nujepara.or.id – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menyelenggarakan praktikum manasik haji pada Sabtu, 27 Desember 2025 di Wisata Edukasi Religi Boyolali.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Fikih Ibadah yang bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap tata cara pelaksanaan ibadah haji secara komprehensif dan aplikatif.
Praktikum manasik ini dibimbing langsung oleh dosen pengampu, Dr. KH. Ali As’ad, M.Pd.I. dan diikuti oleh sejumlah mahasiswa PAI Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mempraktikkan seluruh rangkaian manasik haji, mulai dari ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, thawaf, sa’i, hingga tahallul.
Setiap tahapan disertai penjelasan mendalam mengenai dasar fikih dan hikmah ibadah haji.Dr. KH. Ali As’ad, M.Pd.I. menyampaikan bahwa praktikum manasik menjadi sarana penting untuk mengintegrasikan teori dan praktik.
“Melalui manasik, mahasiswa tidak hanya memahami urutan ibadah haji secara tekstual, tetapi juga menghayati makna dan nilai spiritual yang terkandung di dalamnya,” jelasnya.
Ketua Program Studi PAI UNISNU, Dr. Fathur Rahman menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Prodi PAI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik. Ia menegaskan bahwa lulusan PAI diharapkan mampu menjadi pendidik dan pembimbing keagamaan yang memiliki pemahaman mendalam tentang ibadah mahdhah.
“Praktikum manasik haji ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika nantinya terlibat dalam pembinaan umat, baik sebagai guru, penyuluh, maupun pendamping ibadah haji dan umrah di masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan praktikum manasik haji berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Mahasiswa mengikuti setiap rangkaian dengan serius dan disiplin, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi keilmuan dan keterampilan keagamaan mahasiswa Prodi PAI UNISNU Jepara secara berkelanjutan.