Menu

Mode Gelap
Peduli Hutan Muria, Ratusan Siswa MTs dan MA Safinatul Huda Ikuti Matsama Bareng Perhutani NU Sorong Papua Kirimkan Santri ke Jepara, Salah Satunya Kuliah di UNISNU Dimakamkan di Mayong, Ini Kisah Raden Ayu Mas Semangkin Sang Senopati Perang Lereng Muria Rayakan 1 Muharram, NU Ranting Bulungan Gelar Doa Bersama Pawai Obor Warga NU Desa Bawu Sambut Tahun Baru 1446 Hijriyah, Momentum Perkuat Semangat Hijrah ke Arah Kebaikan

Hujjah Aswaja · 18 Jul 2022 04:10 WIB ·

Muskercab NU Jepara Menyoroti Zona Ekspansi Industri, Gus Yatun: Harus Jelas Manfaat dan Mudharatnya!


 KH Hayatun Nufus, Rais Syuriyah PCNU Jepara saat memberikan sambutan. Perbesar

KH Hayatun Nufus, Rais Syuriyah PCNU Jepara saat memberikan sambutan.

nujepara.or.id- Musyawarah Kerja Cabang Nahdlatul Ulama (Muskercab NU) Kabupaten Jepara selesai digelar. Kegiatan yang dilaksanakan  di Pondok Pesantren Zhilalul Qur’an, Desa Raguklampitan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara Minggu, (17/7/2022) mengangkat tema Revitalisasi Jam’iyyah Dalam Penerapan Kebijakan Umum PCNU Jepara.

Dari pantauan nujepara.or.id, hasil sidang enam komisi yang terdiri dari Komisi Agama dan Ideologi, Komisi Pendidikan dan Profesi Bidang Pendidikan, Komisi Ekonomi, Kesehatan, Pertanian, Perkebunan, Nelayan, Peternakan dan Perikanan. Komisi Politik, Hukum, Sosial Budaya, Jaringan dan Kerjasama, Komisi Organisasi, Kelembagaan dan Kaderisasi NU, serta Komisi Bahtsul Masail, masing-masing merumuskan program kerja jangka panjang maupun jangka pendek.

Beberapa  program besar PCNU Jepara yang dirumuskan oleh masing-masing komisi, mulai rencana mendirikan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU), revitalisasi koin NU oleh Lazisnu, pengembangan usaha oleh Lembaga Ekonomi NU yang dituangkan dalam MoU dengan MWC Tahunan terkait air mineral BLJ, hingga penguatan ideologi Aswaja di kalangan Nahdliyin.

Sebelumnya, dalam pembukaan Muskercab NU yang dihadiri oleh seluruh jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara, Lembaga NU, Badan Otonom (Banom), MWC NU se Kabupaten Jepara, Pj. Bupati Jepara Edy Supriyanta, Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif, Kapolsek, Danramil serta Forkopimcam, ada beberapa permasalahan yang menjadi sorotan, yakni ekspansi zona industri, Ranperda Pesantren dan Ranperda RT/RW.

Rois Syuriah KH Hayatun Nufus dan Ketua Tanfidziyah KH Charis Rohman menegaskan jika NU akan terus mengawal dua ranperda itu. Terlebih Ranperda RT/RW yang ingin menambah jumlah kawasan industri di Jepara.

“NU tak ingin Pemkab dan DPRD Jepara “masuk angin” sehingga kebijakan itu justru malah memunculkan masalah di kemudian hari”, ujar Gus Yatun, sapaan akrab KH Hayatun Nufus.

“Pabrik-pabrik yang ada itu dievaluasi dulu dari berbagai sisi. Kami tidak menolak investor tapi harus jelas manfaat dan mudharatnya untuk Jepara,” tandas Gus Yatun. (ua/mo)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peduli Hutan Muria, Ratusan Siswa MTs dan MA Safinatul Huda Ikuti Matsama Bareng Perhutani

19 Juli 2024 - 15:01 WIB

NU Sorong Papua Kirimkan Santri ke Jepara, Salah Satunya Kuliah di UNISNU

16 Juli 2024 - 16:16 WIB

Prihatin Pengguna Transportasi Umum Menurun, Mahasiswa Unisnu Ciptakan Aplikasi JETA

14 Juli 2024 - 22:46 WIB

Rayakan 1 Muharram, NU Ranting Bulungan Gelar Doa Bersama

10 Juli 2024 - 11:52 WIB

Pawai Obor Warga NU Desa Bawu Sambut Tahun Baru 1446 Hijriyah, Momentum Perkuat Semangat Hijrah ke Arah Kebaikan

10 Juli 2024 - 01:31 WIB

Peserta Pawai Obor Desa Bawu berjalan kaki menyambut Tahun Baru Islam 1446 H

YPM NU Jepara Boyong Empat Tropy Juara di Gebyar PAUD dan TPQ Tingkat Jateng

9 Juli 2024 - 09:41 WIB

Trending di Kabar