Menu

Mode Gelap
Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan Grebeg Spiritual: Merebut Kembali Kedaulatan Kesadaran Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

Harlah · 13 Jan 2023 02:54 WIB ·

RSNU Jepara dan Kebangkitan Baru Menyongsong Abad Kedua PCNU Jepara


 RSNU Jepara dan Kebangkitan Baru Menyongsong Abad Kedua PCNU Jepara Perbesar

nujepara.or.id – Sesuai dengan tema besar satu Abad NU, “Mendigdayakan NU, Menjemput Abad Kedua, Menuju Kebangkitan Baru“. Memberikan harapan sekaligus semangat baru bagi seluruh elemen NU baik di Indonesia, bahkan dunia untuk bergerak bersama merekonstruksi diri baik secara internal maupun eksternal termasuk gerakan bersama PCNU Jepara.

PCNU Jepara “Menafsirkan” kebangkitan baru NU sebagai “Mu’rob” bukan “Mabni” yaitu merekonstruksi masa lalu NU dari zaman ke zaman yang terus menerus “hidup” dan “berubah”. Karena realitas dan tantangan zaman yang melaju dengan cepat yang oleh para pemikir Islam dewasa ini menyebutnya “tafsir hermeneutika” dengan menyuguhkan program pendirian Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jepara.

Program Rumah Sakit (RSNU) Jepara ini adalah sebuah fenomena monumental yang oleh Arkoun disebutnya dari sebuah kesadaran dari yang tidak terpikirkan bergeser menjadi terpikirkan. Atau yang oleh Paulo Friere menyebutnya sebagai “tafsir berpengharapan”.

Gerak cerdas pendirian RSNU Jepara ini, memiliki alasan yang sederhana dan sangat rasional. Yakni yang pertama, melimpahnya kader Dokter umum maupun spesialis, Perawat serta SDM bidang Kesehatan di NU.

Kedua, masyarakat Jepara yang mayoritas NU secara representatif harus dilayani dengan baik dan berkualitas dalam bidang kesehatan sehingga penciptaan jama’ah NU yang terjangkau pengobatannya dan sehat wal afiyat bisa terlayani dan terpenuhi.

Konsekuensinya, semua elemen NU Kabupaten Jepara harus “Cancut Taliwondo” bergerak bersama nyengkuyung berdirinya RSNU Jepara yang sudah memiliki tanah wakaf 15.000 Meter di Desa Troso Kecamatan Pecangaan Jepara.

Sudah saatnya seluruh Jama’ah NU Jepara menghilangkan persepsi kolonial dalam kedirian jama’ah NU yaitu sifat “inlander” yaitu “rendah diri dan direndahkan” dengan menggesernya dengan semangat kebangkitan baru dan harapan baru mengisi Abad kedua Nahdlatul Ulama.

Optimisme bahwa NU Abad Kedua adalah NU yang berpengharapan dalam menciptakan struktur NU yang kuat dan melayani jama’ah NU dengan prima.

Tanpa ragu, Kita harus bergerak bersama, Kita Sukses.
Oleh : H. Hisyam Zamroni (PCNU Jepara)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

15 Juli 2026 - 13:21 WIB

Berhenti Menebak, Mulai Membumi: Navigasi Jiwa di Era Post-Truth

Penghulu di Jateng Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

15 Juli 2026 - 12:31 WIB

Didorong Jadi Penulis dan Pendokumentasi Peristiwa Nikah

Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

15 Juni 2026 - 09:49 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Meniti Jembatan Masa Depan: Pendidikan Jepara di Persimpangan Antara Industri dan Akademis

30 April 2026 - 11:53 WIB

Penulis adalah Pendiri MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa Jepara, Kepala MTs dan MA. NU Safinatul Huda Karimunjawa (2000 - 2015), dan Pernah Menjadi Komisioner Dewan Pendidikan Jepara

Menuju Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 : Paradigma Kepemimpinan “Digdaya” di Tengah Arus Geopolitik dan Disrupsi Global

30 April 2026 - 11:32 WIB

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kab. Jepara H. Hisyam Zamroni

Muslimat NU Jepara Perkuat Peran Perempuan Hingga Kesejahteraan Masyarakat

23 April 2026 - 21:46 WIB

Muslimat NU Jepara
Trending di Kabar