Menu

Mode Gelap
Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis Meniti Asa di Balik Deru Mesin: Hari Buruh, Realitas Ekonomi, dan Strategi Keluarga Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM NGLUHURAKÉ BURUH TEKS KHUTBAH JUM’AT: ISLAM MEMULIAKAN BURUH

Kabar · 17 Jul 2016 12:37 WIB ·

NU dan Muhammadiyah Paling Berkeringat Untuk Perjuangan


 NU dan Muhammadiyah Paling Berkeringat Untuk Perjuangan Perbesar

 
hbh numd 2
JEPARA – NU dan Muhammadiyah bersama-sama menyelenggarakan Halal Bihalal adalah sejarah baru di Jepara. Dan memang mestinya harus bekerjasama untuk ketentraman dan kemajuan masyarakat Jepara.
“Kegiatan ini digagas bersama. Alangkah baiknya kebersamaan ini diteruskan di tingkat desa,” harap KH Fahrurrozi, Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jepara dalam sambutan pada acara Halal Bihalal ke-1 Keluarga Besar NU dan Muhammadiyah di Pendopo Kabupaten Jepara, Ahad (17/07/2016) pagi.
Menurut Kiai Fahrur, NU dan Muhammadiyah punya kiprah luar biasa sejak Indonesia belum merdeka. Keduanya paling berkeringat untuk perjuangan kemerdekaan. Buktinya, ada ratusan perguruan tinggi, rumah sakit dan ribuan pondok pesantren berdiri hingga sekarang. “Ini karya besar,” jelas Kiai Fahrur.
NU dan Muhammadiyah, tambahnya, adalah cermin Islam moderat yang bersumber kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Bukan Islam yang diimpor. Kesamaan inilah yang patut dijadikan alasan untuk terus berbagi dalam kebersamaan.
“Saya mengimbau kepada pemerintah dan parpol, bangun jepara. Jangan diam, harus bergerak. Bangun perekonomian melalui potensi yang ada,” imbuh Kiai Fahrur kepada ribuan hadirin.
Acara halal Bihalal yang dilanjut dengan Komunike gerakan moral bersama ini juga dihadiri Bupati Jepara, Ahmad Marzuki, Wakil Bupati Subroto, Ketua DPRD, Aris Isnandar, Polisi, TNI, serta beberapa tokoh agama Kristen, Budha dan lainnya. (abd)

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan

21 April 2026 - 13:45 WIB

Debugging Nasib: Navigasi Sistemik dari Titik Nol Menuju Kedaulatan
Trending di Kabar