Menu

Mode Gelap
Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan Grebeg Spiritual: Merebut Kembali Kedaulatan Kesadaran Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

Kabar · 16 Apr 2021 14:15 WIB ·

Pemkab Gandeng Ansor Jepara Gelar Ngaji Kitab Kuning di Masjid dan Mushala Pemerintah


 Pemkab Gandeng Ansor Jepara Gelar Ngaji Kitab Kuning di Masjid dan Mushala Pemerintah Perbesar

Launching gerakan Ayo Ngaji di Masjid RSUD Kartini. (Dok. Ansor Jepara)

nujepara.or.id – Dalam rangka mengisi dan menyemarakan bulan suci Ramadhan 1442 H, PC GP Ansor Kabupaten Jepara bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar Ngaji Kitab Kuning. Kegiatan yang berlangsung selama bulan Ramadhan dilaksanakan ba’da shalat Dluhur di masjid/mushala milik Pemerintah.

Bupati Jepara, H. Dian Kristiandi sebagai penggagas gerakan Ayo Ngaji berharap kerjasama dengan Ansor Jepara bisa menjadi media bagi seluruh komponen masyarakat untuk belajar ilmu agama secara mendalam.

“Pada bulan suci Ramadhan tahun ini, kami ingin mengajak sekaligus memfasilitasi jajaran kepegawaian, khususnya yang beragama Islam
untuk belajar ilmu agama secara mendalam dan lebih mendekatkan diri pada Allah. Kegiatan Ayo Ngaji diharapkan bisa dilakukan dengan baik tentu dengan memperhatikan protokol kesehatan,” katanya dalam Launching Gerakan Ayo Ngaji di Masjid RSUD Kartini, Kamis (15/4).

Kegiatan tersebut lanjutnya juga dimaksudkan untuk mengapresiasi dan mengakomodir gerakan kepemudaan yang dinilai sangat positif di Kabupaten Jepara. “Di mana kita tahu Ansor memiliki banyak kader lulusan pesantren dengan ilmu pengetahuan agama mumpuni,” imbuh Bupati yang akrab disapa Mas Andi ini.

Ketua PC GP Ansor Jepara, Syamsul Anwar berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang luar biasa dari Bupati Jepara sehingga gerakan Ayo Ngaji Kitab Kuning bisa terselenggara secara masif.

“Ini juga nyambung dengan apa yang kami lakukan selama ini. Diklat ataupun pelatihan kader gerakan pemuda Ansor baik dalam rangka memperkuat basis keanggotan, peningkatan kapasitas kader dan distribusi kader dalam rangka meningkatkan kerja kerja pengabdian masyarakat,” ungkapnya.

Dijelaskan, sudah saatnya Ansor yang beranggotakan ribuan kiai muda/ alumni pesantren untuk memberikan kontribusi nyata terhadap negara maupun masyarakat muslim pada umumnya. “Lebih-lebih di bulan Ramadhan, bulan suci yang penuh keistimewaan ini,” pungkasnya.

Sebagai catatan, kegiatan Ayo Ngaji tersebut Bupati Jepara telah menginstruksikan seluruh OPD dan kecamatan yang ada masjid/ mushalanya (sejumlah 24 masjid dan mushala pemerintah) untuk menyelenggarakan kegiatan pengajian yang dimulai 19 April dan berahir 6 Mei 2021 secara serentak.

Adapun para ustaz/ kiai yang mengisi ceramah dari jajaran anggota Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor PC GP Ansor kabupaten Jepara. (am)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Ini Dampak Perda Miras dan Hiburan Malam Jika Diterapkan

22 April 2026 - 08:53 WIB

Bahtsul Masail PWNU Jateng: Menimbang Perda Miras, Maslahah atau Mafsadah?

21 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Bahtsul Masail