Menu

Mode Gelap
Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah Lantik IPNU-IPPNU Ranting Banjaragung, Ketua MWC NU Bangsri: Fokus Kaderisasi Sejarah NU dan Klaim Para Habaib

Kabar · 16 Jul 2016 15:07 WIB ·

NU-Muhammadiyah Jepara Siap Tandatangani Komunike Bersama


 NU-Muhammadiyah Jepara Siap Tandatangani Komunike Bersama Perbesar

JEPARA – Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah Kabupaten Jepara bersepakat menggelar halalbihalal pada Minggu (17/7) pagi di pendapa Kabupaten Jepara. Dalam kesempatan halalbihalal, rencananya kedua ormas itu akan menandatangani kesepakatan bersama, sebagai bentuk gerakan moral untuk kebaikan Jepara.

Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara KH Hayatun Abdullah Hadziq (Gus Yatun), Sabtu (16/7) mengatakan, bidang-bidang yang akan disuarakan bersama NU bersama Muhammadiyah di antaranya bidang pendidikan,  ekonomi, keagamaan, dan politik.

Di bidang keagamaan, kami bersepakat untuk mengembalikan dan menjadikan  sarana pedidikan  sebagaui basis pendidikan masyarakat  di berbagai aspek kehidupan sosial  di antaranya ideologi,  politik, sosial, budaya dan lain lain.  Selain itu mengoptimalkan fungsi dan peran pendidikan dengan tidak hanya berorientasi pada tranformasi pengetahuan akan tetapi juga pembinaan etika moral dan akhlak mulia.

Di bidang ekonomi, lanjut Gus Yatun, mengajak seluruh stakeholder ekonomi untuk bersama sama mengoptimalkan sumber sumber ekonomi masyarakat  Jepara melalui gerakan ekonomi kerakyatan yang berbasis desa. Sedangkan dalam bidang keagamaan, NU dan Muhammadiyah bersepakat kerukunan antarumat Bergama. Hal itu dianggap salah satu bagian terpenting dalam menjaga keutuhan bangsa. Untuk itu NU Muhammadiyah menyerukan kepada semua umat beragama untuk menjaga toleransi dalam beribadah sesuati dengan keyakinan masing masing berdasarkan aturan main yang sudah di tentukan.

Sementara itu pengurus teras Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jepara Asep Sutisna mengatakan, pihaknya bersama perwakilan NU sudah mengonsep poin-poin yang akan menjadi isu bersama dan ditandatangani sebagai bentuk gerakan moral. “Ada semacam komunike bersama, sebegai bentuk gerakan moral NU dan Muhammadiyah demi Jepara yang bermartabat dan berkemajuan,” kata Asep, Jumat (15/7). Konsep itu, kata dia, sudah digodok bersama di gedung NU beberapa hari lalu.

“Ada banyak kondisi yang menjadi catatan penting NU dan Muhammadiyah yang harus disikapi di banyak bidang, termasuk pragmatisme politik,” kata Asep. Di luar itu adalah persoalan moral, kasus narkoba dan penyakit masyarakat lain, serta sikap-sikap apatis dan hedonis yang menjangkit.

Di antara yang akan diketengahkan dalam halalbihalal besok pagi adalah di bidang politik dan kekuasaan. NU dan Muhammadiyah berharap integritas politik harus dikedepankan dan  menghasilkan produk politik yang sesuai dengan kehendak rakyat dan berpihak pada kepentingan masyarakat, karena proses politik bukan hanya milik elit partai politik akan tetapi milik rakyat .

Seluruh masyarakat Jepara, beber Asep, diharapkan aktif dan selektif  terhadap proses politik,  khususnya dalam pilkada 2017  karena pemilihan bupati dan wakil bupati sangat   berpengaruh terhadap kebijakan dan  masa depan masyarakat Jepara.

Semua pihak yang terkait dalam penyelenggaraan pilkada 2017 khususnya KPU harus melakukan rekam jejak terhadap semua calon yang di usung baik oleh parpol maupun  perseorangan.

Keluarga besar NU dan Muhammadiyah Jepara, lanjutnya juga akan mengawal proses pilkada 2017 di berbagai tingkatan agar integritasnya terjaga sesuai dengan fungsi dan peran sebagai ormas keagamaan.

Di luar bidang politik, NU dan Muhammadiyah juga sepakat akan menendatangani gerakan bersama di bidang pendidikan, keagamaan dan ekonomi.

Hisyam Zamroni menjelaskan, halal bihalal rencananya akan dihadiri 2.500 warga NU dan Muhammadiyah. “Kami sudah sebar semua undangan, sampai ke desa-desa,” kata Hisyam. Jalan-jalan protokol di kawasan kota dalam beberapa hari ini sudah dipenuhi bendera dua ormas tersebut. Ini adalah halalbihalal  perdana yang diselenggarakan NU dan Muhammadiyah secara bersamaan dengan melibatkan ribuan warganya. (ms)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majlis “kopi” an-Nahdhoh Balekambang Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga Jepara dan Kudus

22 Juni 2024 - 19:30 WIB

Penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1445 H di Majlis an-Nahdhoh, Jepara

Alhamdulillah, Pengecoran Lantai 3 RSU Aseh Rampung, Rais Syuriah: Kita Punya Tanggung Jawab Organisasi dan Moral Agar Rumah Sakit Ini Bisa Segera Operasional

22 Juni 2024 - 19:04 WIB

Kondisi lantai 3 RSU Aseh setelah dilakukan pengecoran. Hingga Sabtu (22/6) ini masih dilakukan penyiraman di titik pengecoran itu.

PC Fatayat NU, Perempuan-perempuan Tangguh Dibalik Pembangunan RSU Aseh Jepara

21 Juni 2024 - 20:31 WIB

Forum Lingkar Diskusi Nilai Hijrah (Li Dinihi): Mencari Sosok Pemimpin Jepara

21 Juni 2024 - 20:02 WIB

Membumikan Tasawuf, Jatman Idaroh Ghusniyah Kecamatan Tahunan Gelar Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah

17 Juni 2024 - 08:56 WIB

Ngaji Bareng Kitab Minahus Saniyah yang digelar di pondok pesantren An Nur Mangunan, Sabtu (15/6/2024) dihadiri sejumlah Pengurus MWC NU Tahunan, Rois Syuriyah Ranting, dan ratusan santri.

UNISNU Jepara Luluskan 425 Wisudawan, Rektor Tekankan Intelektualitas dan Akhlaqul Karimah

1 Juni 2024 - 20:48 WIB

Trending di Kabar