Menu

Mode Gelap
Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta Pintu di Ujung Perjalanan

Kabar · 15 Jul 2018 06:26 WIB ·

Syekh Zakaria: Manusia Diciptakan Membangun Peradaban


 Syekh Zakaria: Manusia Diciptakan Membangun Peradaban Perbesar

Imam masjid Al-Azhar Mesir, Syekh Zakaria Marzuq hadir dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) V Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara yang dilangsungkan di Gedung MWCNU Tahunan, Kompleks Kampus Unisnu Jepara, Ahad (15/7/2018) siang.
Dalam kegiatan yang dihadiri Sa’dullah Assaidi (Rektor Unisnu), Edi Sujatmiko (Asisten III Sekda Jepara), Letkol Czi Fachrudi Hidayat (Dandim), Ipda Slamet (Polsek Tahunan), Serda Suharyono (Koramil) serta perwakilan PCNU, Lembaga, Banom dan MWCNU se-kabupaten Jepara itu Syekh Zakariya membeberkan tentang manusia diciptakan untuk 3 hal.
Pertama, uraian Syekh berbahasa Arab yang diterjemahkan kesimpulannya oleh Gus Agus Salim itu manusia dalam beriman kepada Allah tidak hanya sekadar menyembah-Nya. “Tetapi juga menjadi pribadi baik. Mampu mengubah nafsu amarah menjadi muthmainnah.”
Berikutnya, manusia harus mampu membangun peradaban di muka bumi. “Didukung dengan hubungan baik antar sesama,” tambah Agus Salim, menantu KH Ubaidillah Noor Umar, Rais Syuriyah PCNU Jepara ini.
Ketiga, manusia harus mampu takziyatun nafs, membersihkan diri pribadi dari segala dosa dan khilaf. Di akhir penyampaiannya Syekh mendoakan NU agar benar-benar menjadi golongan Ahlus sunnah wal jamaah (Aswaja) yang juga diridlai Allah SWT.
Musyawarah kerja cabang yang dipusatkan di kompleks Unisnu Jepara itu merupakan agenda rutin 6 bulan sekali. Kali ini merupakan Muskercab kelima. Ada 4 sesi sidang dalam kegiatan tersebut yakni Komisi Syuriyah, Komisi Organisasi, Komisi Program Kerja dan Komisi Bahtsul Masa’il. (ip)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tantangan Zaman Baru: Eksistensi “Al-Qur’an Berjalan” di Era Disrupsi Digital dan Post-Truth

8 Maret 2026 - 16:18 WIB

Nuzulul Qur’an, YPM NU Santuni Yatama, Anak PAUD dan Dhuafa

8 Maret 2026 - 05:49 WIB

Kegiatan santunan yatama, anak PAUD dan dhuafa yang dilakukan YPM NU Jepara

Manuskrip Cahaya: Transformasi Nuzulul Qur’an dari Teks Langit Menjadi Denyut Nadi dan Peradaban Insani

7 Maret 2026 - 10:58 WIB

ILUSTRASI Al-Qur'an jadi denyut nadi peradaban insani

Sumungku Manembah: Ketundukan Mutlak Alam Semesta

7 Maret 2026 - 10:50 WIB

Pintu di Ujung Perjalanan

7 Maret 2026 - 10:16 WIB

ILUSTRASI Pintu di Ujung Perjalanan

Cermin Dua Arah

7 Maret 2026 - 09:43 WIB

ILUSTRASI Cermin Dua Arah
Trending di Kabar