Menu

Mode Gelap
PC Muslimat NU Jepara Gelar Diklat Paralegal, Bentuk Pos Pengaduan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Fatayat Jepara Kota Lantik Kepengurusan 11 Ranting Baru Turba ke Ranting, MWCNU Nalumsari Targetkan Kinerja Lazisnu Lima Tahun Terakhir Tidak Produksi, Teater Tuman Bangkit melalui Winara Kisah Syekh Ihsan Al-Jampesi, Pengarang Kitab Sirojut Tholibin yang Menolak Tawaran Raja Mesir untuk Mengajar di Al-Azhar

Kabar · 19 Jul 2016 01:53 WIB ·

Ribuan Santri Akan Mengaji Bersama Masyayikh Malam Ini


 Ribuan Santri Akan Mengaji Bersama Masyayikh Malam Ini Perbesar

JEPARA – Selasa (19/7) malam nanti mulai pukul 19.00, ribuan santri yang merupakan alumni dari beberapa pondok pesantren di Jatim dan Jateng akan menggelar silaturahmi di gedung Wanita RA Kartini, Jepara. Silaturahmi itu dikemas dalam halalbihalal, sekaligus mengaji bersama. Para kiai dari pesantren asal alumni memperdalam ilmu agama akan hadir daan memberikan ceramah.
Panitia kegiatan menegaskan, acara perdana yang melibatkan lumni dari banyak pesantren dengan berbagai latar belakang profesi itu bersih dari kepentingan politik praktis. “Acara ini kebetulan berlangsung bersamaan dengan dinamika menjelang pilkada Jepara. Tapi kami dari panitia ingin menegaskan, ini murni acara silaturahmi alumni banyak pesantren yang didalamnya ada halalbihalal sekaligus mengaji bersama dengan para kiai,” kata Akhid Turmudzi, sekretaris panitia, Selasa (19/7) pagi.
Ia menegaskan hal itu karena pekan-pekan ini sampai beberapa pekan ke depan adalah masa-masa krusial pilkada, terutama menjelang pengambilan keputusan dari parpol tentang nama-nama yang akan diusung dalam pilkada. Karena itu panitia merasa perlu membentengi agar silaturahmi santri yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren dalam jumlah ribuan yang akan berlangsung di Jepara benar-benar bersih dari klaim-klaim politik. “Kami hanya akan mengundang alumni pondok pesantren yang sudah ada dalam daftar. Mereka yang akan hadir hanya santri yang sudah istikamah tinggal di Jepara. Acara intinya silaturahmi dan mengaji,” tegasnya.
Para kiai yang rencananya akan hadir adalah KH Maimun Zubair (Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang), KH Ahmad Zainuddin Dj, KH Nurul Huda, KH Fuad Mun’im Dj, dan Nyai Hj Lailatul Badriyyah Dj (keempatnya dari Pesantren Ploso, Jatim), KH Abdullah Kafabihi Mahrus (Lirboyo, Kediri), Nyai Hj Halimah Abdurrohim (Pesantren MUS Sarang) dan KH Yusuf Chudlori (Tegalrejo, Magelang).
Dari Pesantren Sarang, ada 800-an alumni yang diundang, Ploso (300 orang), Lirboyo (250 orang), dan ratusan lainnya dari pesantren lain. Mereka adalah alumni sejak angkatan pertama sampai yang terakhir dan kini bermukim di Jepara. “Silaturahmi dan mengaji bersama ini untuk menjaga tradisi pesantren, dimana santri masih terus bertalian dengan para kiainya, walau sudah tidak lagi mengenyam pendidikan di pesantren,” lanjut Akhid. Rencananya, kegiatan serupa sudah dibahas dan bisa dilakukan tiga tahun sekali dengan melibatkan lebih banyak alumni dan pesantren. (ms)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gerakan SIDoWaRaS MWC NU Tahunan: Bermula dari Data Terbitlah Dana

5 Juni 2023 - 10:42 WIB

Musyawarah Kerja MWCNU Nalumsari Tegaskan Sinergi Program Seluruh Banom

2 Juni 2023 - 16:04 WIB

Ida Lestari, S.H., M.H.Kabid Kebudayaan Disparta Jepara Buka Festival Memeden Gadhu ke 14 di Kepuk

2 Juni 2023 - 15:39 WIB

Satukan Komando, Satkoryon Banser Nalumsari Kumpulkan Para Komandan

2 Juni 2023 - 15:17 WIB

PC Muslimat NU Jepara Gelar Diklat Paralegal, Bentuk Pos Pengaduan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

1 Juni 2023 - 08:51 WIB

Peserta Diklat Paralegal foto bersama di sela-sela kegiatan yang digelar di Gedung Ma'arif NU Jepara, 29 - 31 Mei 2023.

Apa Itu Ngaji Syuriyahan dan Siapa Penggeraknya di Jepara, Simak Penjelasannya

30 Mei 2023 - 00:24 WIB

Trending di Headline
%d blogger menyukai ini: