Menu

Mode Gelap
I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan Teknik Rahasia “Menepi” ala Nabi Musa Seni Menang di Tengah Kepungan Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

Hujjah Aswaja · 12 Agu 2025 12:16 WIB ·

PAC Fatayat NU Batealit Dorong Dakwah Kreatif, Semua Ranting Siap Go Digital


 https://nujepara.or.id/pac-fatayat-nu-batealit-dorong-dakwah-kreatif-semua-ranting-siap-go-digital/ Perbesar

https://nujepara.or.id/pac-fatayat-nu-batealit-dorong-dakwah-kreatif-semua-ranting-siap-go-digital/

nujepara.or.id – PAC Fatayat NU Batealit mengambil langkah strategis menghadapi tantangan dakwah di era digital. Minggu pagi (10/8/2025), Gedung MWCNU Batealit menjadi pusat pelatihan Basic Konten Kreator yang diikuti puluhan kader dari PAC Fatayat NU, Pimpinan Ranting Fatayat NU, PAC Muslimat NU, dan PAC IPPNU se-Kecamatan Batealit.

Kegiatan ini digelar berkat kerja sama PAC Fatayat NU Batealit dengan Politeknik Balekambang Jepara. Tujuannya jelas: membekali kader dengan keterampilan membuat konten yang inspiratif, positif, dan mencerahkan, sekaligus memperkuat syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah di dunia maya.

Ketua PAC Fatayat NU Batealit, Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I., menegaskan bahwa organisasi harus bergerak bersama.

“Untuk maju, kita tidak bisa sendiri. Kolaborasi adalah salah satu kunci. Pelatihan ini bukan hanya belajar membuat konten, tapi membangun kesadaran bahwa Fatayat NU harus mampu hadir dan bersuara di ruang publik digital,” ujarnya.

Ia mengingatkan, media sosial kini bukan sekadar tempat hiburan, melainkan ruang strategis untuk menyampaikan pesan dakwah, nilai, dan gagasan.

“Jika kita tidak mengisinya dengan konten yang baik dan mencerahkan, ruang itu akan diambil alih oleh hal-hal yang kurang bermanfaat,” tegasnya.

Pelatihan menghadirkan tiga narasumber: Nur Hikmah, S.E., M.E., dengan materi penulisan rilis berita yang tepat; M. Ali Subkan, M.Pd., dengan strategi konten kreatif; dan Nur Ahmad Budi Yulianto, S.E., M.M., dengan tips mengelola media sosial organisasi secara konsisten.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung membuat rilis berita dan merancang konsep konten. Banyak ide segar lahir dari diskusi, mulai dari cara mengangkat kegiatan Fatayat NU hingga strategi memanfaatkan tren media sosial.

Hasil dari pelatihan ini diharapkan setiap ranting Fatayat NU di Kecamatan Batealit memiliki akun media sosial resmi dan aktif berbagi informasi positif. Langkah ini akan diperkuat dengan pembentukan Tim Media Fatayat NU Batealit untuk koordinasi dan kolaborasi konten.

Dengan bekal keterampilan baru ini, PAC Fatayat NU Batealit optimistis dapat menggerakkan dakwah kreatif yang menjangkau lebih luas, relevan, dan menginspirasi masyarakat melalui media sosial.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

I’tikaf: Puncak Isolasi Suci dan Seni Memeluk Tuhan di Bulan Ramadhan

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Iktikaf

Iedul Fitri dan Manifesto Perdamaian Global: Transformasi Kasih Sayang Menjadi Aksi Universal

12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Ilustrasi idulfitri

Iedul Fitri Sebagai Moment Untuk Mendorong Terwujudnya Perdamaian Global

12 Maret 2026 - 09:36 WIB

Ilustrasi khutbah Idulfitri

Menjemput Cahaya di Penghujung Ramadan: Lelaku Spiritual Sepuluh Hari Terakhir (Maleman)

10 Maret 2026 - 07:39 WIB

Ilustrasi Lailatul Qodar

Menjadi Bait Al-Qur’an yang Tak Pernah Usai – Sebuah Refleksi Puisi Hati

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

Al Qur'an

Ngaji Tematik Ramadhan, Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z

27 Februari 2026 - 04:02 WIB

Ramadhan di Bawah Bayang-Bayang Algoritma: Menguji Autentisitas Spiritual Gen Z
Trending di Hujjah Aswaja