Menu

Mode Gelap
MARDI PANCALAKU: Roadtrip Spiritual Menuju Ridha-Nya Ngaji Tematik Ramadhan: Berkah Ramadhan di Sudut Jalan Jepara: UMKM Bergeliat, Inflasi Terjinak Melipat Jarak, Saat Timur dan Barat Berdenyut di Dalam Dada Ratusan Peserta Ramaikan EduTechnoFest 2026 FTIK UNISNU Jepara, Ini Daftar Juara Tiap Lomba Melacak Gerakan Perlawanan dan Laku Spiritualitas Ratu Kalinyamat

Kabar · 15 Mei 2024 10:39 WIB ·

Peneliti dan Akademisi dari Singapura Kunjungi MA NU Al-mustaqim, Beri Pesan Ini untuk Santri dan Pelajar


 Peneliti dan Akademisi dari Singapura Kunjungi MA NU Al-mustaqim, Beri Pesan Ini untuk Santri dan Pelajar Perbesar

nujepara.or.id – Belasan peneliti dan akademisi dari Singapura berkunjung ke Madrasah Aliyah NU Al-mustaqim yang berlokasi di Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2024).

Kedatangan para peneliti dan akademisi ini untuk berbagi wawasan dan sekaligus menyemangati santri dan pelajar MA NU Al-mustaqim soal pentingnya penguasaan bahasa dan pendidikan berkualitas untuk generasi milenial.

Kedatangan mereka disambut antusias oleh santri dan pelajar MTs-MA NU Al-mustaqim. Puluhan generasi milenial ini semangat mengikuti kegiatan sharing dengan kalangan terpelajar dari negeri Jiran tersebut.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh ketua Yayasan Muhsin Ali dan sambutan selamat datang oleh kepala MA NU Al-mustaqim, H. Sholahuddin MA.

Dalam sambutanya, Gus Sholah -panggilan akrab H Sholahudin- mengatakan pentingnya kalangan santri dan pelajar agar berani berinteraksi dan mengutarakan pikiran, aspirasi dan cita-cita mereka kepada orang yang berbeda negara, kebudayaan dan agama. Tentu hal itu harus dibarengi dengan kemampuan berbahasa asing.

Terkait hal itu, Yayasan Al-mustaqim juga berupaya membekali santri dan anak didiknya dengan kemampuan berbahasa asing. Baik bahasa Inggris maupun Arab.

“Keberanian adalah salah satu jalan menuju kesuksesan,” ujar Kepala MA NU Al-mustaqim ini.

Kegiatan ini dimoderatori bu Atiyatun Nikmah dengan menggunakan bahasa campuran, Indonesia dan Inggris. Suasana kian gayeng dengan selipan humor sehingga suasana cair dan terbangun kedekatan antara para peneliti dan akademisi dengan santri – pelajar dari Al-mmustaqim.

Sementara itu ketua rombongan, Mohamed Imran Mohamed Taib mengapresiasi proses pembelajaran yang diterapkan di Al-mustaqim. Ia juga berpesan agar santri dan pelajar Al-mustawim memiliki rasa keingintahuan (curousity) yang tinggi agar bisa sukses menimba ilmu baik di ponpes, sekolah bahkan hingga perguruan tinggi. Rasa keingintahuan ini bisa dipupuk dengan membaca dan menulis.

“Apa yang diucapkan akan hilang, dan apa yang ditulis akan abadi,” kata Imran Mohamed Taib menyitir kata mutiara dari sastrawan Pramoedya Ananta Toer.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan juga pemberian kenang-kenangan 1 Bendel majalah MANUAL POST kepada Mohamed Imran Mohamed Taib yang mewakili para peneliti dan akademisi dari Singapura.

Artikel ini telah dibaca 127 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MARDI PANCALAKU: Roadtrip Spiritual Menuju Ridha-Nya

4 Maret 2026 - 14:14 WIB

Ratusan Peserta Ramaikan EduTechnoFest 2026 FTIK UNISNU Jepara, Ini Daftar Juara Tiap Lomba

11 Februari 2026 - 20:43 WIB

Inovasi Digital Dorong Daya Saing Kopi Lokal, KKN UNISNU Jepara Berkolaborasi dengan Taruna Tani Mapan Desa Sumanding

9 Februari 2026 - 16:31 WIB

Haul Mbah Datuk Gunardi: Tradisi Keagamaan yang Menguatkan Solidaritas Sosial dan Spiritual di Desa Singorojo

4 Februari 2026 - 11:37 WIB

Mahasiswa KKN UNISNU Jepara Inovasi Alat Bakar Sampah Minim Asap dan Sosialisasi Pendidikan di Desa Sumanding

3 Februari 2026 - 16:45 WIB

PBNU Luncurkan NU Harvest Maslaha, Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Syariah

2 Februari 2026 - 22:06 WIB

Trending di Kabar