Menu

Mode Gelap
Puncak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Ditandai Pelantikan Pengurus Ranting NU Sekuro I Maulid Nabi Muhammad SAW: Tauhid, Islam Transformatif, dan Ilmu Sosial Profetik Menagih Janji Cinta Nabi: Membumikan Akhlak di Bulan Maulid Menara Tinggi, Hati yang Sepi: Konsekuensi ‘Mesuh Sarira’ dalam Falsafah Jawa Merawat Basa, Menguatkan Kader” PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

Hujjah Aswaja · 10 Jun 2024 04:13 WIB ·

Menelusuri Jejak Budaya Pulau Nyamuk, Lakukan Inventarisasi


 Menelusuri Jejak Budaya Pulau Nyamuk, Lakukan Inventarisasi Perbesar

nujepara.or.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melakukan inventarisasi obyek yang diduga Cagar budaya (ODCB) dan juga Obyek Pemajuan Kebudayaan (OPK) di wilayah Desa Nyamuk, Kecamatan Karimunjawa.

Kegiatan inventarisasi ini dilaksanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 8-9 Juni 2024. Tim melaksanakan inventarisasi dengan mendatangi obyek secara langsung dan menggali informasi dari masyarakat.

Hal ini selaras dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Ini sekaligus membuktikan pemerintah memiliki perhatian khusus terhadap upaya-upaya peningkatan kebudayaan di Indonesia, termasuk di Karimunjawa.

“Ini dalam rangka memperkuat basis data kebudayaan,” ungkap Subkord Bidang Sejarah dan Kepurbakalaan Lia Supardianik, Minggu (9/6/2024).

Di Pulau Nyamuk, tim mendatangi sebuah ODCB yaitu Makam Sumur Wali. Di tempat ini tim mendapati sebuah makam yang masyarakat menyebutnya makam wali Syekh Abdullah. Ia merupakan tokoh penyebar agama Islam yang meninggal dan dimakamkan di Pulau Nyamuk.

Di sebelah makan Syekh Abdullah juga terdapat sebuah makam yang belum diketahui identitasnya. Namun, bagi masyarakat Nyamuk, ini juga makam aulia atau sahabat wali.

Selain makam, di lokasi itu juga terdapat sumur yang dipercaya sebagai peninggalan wali. Sumur ini dianggap keramat bagi masyarakat Pulau Nyamuk.

“Banyak mereka yang mempunyai nazar di sini. Ketika terksbulkan menggelar syukuran atau doa pada hari Senin dan Kamis,” ujar Muazis.

Makam Sumur Wali ini juga diadakan haul setiap tanggal 10 Suro. Biasanya masyarakat beebobdong-bondong untuk melaksanakan acara selamatan di tempat ini.

Ada yang menarik selain makan dan sumur wali. Terdapat sebuah benda atau cungkup bangunan yang ditutup dengan kain putih. Saat disibak, cungkup (gundukan) yang menyerupai stupa ini, sebagian sudah pecah, dan oleh masyarakat dipasang kembali di atas batu karang dan ditambal dengan semen. Menurut keterangan petinggi, cungkup ini sudah ada sejak jaman dulu.

“Sejak saya belum lahir ini sudah ada dan dirawat oleh masyarakat. Namun ssyang tidak ada yang tau asal usul cungkup ini,” kata dia.

Menurut petinggi Muazis, penamaan Pulau Nyamuk ini juga ada beberapa versi. Ada yang menyebut Nyamuk ini kepanjangan dari “Nyantri Mukti”, atau yang berarti murid berbakti kepada gurunya.

Ada pula yang menyebut bahwa Nyamuk ini dulunya sebuah gugusan Pulau yang dari kejauhan terlihat kecil seperti seekor nyamuk. Namun, ada pula pendapat bahwa penamaan Nyamuk ini karena dulunya tempat ini sebuah rawa yang banyak ditempati nyamuk.

Selain obyek yang diduga cagar budaya, Desa Nyamuk ini mempunyai berbagai tradisi yang perlu dilestarikan. Antara lain lombanan, barikan, haul Mbah Sumur Wali, hingga sedekah bumi. Salah satu wujud kegotong-royongan warga masih sangat kental. Terlihat saat tradisi menurunkan kapal ke laut.

Artikel ini telah dibaca 132 kali

Baca Lainnya

Maulid Nabi Muhammad SAW: Tauhid, Islam Transformatif, dan Ilmu Sosial Profetik

21 Agustus 2026 - 15:15 WIB

H. Hisyam Zamroni

Kemerdekaan ke-81 dan Nasionalisme Baru: Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

16 Agustus 2026 - 08:32 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

UNISNU Jepara 35 Tahun: Merawat Warisan Peradaban, Menjemput Masa Depan Global

4 Agustus 2026 - 10:14 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama ke – 35 : Membangun Visi Peradaban Dunia dan Menata Kekuatan Organisasi untuk Masa Depan

15 Juni 2026 - 09:49 WIB

H. Hisyam Zamroni : Sekretaris Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabaroh An Nahdliyyah Kab. Jepara

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:32 WIB

Sapi kurban

Memahami Hikmah Iedul Adha : Menjaga Hati Di Era Medsos

26 Mei 2026 - 20:22 WIB

Iduladha
Trending di Hujjah Aswaja