Menu

Mode Gelap
Harlah 1 Abad NU, Ini 7 Link Twibbon yang Mudah Digunakan Harlah 1 Abad NU Dihadiri Presiden Jokowi, Ini Rangkaian Kegiatannya Lakpesdam NU Jepara Tancap Gas Penguatan Kaderisasi NU, PD-PKPNU Angkatan Ke-3 Digelar di Mlonggo Awal Maret 2023 Kiai Charis Turun Langsung Sosialisasikan RSNU Jepara, Gencarkan SIDoWaRaS Hingga Ranting Wakaf 4 m2 untuk RSNU, Petinggi Tahunan: Warga NU
Harus Dukung Inovasi Bidang Kesehatan

Kabar · 17 Mei 2016 17:52 WIB ·

NU Jepara Tanamkan Pendidikan Anti Radikalisme Sejak Dini


 NU Jepara Tanamkan Pendidikan Anti Radikalisme Sejak Dini Perbesar

sarasehan pendidikan anti radikalisme
MLONGGO – Sebanyak 750 siswa kelas VII dan VIII MTs Mathalibul Huda, Mlonggo mengikuti sarasehan bertema “Pendidikan Anti Radikalisme Pada Generasi Emas” yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU Jepara bekerjasama dengan Ikatan Daiyah Muda Bangsri (Ikdamuba) di Gedung MWC NU Mlonggo, Senin (16/05/2016) pagi. Pembicara yang diundang adalah Tupomo, Pengurus Persatuan Guru NU (Pergunu) Jepara.
Menurut Kepala Sekolah MTs Mathalibul Huda, Zainudin, sebagaimana dikutip oleh ketua LP Ma’arif NU Jepara, Kiai Drs. Fathul Huda, MM kepada www.nujepara.or.id, anak-anak harus diselamatkan dari paham-paham yang membuat mereka menjadi tidak rukun dengan tetangga.
“Karena Jepara merupakan sasaran radikalisme, maka pemberantasan paham radikal harus dilakukan sedini mungkin. Kegiatan ini akan dilaksanakan di setiap kecamatan bersama Ikdamuba karena punya misi yang sama,” tutur Kiai Huda.
Cara yang dilakukan adalah dengan membagikan buku berjudul “Menangkal Hal Radikal” karangan KH Taufiqul Hakim, Bangsri Jepara. Semacam buku panduan untuk kalangan pelajar yang ditulis dengan empat bahasa, Indonesia, Jawa, Arab dan Inggris. Ukuran bukunya handily, yakni 15,5 x 10,5 cm dengan tebal halaman 179 + viii. Metode yang digunakan adalah teks dan nadham syiir (puisi Arab)
Menurut Nyai Munashiroh al-Hamilah, Ketua Ikdamuda, isi buku itu penting untuk diulang-ulang dan dihapal agar pemahaman anti radikalisme tertanam dalam alam bawah sadar anak-anak sehingga menjadi nalar pencegah sejak dini. Bila isi buku dibaca dua bait sehari (sebelum berangkat dan setelah pulang sekolah), maka, akan rampung dalam seminggu. “Baru 20 ribu kitab yang dibagikan gratis,” ujarnya.
Adalah Nazron, siswa kelas 5 MI Darul Falah Amtsilati asal Jawa Barat yang ketika itu dijadikan simulasi praktik buku Kiai Taufiq Amtsilati tersebut. Ustadz Najib Habibi dari Kudus, guru yang tampil menanyakan kepasa Nazron tentang apa itu radikalisme.
Dengan enteng Nazron menjawab: radikalisme adalah suatu paham sosial atau politik yang dalam usaha mencapai tujuannya menggunakan cara-cara kekerasan (hlm. 3). Jawaban kedua diucapkan teman sekelasanya, Ifan dari Madura, tapi menggunakan bahasa Inggris.
Ifan menjawab: radicalism is not from the teaching of Islam. Radicalism is a social or politics understanding which has the purpose of achieving the goal by doing violence. Jawaban kedua siswa tersebut dilengkapi oleh Fatihul Khoir (kelas 6 Madin asal Semarang) dengan menyebut ayat-ayat anti radikal yang ditulis dalam buku, yakni al-Baqarah: 143. Jika Anda ingin mengadakan sarasehan serupa, bisa hubungi PCNU Jepara. (abd)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Harlah 1 Abad NU, Ini 7 Link Twibbon yang Mudah Digunakan

7 Februari 2023 - 02:44 WIB

Ilustrasi twibbon Harlah 1 Abad NU

Harlah 1 Abad NU Dihadiri Presiden Jokowi, Ini Rangkaian Kegiatannya

7 Februari 2023 - 02:23 WIB

SMP Tahfizd Annur Mangunan Tanamkan Pendidikan Aswaja di Peringatan Satu Abad NU

7 Februari 2023 - 00:13 WIB

Ketua PCNU Jepara: Peringatan Satu Abad NU Momentum untuk Refleksi

5 Februari 2023 - 05:11 WIB

Lakpesdam NU Jepara Tancap Gas Penguatan Kaderisasi NU, PD-PKPNU Angkatan Ke-3 Digelar di Mlonggo Awal Maret 2023

4 Februari 2023 - 08:58 WIB

Jajaran Lakpesdam PCNU Jepara menggelar rapat koordinasi dengan pengurus MWCNU Mlonggo dan Kepala SMK Az-Zahra Mlonggo terkait persiapan pelaksanaan PD-PKPNU angkatan ke-3.

Kiai Charis Turun Langsung Sosialisasikan RSNU Jepara, Gencarkan SIDoWaRaS Hingga Ranting

3 Februari 2023 - 23:03 WIB

Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara KH Charis Rohman mengukuhkan lembaga-lembaga Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kecapi 3 di Masjid Ar-Roudloh, Kecapi Kaligede RT 18 RW 03 Kecapi Tahunan Jepara, Kamis (2/2/2023) malam.
Trending di Kabar
%d blogger menyukai ini: