIB

NU Gelar Khaul Massal Serentak se-Jepara, Ikhtiar Sengkyung Pembangunan RSU Aseh.

Upgrade Profesionalisme Guru Madrasah di Jepara, UNISNU Berikan Pelatihan PPG dan TIK

15 Desember 2023 - 15:51 WIB

Trending di Kabar